Prolog & info:Check bab 1
(Beginning/story info) ygy :)------------------♡♡♡♡♡♡♡♡
Tokoh Utama:
-Rui Kamishiro
-Tsukasa Tenma
Tokoh lainnya:
-Saki Tenma
-Toya Aoyagi
-Nene Kusanagi
-Emu Otori
-Mizuki Akiyama
-Akito Shinonome
-Mafuyu Asahina
-Shizuku HinomoriEnjoy ^_^!
.
.
.
.
-----------------~~~~~~
Dari beberapa hari yang lalu,Rui sudah memiliki perasaan sebenarnya untuk Tsukasa..Namun,Belum di terapkan.
Akito yang penasaran mengapa Rui sering ke daratan cuman untuk bertemu seseorang? Apakah orang nya sangat penting untuk di datangi?
Datanglah seorang perempuan bernama Mafuyu,Ia pun bertanya kepada Akito.
"Akito,Rui ini sudah sering ke daratan,Apakah kamu ga ingatin ia bahwa manusia di luar sana pada khianat semua?"
Akito mendengar pertanyaan Mafuyu yang membuat dia bingung juga.
"Aku ga tau harus ngapain..Tapi,yang kamu maksud aku harus larangin dia?"
"Iya,Atau ga ia bakalan bergabung dengan para pengkhianat itu." Mafuyu dengan wajah dingin.
Akito tidak tau harus lakukan apa...Haruskah dia larangin Rui untuk berhenti ke daratan?
Akito tidak punya pilihan tapi mengingat Rui sekali saja.
"Yaudah...Nanti,Kalau Rui sudah balik aku ingatin dia."
Perkataan Mafuyu akhirnya sudah disetujui oleh Akito.
.
.
.
.
.
.
*10 menit Kemudian...*Rui sudah balik dari daratan,Saat Rui mau saja berenang ke goa crystal (Crystal cave).Ia dihentikan oleh Akito.
"Hah? Akito? Ada masalahkah?"
Tanya Rui dengan penuh kebingunan..."Rui,Kamu seharusnya berhenti untuk pergi ke daratan."
"Hah? Mengapa gitu?"
Akito pun menjawab.
"Karena manusia itu adalah para pengkhianat dunia.Mereka mengancam bumi yang kita sayangi ini,Secara langsung ataupun secara tidak.Mereka suka bangat melempar sampahnya ke laut."
"Dan juga...Mereka berani berbohong. Tidak seperti kita yang harus jujur dalam setiap perkataan yang kita ucapkan."
Saat Rui mendengar penjelasan dari Akito,ia pun langsung jawab karena ia tidak mau rela.
"Aku ngerti mereka adalah para pengancam dunia...Tapi bukan semua manusia adalah pengancam!"
"Kamu hanya mengatakan itu karena kamu pernah bicara bersama Manusia sampah."
Rahasia Rui pun di bongkar.Ia tidak bisa bersembunyi lagi....
"Hah!? M-Mana mungkin?"
Rui sengaja bohong agar tidak lebih kebongkar.
"Jangan berbohong seperti gitu.Aku tau semua Rahasia mu Rui."
Saat Akito mengatakan itu.Rui pun terdiam saja....
"...."
"Mengapa diam saja? Ayo jawab—"
"BACOT!"
Rui dalam status ini sangat marah kepada Akito. Hingga Akito tidak berani mengatakan satu kata kepadanya....
"A..."
Lalu Rui pergi ke goa crystal tersebut setelah argumennya....
.
.
.
.
.
.
Saat Rui sudah sampai ke goa,ia pun berbicara sama dirinya...."Tsukasa itu bukanlah pengkhianat ataupun pengancam dunia! Ia adalah seorang Raja yang aku cinta-Engga..Engga..."
"Ia adalah orang yang jujur dan baik hati...Ia tidak pernah sombong!"
Rui sudah tidak menahan marahnya lagi...Tetapi ia tetap menahannya....
"Aku ingin pada suatu hari menjadi seseorang manusia...."
Tapi...Itu tentu saja sangat sulit bagi seorang Ubur-Ubur yang tinggal didalam laut.
"Ini tidak benar...Aku harus mencati solusi! Tapi...Aku belum ada persiapan untuk diri ku...."
Rui sudah pasrah,Ia tidak tau solusi nya bagi dirinya sendiri.
Rui pun merasa ngantuk....ia pun menutup matanya dan tertidur di dalam goa tersebut....
.
.
.
.
.
.
*Di istana darat*Tsukasa lagi sibuk mengurus istana nya sampai ia lupa dengan Rui,Tapi ia tetap melanjutkan urusannya.
Emu pun Tiba.
"Tsukasa! Tsukasa!"
Tsukasa lihat balik,Melihat Emu di belakangnya.
"Ada apa Emu?"
"Kata Nene kita harus membersihkan ruang makan! Tapi kita mau mencari satu orang lagi untuk membantu kita! Tapi gimana ya..."
"Ah,Coba ajak Adekku Saki.Sepertinya dia tidak sibuk juga."
"Iya! Dimana dia?"
"Dia di kamarnya."
"Terima kasih Tsukasa!"
Emu ninggalin Tsukasa untuk pergi ke kamar Saki untuk mengajak membersihkan ruang makan.
Pikiran Tsukasa:
Aku merasa...ada yang kurang?Tsukasa mencoba mengingat-ingat lagi apa yang ia lupakan atau tinggalkan.
"Apakah...Mahkota ku? Engga...Mahkota udah berada di atas kepala ku..."
Beberapa menit kemudian...Ia baru saja ingat.
"Oh iya! Aku harus mendatangi Rui!"
Ia berpamit dulu sama penjaga istana dan langsung lari ke pantai untuk mencari Rui.
Ia nunggu di bebatuan sambil melihat laut.
"Sepertinya sementar lagi dia bakalan datang..."
"Aku udah bisa merasa anginnya..."
Tsukasa sudah mulai percaya diri disitu.
-----
Tetapi,5 menit sudah berlewat danRui belum juga datang...Tsukasa pun heran.
"Hmm...Kok dia lama ya? Biasanya dia cepat..."
"Apakah dia sibuk? Atau...Lagi ada urusan...halah sama sama aja..."
10 menit sudah lewat,Rui masih belum juga datang.
"Aneh..."
"Kok dia belum datang?"
Tsukasa melihat seseorang datang kepadanya.
"Hah? Apakah itu Rui?"
Saat orang itu sudah mendekat...Ternyata itu bukan Rui.
Melainkan,Mafuyu.
"Selamat sore,Tsukasa."
"M-Mafuyu?!"
------------------~~~~~~~
-BERLANJUT....
Maaf pendek auwuauau(╥﹏╥)

KAMU SEDANG MEMBACA
The Day we Met (Ruikasa AU)
FantasiaSemua orang pasti memiliki pasangan manusia,tetapi tidak untuk satu Raja yang bernama Tsukasa Tenma atau Tsukasa.Dia telah bertemu dengan seorang ubur ubur yang kena humanoid (Gabungan Ubur-Ubur sama Manusia gt lah). Yang Bernama Rui Kamishiro atau...