Kali ini karena gabut sekali - sekali bikin 18+ ( lemon ) 🍋
semoga sukaa enjoyy!
Ship kali ini Ice x Blaze
------ ---------------------
Saat sudah diberikan kunci masing - masing, Ice merasakan pheromones yang sangat wangi seperti bau - bau vanilla, ternyata wangi itu berasal dari Blaze, Blaze dihari itu mendapatkan heatnya, agar pheromones Blaze tidak menyebar Ice pun menggendong Blaze ala bridal style dan membawa Blaze kekamar mereka.Setelah mereka sudah masuk Blaze pun mulai mendesah karena badannya yang sedang heat.
( badannya kepanasan )"nghh~ ahh~ p-panas.. " Blaze yang mendesah dengan lembut karena sedang mengalami heatnya.
Ice yang tidak ingin tergoda pun langsung membalikan dirinya tetapi dihentikan oleh Blaze.
"ahh~ to-tolong..." Blaze yang meminta tolong kepada Ice agar heatnya mereda.
"a-aku gak bisa tolong, uhh kamu bawa obat heatmu gak?" Ice yang bingung dan langsung menanyakan Blaze bahwa ia membawa obat heatnya atau tidak.
"ahh~ ak-akuu lupaa~ bawa.. Ahh~" Blaze berkata kepada Ice bahwa ia lupa membawa obat heatnya sambil mendesah.
Blaze masih setengah sadar pun meminta Ice untuk melakukan apapun agar heatnya mereda.
"benaran? gapapa?" Ice yang masih memastikan agar Blaze membolehkan Ice untuk mencoba untuk meredakan heatnya.
"I-iyaa nghh~ t-tolong~" Blaze yang memohon kepada Ice.
"Hmm oke" Ice pun langsung mencium Blaze yang sedang terbaring dikasur dan menciumnya dengan lembut"
"mhmm~ nghh~" Blaze pun menepuk dada Ice yang berarti dia kehabisan nafas, dan Ice pun langsung mengakhiri ciuman mereka karena mendapatkan signal tersebut.
Ice pun langsung membuka baju yang dikenakan oleh Blaze dan menjilat puting kiri Blaze dan memainkan puting kanan Blaze menggunakan jari jempolnya.
"ahh~ g-gelii.. nghh~" Blaze yang sedang dijilat oleh Ice pun mendesah.
Karena "itu" Ice dan Blaze sudah menegang Ice pun langsung membuka semua pakaian yang dipakai oleh Blaze dan melihat bahwa Blaze sudah sangatlah basah, Ice yang melihat itu pun langsung tergoda dan memasuki 1 jarinya kedalam lubang Blaze.
" Argh~ mhmm~ ahh~ nghh~ k-keluarkannn rasanya a-anehh" Blaze yang meminta Ice untuk mengeluarkan jari yang dimasukkan olehnya.
Ice pun pura - pura tidak mendengar perkataan Blaze dan memasukan 2 jari kedalam lubang Blaze.
"ahh~ nghh~" Blaze yang sudah tidak bisa berkata-kata pun hanya bisa mendesah dengan lembut.
Saat Ice memasukan 3 jari kedalam lubang Blaze, tiba - tiba Blaze mendesah dengan ekspresi bingung karena ice menyentuh "sweet spot"nya Blaze.
" ahh~ mhmm~ ughh~ a-ahh?~" Blaze yang merasakan sesuatu yang aneh saat Ice menyetuh tempat tersebut.
"hmm, ternyata disitu.. " Ice yang menyadari hal tersebut pun tau bahwa itu adalah sweet spot Blaze, Ice pun mengelus tempat tersebut dengan lembut.
"ahh~ j-jangan~ sen-sentuh... disituu~ nghh~" Blaze yang merasakan aneh jika tempat itu disentuh oleh Ice dan menyuruh Ice agar tidak menyentuh disitu.
Karena Ice merasakan bahwa lubang Blaze sudah cukup longgar, Ice pun langsung membuka semua pakaiannya dan memakai kondom agar Blaze tidak hamil.
Ice pun mengelus "itu"nya dibokong Blaze dan langsung memasuki "itu"nya dengan satu hentakan saja.
" AHHH~ NGHH~ MHMMM~ SA-SAKITT! K-KELUARINN~ ARGHH~"Blaze yang mendesah dengan keras karena merasakan kesakitan yang berada dilubangnya.
Ini adalah pertama kali bahwa Blaze berhubungan intim, dan tiba - tiba darah keluar dari lubang Blaze.
Karena Ice merasa kasihan ia pun mendiamkan "itunya" didalam lubang Blaze agar Blaze dapat terbiasa dengan "itunya" Ice.
"Bolehkah aku bergerak Blaze?" Ice yang bertanya kepada Blaze dengan lembut.
"mhmm~" Blaze pun mengangguk pertanyaan bahwa Ice diperbolehkan Blaze untuk bergerak.
Ice pun mulai bergerak dengan lambat dan lama kelamaan pergerakkan itu pun semakin cepat dan brutal.
Mereka pun melakukan itu selama 3 jam dan 15 ronde karena Blaze tiba - tiba saja pingsan saat mereka melakukan itu.
-------------------- ----------------
itu saja untuk hari ini Terima kasih sudah baca maaf ya kalo ada salah ejaan.
Kalo suka divote yaa makasihh!
Words : 612

KAMU SEDANG MEMBACA
Pandangan Pertama
Romanceelemental yang jatuh cinta pertama kali saat melihat satu sama lain, tetapi tidak tahu bagaimana caranya untuk mengungkapkan perasaan satu sama lain karena sangat takut jika dibenci atau dijauhkan. Jadi bagaimana dengan perasaan mereka yang belum di...