⚠︎𝗙𝗘𝗟𝗜𝗫 𝗛𝗔𝗥𝗘𝗠⚠︎
"Kenapa seperti ini? Kenapa dunia tidak berpihak padaku?" - Felix
"Dasar anak durhaka." - SKZ members
WARNING! BXB AREA! JAN SALAH LAPAK!
BIASAKAN FOLLOW SEBELUM BACA DAN VOTE SESUDAH BACA KARYA ORANG!
Edit by; alviana dnf...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Felix mengusap-usap daun telinga nya dengan gelisah kala kaki nya merasa ragu untuk melangkah mendekati para suaminya yang sedang duduk di tepian kolam renang. Namja manis itu sedang gugup sekarang
Setelah berusaha memantapkan dirinya dan menarik nafas sedalam-dalamnya, Felix pun akhirnya pergi menghampiri para suaminya yang kini sedang memasang wajah masam dan kesal
Mereka bertujuh kemudian menyadari kedatangan Felix dan hanya melirik sekilas ke arah suaminya itu sebelum akhirnya memalingkan wajahnya ke arah lain secara bersamaan
Felix menghela nafas panjang melihat itu. Tangannya kemudian mengusap tengkuknya beberapa kali sebelum akhirnya mendudukkan bokong nya di salah satu kursi yang juga diduduki oleh suaminya, yaitu Lee Know.
Lee Know memunggungi Felix saat melihat suaminya itu duduk didekatnya
"Mianhae..."
Mendengar itu, beberapa suami Felix langsung menoleh ke arahnya. Kecuali Lee Know. Pria itu masih tetap memunggunginya
"Aku tau kalian tidak setuju dengan keputusan ku untuk membebaskan Joshua. Tapi aku tidak ingin masalah ini terus berlarut-larut dan membuat kehidupan kalian tidak aman" ujar Felix
"Tapi dengan membebaskannya kau justru membuat hidup kita semakin berada dalam bahaya, Lix-ah." Intens Hyunjin
"Pria itu sudah keterlaluan. Dia berani melukai Jeongin dan mempermainkan emosimu didepan semua orang. Bukan kah dia sudah tidak waras eoh?" Lanjut Hyunjin
"Padahal hidupnya tidaklah lebih buruk darimu kan?" Tambahnya lagi
Felix tersenyum tipis mendengarnya lalu menghela nafas panjang. Namja manis itu kemudian berdiri lalu memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya dan berbalik ke arah kolam
"Aku sudah cukup lama menjalani kehidupan sebagai seorang gangster. Bahaya apapun sering kali mendatangiku, bahkan saat aku sedang tertidur sekalipun. Ketenangan tidak ada dalam kamus kehidupanku yang sekarang, semuanya lebih dikuasi oleh ketakutan setiap saat." Ujar Felix sembari menatap langit senja saat itu
Kemudian ia kembali melanjutkan,
"Mungkin Joshua benar, bahwa aku memiliki kehidupan yang lebih sempurna darinya." Felix diam sejenak, lalu menarik nafas dalam "Meski aku dibuang oleh ayahku sendiri, tapi aku tetap mendapatkan ke-kehidupan yang layak dan pantas untuk disebut sebuah kehidupan. Tidak seperti nya. Yang ditelantarkan begitu saja dipanti asuhan oleh ayahnya saat ia masih kecil"