Baccarat bukan tipe judi yang mengharuskan pemain ikut dalam tiap set. Apalagi saat ada banyak pemain. Mereka bebas memilih kapan harus menaruh taruhan. Mereka bisa saja melewatkan beberapa set. Untuk set pertama ini, Yerim memutuskan untuk melihat saja. Dia ingin tahu keadaan kartu. Beberapa orang di sebelahnya meletakkan taruhan, ada juga yang tidak.
"Kau tidak mau menaruh sesuatu?" tanya Hyunjin pelan.
Yerim menggeleng, "nanti saja."
Tidak masalah melakukan itu, jadi dealer pun tak ambil pusing untuk menunggu.
Yerim melirik dan mengetahui kalau lelaki di sebelahnya juga tidak menaruh taruhan sama sekali, sedangkan wanita sebelahnya menaruh pada Player. Dua anak muda itu kompak juga bertaruh pada Player. Dan sepertinya Kai tak bertaruh juga.
Empat kartu ditarik dan diletakkan masing-masing dua pada sisi Player dan Banker. Delapan Wajik dan Dua Sekop terbuka pada sisi Player, sedangkan Banker memiliki kartu Sepuluh Keriting dan Jack Sekop. Total masing-masing hand (Player dan Banker) sama-sama Nol. Pada keadaan ini, Baccarat mengharuskan kedua hand mengambil satu kartu tambahan sebagai penentu. Player selalu menambah kartu saat jumlah kartunya Nol sampai Lima. Sedangkan Banker menambah saat jumlahnya Nol sampai Dua. Dealer kemudian menarik dua kartu dan meletakkannya bergantian. Kartu pertama dibuka untuk Player, King Keriting menghadap ke atas. Total kartu Player adalah Nol. Kartu Banker yang dibuka dealer adalah Sembilan Keriting. Maka hasil set ini dimenangkan oleh Banker.
Siapapun yang bertaruh pada Banker memenangkan set dan mendapatkan sejumlah yang mereka pertaruhkan. Namun, saat Banker menang, pemenang harus membayar sekitar 5% kemenangan mereka kepada kasino. Namun seperti yang terlihat, tidak ada yang menang pada set ini. Seluruh bet ditarik oleh dealer.
Beberapa lenguhan terdengar, namun tidak ada pembicaraan apapun. Sepuluh detik berjalan, waktunya mereka bertaruh lagi. Sekarang Yerim baru bertaruh. Dia meletakkan dua ratus lima puluh ribu pada Banker.
"Kenapa Banker?" tanya Hyunjin segera setelah melihat itu.
"Karena tadi pemenangnya Banker, kemungkinan akan keluar lagi."
"Apa begitu?"
"Mungkin saja."
Yerim melirik keadaan meja, dia melihat lelaki di sebelahnya juga bertaruh pada Banker. Sepertinya strategi mereka sama. Si wanita bertaruh player lagi. Dua sekawan itu bertaruh pada player lagi. Sementara Kai kembali tidak bertaruh.
"Kau skip lagi?" tanya Jay ke arahnya.
Kai mengangguk malas.
Entah mengapa Kai terlihat sangat lesu. Itu sama sekali bukan dirinya.
Jay kembali menarik dua kartu dan menempatkan mereka pada sisi Player dan Banker. Dia membuka mereka bergiliran. Hand Player adalah Lima Sekop dan King Hati, totalnya adalah Lima. Kartu Banker adalah Tiga dan Jack Sekop, total kartunya Tiga.
Saat kartu Player totalnya Lima, dealer harus menarik kartu ketiga, dan yang muncul adalah Tujuh Keriting, total kartu adalah Dua Belas. Sesuai aturan, maka hand Player adalah Dua.
Banker pada keadaan ini juga menarik kartu ketiga. Jay mengeluarkan satu kartu lagi, yaitu Tiga Wajik. Meskipun kecil jika dibandingkan dengan kartu Ketiga Player (Tujuh Keriting), namun dengan kartu itu, total hand Banker menjadi Enam. Maka set ini kembali dimenangkan oleh Banker.
Yerim dan lelaki di sebelahnya memenangkan set dan mendapat sesuai dengan yang dia pertaruhkan. Lelaki di sampingnya juga begitu. Tiga pemain lain yang kalah harus melihat taruhan mereka kembali melipir ke kotak chip Jay.
Set selanjutnya akan dimainkan, Yerim kembali menyaksikan taruhan diletakkan sesuka hati. Lelaki di sebelahnya melipat tangan dalam-dalam, menyampaikan niat untuk tidak bertaruh hanya dengan gestur saja. Empat pemain lain bertaruh, untuk pertama kalinya Yerim melihat Kai meletakkan chipnya di meja. Dia memilih bertaruh pada Player.

KAMU SEDANG MEMBACA
THE GAMBLER 2: Big League🔞 | TXT & EN-
Fanfic🚫PLAGIAT ADALAH TINDAKAN KRIMINAL🚫 HOTTER, BADDER, BRAVER Kim Yerim bersama kawan-kawan barunya memutuskan untuk membalas dendam pada orang-orang jahat di masa lalu. Namun, akankah semua berjalan sesuai rencana? .Kim Yerim (OC) .Lee Heeseung (ENHY...