Bab 36

239 28 1
                                    

Hening malam tergantikan dengan suara derit ranjang yang menemani melodi cinta yang telah mereka mainkan. Tapi yang sangat menikmati permainan ini hanya pihak laki-lakinya saja.

Keduanya sudah melakukannya berjam jam, tapi sang laki-laki itu seperti tidak ada lelahnya. Laki-laki itu sudah melakukan pelepasan keduanya 15 menit yang lalu dan sekarang dia masih mencari kepuasan lagi pada diri istrinya itu. Dia sangat merindukan aktivitas ini, karena hampir dua minggu dia melakukan perjalanan bisnisnya ke Jerman.

"Ahhhhhhh..... Ahhhh.... ssuuuu.... ddahhhh... Jae..... hyunhhhhh.... Sssiiii... Stophhhhhh... Akhh..... "
Entah itu suara desahan atau rintihan yang bercampur lirih dari rintihan sang wanita.

Wanita itu terus memohon kepada suaminya yang masih menghentak hentakan miliknya didalam wanita itu dengan liar.
Lelaki itu tanpa ampun terus memacu tubuhnya dengan penuh nafsu dan gairah, dia menulikan telinganya dari permintaan wanita itu.

"Aku sangat merindukan saat saat seperti ini... Ssshhh... Ahhhh" Rancau laki-laki itu yang tetap memacu miliknya tanpa berniat mengurangi temponya.

Dita sangat senang saat mendengar suaminya itu melakukan perjalanan bisnis ke Jerman selama beberapa hari, karena dia bisa menemani adiknya di rumah sakit dengan lama bahkan terkadang sampai menginap. Semua itu pasti dengan izin suaminya ini, dan yang paling membuatnya bersyukur selain itu adalah dia bisa beristirahat untuk melayani nafsu suaminya yang sangat gila itu beberapa hari.

Hampir setiap malam Jaehyun selalu meminta Dita untuk melayaninya, seperti tidak ada rasa bosannya. Yang Dita lakukan hanya pasrah atas semua keinginan Jaehyun, karena walaupun dia hanya istri diatas kontraknya dia akan tetap menjalankan tugasnya.

Dita benar-benar sudah sangat lelah, dia sudah berkali-kali mengalami pelepasan tapi laki-laki ini masih mengalami pelepasan sebanyak dua kali dan sekarang laki-laki itu masih terus mencari kenikmatan menuju pelepasannya. Stamina laki-laki itu seperti tidak ada habisnya.

Bagi Jaehyun wanita yang berada dibawahnya ini bagai candu yang memabukkan ditambah rasa rindunya akan aktivitas bercinta ini.
Tubuh mereka bersatu dengan nafas yang terengah-engah dan keringat yang membanjiri tubuh mereka, membuat percintaan ini semakin panas.

Hingga pada akhir permainan itu sang lelaki kian dalam menghujamkan 'miliknya' dan untuk kesekian kalinya ia menyemburkan benihnya memenuhi rahim sang wanita bahkan sangking banyaknya sampai meluber keluar membasahi seprei putih itu.

"Hahhhhh... Hahhhhh... Hahhhh"

Jaehyun masih menyembunyikan wajahnya di ceruk leher istrinya itu sambil mengatur nafasnya. Dalam posisi seperti ini mereka saling merasakan detak jantung yang berdetak dengan kencang.
Dirasa nafasnya sudah normal kembali Jaehyun melepaskan miliknya pada milik wanita itu, saat Jaehyun melepaskannya tanpa sadar wanita itu melenguh.

Tak berhenti disitu ternyata Jaehyun hanya menggeser tubuhnya kebelakang sang istri kemudian memasukkan kembali miliknya dari arah belakang tubuh istrinya.

"Ahh.... .. " Dita melenguh kembali karena kelakuan Jaehyun.

"Jaehyunnnhh.... Sss.. Sssi.... Aku rasa aku sudah sangat lelah, bisakah kita berhenti diss.... ssnii.... " Cicit Dita dengan suara takutnya.

"Diamlah... Aku tidak akan melakukan apapun padamu, aku hanya ingin didalammu. Milikku sangat rindu berada terus didalammu" Ucap Jaehyun dengan mata terpejamnya.

"Tttta.. Tta... ppi..... Jaehyun-ssi... Ini sangat tidak nyaman bisa kau keluarkan milikmu terlebih dahulu......" Pinta Dita lagi yang masih takut takut.

" Ck..... Kenapa kau berisik sekali sih... Cepat tidurlah, atau kau ingin aku membuatmu mendesah lagi sampai pagi, hah....kau mau? "

Akhirnya Dita hanya bisa menutup rapat mulutnya dan menerima apa perintah Jaehyun, dia takut jika Jaehyun akan melakukannya lagi.

Bukan Pengganti ~ Jaehyun_DitaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang