Reno sedang bermain handphone di sofa depan tv, ia sungguh bosan karena zizan daritadi pergi ke basement tidak tahu ingin apa yang pasti ingin menyiksa keenam pria itu
Saat reno sedang scroll aplikasi X reno melihat akun bernama Breaking_news dan terdapat sebuah postingan berita tentang 7 siswa kelas 11 mipa 1 menghilang 2 hari yang lalu.
"tujuh orang siswa kelas 11 mipa 1 menghilang dua hari yang lalu lima siswa tersebut bernama varelino, navelion, mahessa, Raden, bimantara, dian, dan rendra mereka bertujuh di katakan hilang saat orang tua dari salah satu dari ketujuh siswa itu melapor kepada polisi karena anak mereka belum pulang sampai malam hari" batin reno yang sedang membaca caption postingan itu lalu ia melihat foto ketujuh pria yang didalam foto itu terdapat juga dirinya dengan zizan
"berita nya sudah dimana mana" ujar reno pada dirinya sendiri, lalu reno melihat foto tujuh siswa tersebut, reno juga melihat beberapa komentar dari postingan tersebut
Reno pun memutuskan untuk memberitahu zizan tentang berita ini karena dia malas untuk ke basement ia memutuskan chatting zizan sahaja.
Azizan
p
zanapa?
lo lihat X berita nya ada
dimana manabiarin lah
polisi tidak mungkin ke rumah
yang letak nya di tengah
tengah hutan giniiya juga sih tapi gimana
kalau mereka berenam berusaha
menghubungi polisi bisa gawat
kitagausah takut njir
hp mereka sudah gue ambil
ga mungkin mereka bisa hubungi
siapapun termasuk polisioh yaudah
Reno tidak tahu harus bagaimana lagi, sejujurnya di pikiran nya ia ingin mencegah zizan untuk membunuh mereka tetapi di hati nya ia ingin membiarkan zizan membalas dendam
"ah, ga tau lah pusing," reno lalu membaringkan tubuh nya di sofa ia mulai memejamkan matanya namun.
"ARGHHHH," suara teriakan yang kesakitan terdengar dari arah basement membuat reno membuka matanya terkejut reno berjalan cepat ke basement melihat apa yang terjadi tadi.
Reno melihat rahardian disiksa habis habisan oleh zizan, zizan memukul, menendang kepala dan badan nya berkali kali.
Reno melihat hessa tidak ada mencegah zizan padahal yang reno lihat rantai yang merantai tangan dan kaki nya terbuka tapi hessa malah melihat tindakan zizan dengan tatapan tajam sekaligus senang, reno masih belum tahu kenapa, "bukannya rahardian ayah nya hessa kenapa dia hanya diam saja," batin reno
Azizan mengambil pisau di lantai lalu ia menus*k nus*k badan rahardian, reno tidak tahu kenapa zizan sangat emosi sekarang.
Azizan mengambil cambuk lalu ia mencambukkan punggung rahardian berkali kali, "ARGH," banyak cairan warna merah pekat keluar dari tubuh rahadian, dia sudah melemah tetapi zizan masih terus menyiksa nya dengan cambuk itu
Zizan lalu mengambil pisau lagi lalu ia dekatkan mata pisau itu di leher rahardian, "anda akan mati."
srukk!!
Mata rahardian menutup, banyak darah yang keluar dari lehernya membuat banyak percikan darah di wajah zizan dan baju putih yang dikenakan nya berubah menjadi merah karena darah rahardian.
Azizan membuang pisau nya yang mata pisau nya sudah dilumuri banyak darah ke sembarang arah, "huh, siapa suruh bikin emosi gue, jadinya gue bunuh lo sekarang kan, ren bersihkan mayat nya," titah zizan
"ga mau gue," reno menoleh ke tiga orang yaitu para bawahan zizan, "bersihkan mayat nya," perintah reno, para bawahan zizan mengangguk lalu menyeret rahardian yang sudah menjadi mayat, mereka menyeret rahardian ke zizan karena tidak tahu ingin membawa mayat itu kemana
"buang aja ke laut yang jauh dari sini," titah zizan, para bawahan zizan menurut ia memasukkan mayat tersebut di dalam mobil lalu mobil itu berjalan laju, setelah beberapa jam akhirnya mereka sampai di laut yang sepi mereka langsung membuang mayat itu di laut tersebut
"eh disini ada cctv ga sih," salah satu bawahan zizan panik karena takut jika mereka akan ditangkap polisi hanya karena membuang mayat di laut.
"ga ada gue udah cek tadi, sebenarnya ada cuma yang lain katanya sudah rusakan cctv nya."
"oh oke oke."
Di basement tersebut, raden, bima, dian, dan rendra menatap hessa sendu.
"lo gapapa hess?" tanya dian
"ga papa, malah gue seneng karena rahardian itu sudah tidak ada lagi di dunia," ujar hessa santai
"lo kenapa benci ayah lo, dia itu ayah lo hess," rendra meninggikan suaranya, kelima pria itu menunggu jawaban karena yang mereka tahu hessa adalah orang yang selalu menyayangi ayah nya, karena ibu nya meninggal sejak dia lahir ayah nya lah yang selalu mengurusi nya dan menyayangi nya.
"dia bukan ayah gue, dia itu ayah yang bodoh, ayah mana yang menyuruh anak nya untuk berbuat kejahatan ayah mana yang menghipnotis anak nya agar anak nya bisa berbuat kejahatan, hanya dia rahardian edwin," hessa mulai meninggi suara nya lebih dari rendra.
Keempat pria itu hanya diam karena tak mampu lagi untuk menjawab.
***"zan lo bilang mau bunuh mereka berenam tunggu hari ke tujuh, tapi ini masih hari kedua lo udah bunuh rahardian aja, lo kenapa ada masalah," Reno duduk di samping zizan yang sedang menutup mata nya dan bersandar di sofa
Azizan mulai membuka matanya dan menoleh ke reno dengan ekspresi datar, "dia bikin emosi gue, jadinya gue bunuh aja dia langsung," zizan tanpak geram karena kelakuan rahardian tadi...
#DAY11 Salmasr13

KAMU SEDANG MEMBACA
Masa lalu seorang psychopath (END)
غموض / إثارةAzizan edwin lesmana, seorang pisikopat yang ingin membunuh orang yang telah merusak kebahagiaan nya di masa lalu yaitu Rahardian pria tua, hessa, raden, bima, dian, dan rendra lima pria muda. azizan juga seorang buronan yang dicari cari oleh polisi...