HAPPY READING
-
-
-
-
-
-
-
SORRY FOR TYPO❗❗
Mavin sudah menunggu di ruang tamu rumah Hera. Mavin tidak sendiri ia disana ditemani Mommy dan Daddy Hera.
"Ayok mass jalan" kata Hera yg tiba-tiba ada disana.
Mavin yang tadinya tertawa pun ia seketika terdiam melihat hera.
Hera mengenakan celana cardigan coklat dengan rambut yg di ikat ke belakang, mengenakan kacamata dan tanpa make up.
Bagi mavin Hera tanpa make up pun sangat lah cantik dan terlihat lebih natural.
Lalu mavin tersenyum dan berpamitan kpda org tua Hera.
Mereka sudah sampai ditaman dan benar saja malam ini ada pasar malam dan sangat ramai.
Mavin dan Hera meluangkan waktu mereka disana.
Bermain gelembung. Pancing ikan dan lempar bola.
Mavin yg banyak bermain sebnrnya dan hadiah nya di beri ke Hera.
Hera dan Mavin sedang istirahat sebentar di tempat jualan es buah sambil menyantap es itu.
"Seruu bangettt" girang hera.
"Syukur deh kalo kamu seneng" kata mavin dgn senyum nya sembari mengelus Hera
"cantik bener cuy"
"tanpa make up aja cantik bet"
"iya njir ambil blh kali"
ketakutan mavin ternyata benar, Hera tidak memakai make up banyak yg melirik nya apalagi Hera berpenampilan seperti biasa saat kuliah.
Mavin yg mendengar pembicaraan gerombolan lelaki di kursi sebelah itu pun langsung berdiri dan menghampiri rombongan itu.
"Tadi bilang apa? mau ambil dia?" sinis mavin kpda salah satu lelaki yg mengatakan ingin mengambil Hera
"e-engga bang becanda aja kok sumpah maap"
"i-iya iya bang maap banget kita ini mah"
Setelah anak anak itu meminta maaf mavin tidak banyak bicara ia langsung kembali ke tempat Hera duduk.
Hera sedari tadi hanya memandang aneh ke arah mavin. karna Hera masih tidak percaya ternyata mavin yg terlihat kalem pun bisa menantang org seperti itu.
"Yukk pulang tidur udah malem" kata mavin dengan lembut.
"A-ahhh i-iya ayokk" Hera tidak ingin banyk cingcong karna ia paham mavin mengajak nya pulang karna ia tkut lelaki menggoda nya lagi.
---oOo---
Jevan dan Jessica sudah berada di satu kamar. Jessica memisahkan dirinya dri Jevan.
Jevan sedang rebahan di kasur Jessica sementara Jessica sedang sibuk di meja belajar nya.
"Jes, Sinii" manja jevan sambil menepuk sebelah kasur yg kosong.
Jessica menghela nafasnya lalu menuruti maunya Jevan.
Jevan langsung mendekat dan Jessica skrg sdng memeluk Jevan agar ia cepat tertidur.
"Lama bngt ya kita lulus, mau cepet nikah aku" kata jevan.
Jessica men jambak rambut Jevan
"psstt.. ahh sakit Jess" kata jevan yg meringis kesakitan.
"ututututu.. makanya jgn ngelantur kalo ngomong" Jessica lalu mengelus kpla jevan yg sakit tadi.
Jessica memeluk Jevan sambil mengelus punggung Jevan.
tidak lama terdengar ada dengkuran kecil yang tandanya Jevan sudah tertidur.
"tidur nyenyak bulan sabit ku" gumam Jessica sambil mengecup kening Jevan sekilas.
---oOo---
Mavin juga malam ini entah knpa tidak pulang kerumah nya. ia malah nyangkut dirumah Hera setelah pasar malam tadi.
Hera sedang mengganti bajunya, mavin menunggu Hera di ruang tamu.
"Weyy bro" sapa Kenzo kpda Mavin sambil menepuk bahu mavin.
"Tumben tuh muka asem biasanya kalem"
"gatau" cuek mavin
"wahh gue tau pasti lagi cemburu" ejek kenzo.
"Ken, masa tadi ada rombongan cowo yg mau ambil Hera dari aku sih"
Kenzo tertawa mendengar penjelasan mavin.
"Sihh anjirr HAHAHA.. cok tu cowo ga kenal Hera juga kan jadi yauda jgn negatif dulu lah" tawa Kenzo dgn terbahak-bahak
"knpa ketawa ketawa" tanya Hera yg baru sampai.
"haduhh.. ra cowo lo posesif bngt ya ternyata" tawa kenzo sembari memukul mukul mavin
"eeeeee- ishh udalah, mas mau tidur dimana?" tanya Hera yg mengalihkan pembicaraan.
"lah nginep lo" kenzo.
Lalu mavin mengangguk sebagai jawaban dri pertanyaan Kenzo.
"udah sama gue aja dia tidurnya, ga baik terus sama lo ndut" kata Kenzo yg membuat Hera kesal dan mengerucut kan bibirnya.
"bodo ihh terserah" lalu Hera pergi dgn menhentak kan kaki nya kesal.
Vote juseyo..

KAMU SEDANG MEMBACA
DEAR ROMANTIC? [Markhyuck] [Nomin] [Jichen] [Guanren] ✅❗❗
RomanceKami para remaja sebagian hidup dengan penuh kecukupan namun tidak dengan kebahagiaan, entah dalam segi keluarga, cinta, ataupun pelajaran Perhatian dan kesetiaan sangatlah berpengaruh untuk kami para remaja untuk melanjutkan hidup dan merasa bahagi...