Bab 56

294 35 14
                                    

***

Seorang laki-laki paruh baya berperawakan tinggi, berbadan tegap, dan memiliki bidang tubuh yang lebar tengah menatap ke luar jendela rumah yang menjadi persinggahannya. Rumah besar yang jauh dari keramaian dan berada di sudut paling pedalaman dari hiruk-pikuk kota. Ia mengarahkan pandangannya ke langit malam yang tenang dan tanpa bintang. Menatap dalam-dalam langit itu sambil berfikir panjang lalu tersenyum manis sekali.

Nakamoto tersenyum begitu manis, tulus dari dalam hatinya saat ia memikirkan kembali bahwa ia telah berhasil menjalankan aksi puncak balas dendamnya. Tinggal sedikit lagi perjalanannya dan ia akan benar-benar menghancurkan kehidupan orang-orang yang telah menghancurkan keluarganya.

Lagi-lagi Nakamoto tersenyum lebar. Tersenyum penuh kemenangan. Ia membenarkan setelan jas mahalnya dan segera berbalik badan.

Langkah ringannya perlahan menuju ke arah ruangan yang menjadi ruang penyekapan seorang wanita yang ia jadikan sebagai umpannya. Wanita yang sangat tidak beruntung karena menjadi bagian dari keluarga Jung. Seorang wanita yang lagi lagi membuat anaknya menentang segala perintahnya, sekarang justru menjadi objek balas dendamnya.

Puspa Aditya Putri Hermawan - Dita.

Nakamoto sudah masuk ke ruangan yang ada di basement rumah mewahnya, yang biasa digunakan untuk menyiksa musuh musuhnya yang menggangu bisnisnya. Dirinya berjalan kearah wanita yang sedang terikat di kursi dan dalam keadaan pingsan.

Ketika sampai dihadapan wanita itu, Nakamoto mendudukkan dirinya sejajar dengan wanita yang masih pingsan itu. Dia tatap lamat lamat wanita ini, benar apa yang dikatakan anak buahnya yang dia minta untuk memata mematai keluarga Jung di Korea, saat memberitahu bahwa istri keponakannya kembali hidup. Nakamoto sempat kesal dengan anak buahnya yang dianggap bicara melantur, mana mungkin orang yang sudah dikubur bangkit hidup kembali.

Setelah dia selidiki kembali, ternyata wanita ini adalah saudara kembar dari wanita yang dia siksa dulu yang menjadi istri dari keponakannya itu. Dan sayangnya nasibnya akan sama dengan saudara kembarnya, mati ditangannya karena menjadi objek balas dendanya.

Dan betapa bodohnya keponakan dan anaknya mencintai gadis yang berwajah sama dengan orang yang mereka cintai dimasa lalunya. Jaehyun yang masih terjebak dengan masa lalunya, Yuta yang mencoba melindungi orang yang berwajah sama dengan orang dicintainya. Mereka takluk hanya dengan seorang wanita.

Diamati lagi wanita itu, dan dia melupakan kondisi wanita itu yang dalam keadaan perut membesarnya. Wanita ini sedang hamil. Ahh.... Tuhan benar-benar tidak adil pada hidup wanita ini dan wanita yang menjadi menantu keluarga Jung dulu yang dia siksa. Dia menghilangkan rasa belas kasihanya, dia merasa itu semua sudah takdir dan karma wanita ini. Bagaimana bisa dia mau menjadi bagian dari keluarga laknat itu.

"Sayangnya rasa belas kasihanku padamu luntur sudah karena kau menjadi bagian dari keluarga Jung, bahkan kau mengandung keturunan mereka" Nakamoto berbicara sambil tangannya mengusap perut besar itu.

Seakan-akan apa yang diucapkan laki-laki itu adalah mantra, Dita melenguh pelan dan kedua kelopak matanya bergerak-gerak kecil. Dahinya mengernyit dan perlahan-lahan ia dapat membuka matanya.

Begitu wanita itu berhasil mengumpulkan kesadarannya, kedua mata beningnya terbelalak kaget menatap wajah tegas milik laki-laki asing yang berada tepat di hadapannya. Jantungnya berdebar tak karuan, dan aliran darahnya mendadak berhenti di tengah jalan saat ia sudah mengingat semuanya. apa yang terjadi pada dirinya sebelum ia berada di tempat yang sama sekali asing untuknya.

"Akhirnya kau bangun juga" bisik Nakamoto tepat di depan wajah Dita. Tanpa berniat menjauhkan wajahnya, laki-laki itu tersenyum manis.

"Siapa kamu? Kenapa kamu melakukan ini padaku tuan?" rintih Dita. Tubuh Dita bergetar ketakutan saat ini.

Bukan Pengganti ~ Jaehyun_DitaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang