Pelelangan sudah di mulai, tapi Vea masih berada di pangkuan Ferald, walaupun dia berusaha untuk duduk di kursi, tapi karena pelukan Ferald yang semakin kuat jika dia berontak, membuatnya hanya bisa menghela nafas sabar.
Bahkan sekarang mereka menjadi pusat perhatian orang yang mengikuti pelelangan, tapi tidak ada orang yang duduk di dekat mereka, karena mereka sama-sama takut dengan Ferald, walau Ferald terlihat ramah tapi itu semua hanya topeng saja.
"Ini adalah barang ke lima, telur misterius dari hutan kegelapan!! Dan ini di buka dengan harga 500 koin emas" ucap seorang wanita yang memandu jalannya lelang, setelah itu terdengar suara-suara yang memperebutkan telur itu.
Mendengar itu, Vea sedikit tertarik dan menoleh ke belakang melihat telur misterius itu yang bewarna hitam dengan ukuran yang lumayan besar.
Melihat ketertarikan Vea ke telur itu, membuat Ferald tersenyum dan mengangkat nomernya.
"5000 koin emas" ucap Ferald, membuat orang-orang yang awalnya memperebutkan telur itu seketika diam.
"5000 koin emas satu"
"5000 koin emas dua"
"5000 koin emas tiga"
"Selamat nomer 9 mendapatkan telur misterius dari hutan kegelapan"
"Ferald-"
"Itu untukmu sayang! Aku membelinya untukmu" potong Ferald sambil menatap Vea penuh puja.
"Seharusnya kau tidak melakukan itu!! Tapi aku akan mengganti koin emasnya"
"Tidak usah sayang, aku bahkan dengan senang hati untuk menghabiskan koin emas yang ku punya untukmu!! Jadi kalau kamu menginginkan sesuatu bilang saja, aku akan membelinya" ujar Ferald santai dan kembali memeluk Vea sambil menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Vea, dan menghirup aroma tubuh Vea yang begitu membuatnya candu.
'Wau sepertinya dia sudah terjerat ke pesonaku' batin Vea kagum.
"Baiklah ini adalah barang yang terakhir, pedang berelemen api, semua tentu tahu kalau senjata yang memiliki elemen sangat langka, kalau begitu ini di buka dengan harga 20000 koin emas" seketika suasana pelelangan menjadi ribut karena pedang itu, dan banyak orang yang memperebutkan pedang itu, tapi Ferald masih santai dan masih menikmati posisinya saat ini, walau itu adalah pedang yang dia incar.
"25000 koin emas"
"35000 koin emas"
"50000 koin emas"
"100000 koin emas" ucap Vea yang membuat Ferald terkejut sambil menatap Vea.
"110000 koin emas"
"150000 koin emas" tawar Vea lagi.
"Apakah kau mempunyai koin emas sebanyak itu nona?" tanya salah satu peserta pelelangan.
"Tentu saja" jawab Vea.
"Sebaiknya anda tidak menawar lagi, karena saya yakin koin emas yang anda maksud adalah koin emas milik tuan Ferald" ujar orang itu lagi.
"160000 koin emas" lanjutnya.
"200000 koin emas" tawar Vea, membuat pria itu geram.
"Apa kau menjual tubuhmu kepada ruang Ferald? Sampai anda mendapatkan banyak koin emas" ucap pria itu membuat Ferald menatapnya tajam dan membuat tubuhnya meledak, membuat suasana seketika hening dengan bau amis yang keluar dari potongan tubuh pria itu.
"Pedang berelemen api di menangkan oleh nomer 9 dengan harga 200000 koin emas" ucap pemandu pelelangan yang ingin cepat-cepat mengakhiri acara pelelangan ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
Vea~
FantasyZacora Atlanta atau biasa di panggil Ora, bertransmigrasi ke dalam tubuh gadis kecil yang masih berusia 5 tahun bernama Arnovea Rosellin H. Di kehidupan keduanya, dia bertemu dengan antagonis pria yang sangat kejam saat dewasa nanti dan mendapatkan...