"Jadi pacar aku."
Jisoo membelalakkan matanya saat mendengar pernyataan itu. Pasalnya yang berbicara dengan nya saat ini bukan Taehyung dan tidak mungkin Taehyung menembaknya lagi. Orang mereka baru aja jadian 2 hari yang lalu.
"Ke-kenapa?" tanya Jisoo dengan nada terbata-bata.
"Because I like you." jawabnya.
"Tapi ... Kenapa harus aku Jungkook?" tanya Jisoo mendesak jawaban dari Jungkook.
Orang yang menyatakan perasaaan nya ini adalah Jungkook. Saat ini mereka lagi di kantin dan Jungkook baru saja pulang dari lomba dance. Jungkook menemui Jisoo di kantin dan menyatakan kalau dia juara satu.
"Bukan nya kemarin Kakak bilang kalau aku bisa juara satu, aku mau apapun itu. Tapi kenapa sekarang tidak bisa?" protes Jungkook dengan pasal yang Jisoo ucapkan.
Jisoo ingat, waktu itu Jungkook cukup pesimis dengan lomba dance dan Jisoo menyemangati nya dengan berkata akan mengabulkan apapun itu. Tapi dia tidak pernah berpikir kalau Jungkook akan menyatakan perasaannya.
"Ak-aku ngga bisa ..." jawab Jisoo dengan nada lirih.
Jungkook terdiam sebentar dan dia meraih tangan Jisoo dengan lembut, "Kenapa? Apa tidak bisa membukakan hati untuk aku Kak? Atau kakak ngga suka sama aku yang lebih muda dari kakak? Kakak mau yang lebih tua dari kakak ya?" tanyanya dengan nada sedikit sedih.
Jisoo menggeleng cepat dan dia membalas genggaman tangan Jungkook, "Bukan seperti itu Jungkook ..." jawabnya.
Jungkook yang awalnya menundukkan kepala, langsung mendongak menatap mata Jisoo dengan tatapan dalam, "Terus?" tanyanya.
Jisoo mengatupkan bibirnya dan tangannya mulai lepas dari genggaman Jungkook, "Kamu bisa minta apapun itu, kecuali yang tadi. Aku benar-benar tidak bisa memenuhi itu." jawabnya.
Jungkook menukik kan alisnya, "Kakak udah buka hati?" tanyanya.
Jisoo mengangguk kecil, "Iya." jawabnya.
Jungkook tampak terdiam dan tangan nya mengepal kuat sampai kukunya memutih, "Gue telat ... sh*t!" gumamnya.
Jisoo cuman bisa diam menatap Jungkook yang menundukkan kepalanya. Dia merasa tidak enak dan mencoba untuk negosiasi.
"Kamu mau apa? Biar aku kasih." tanya Jisoo.
Jungkook mendongak dengan senyuman kecil, "Kim Jisoo." jawabnya.
Jisoo hanya diam saja sambil menghela napas.
"Jichu?"
Jisoo langsung menoleh saat seseorang memanggilnya denagn nama sayang dan yang tahu cuman keluarganya juga Taehyung.
Jisoo melihat Taehyung yang datang bersama Jimin. Mereka sepertinya baru saja selesai kelas dan memilih makan di kantin tempat Jisoo.
"Tae ..." gumamnya Jisoo dengan senyuman manis menatap Taehyung.
Taehyung langsung berdiri di samping Jisoo dan ia usap lembut kepala Jisoo, "Udah makan?" tanyanya.
Jisoo menggeleng kecil, "Belum. Aku lagi bicara sama Jungkook." jawabnya.
Taehyung melirik Jungkook yang sedang menatap tajam ke TaeSoo.
"Kenapa lo?" tanya Taehyung dengan nada ketus.
Jungkook cuman tersenyum saja dan dia langsung berdiri. Jungkook memilih berdiri di samping kanan Jisoo dan Taehyung di samping kiri Jisoo. Jadi Jisoo di apit oleh Jungkook dan Taehyung.
Jisoo merasa canggung dan dia menggenggam tangan Taehyung. Taehyung yang merasa Jisoo tidak nyaman pun langsung memegang bahu Jisoo.
"Rumor tentang Kak Jisoo kemarin ... Lo yang buat nya kan?" tanya Jungkook dengan senyuman mengejek.

KAMU SEDANG MEMBACA
She's My Beautiful Girl
Teen FictionOrang seperti Taehyung benar-benar tidak pantang menyerah. Kalau dia sudah mau Jisoo, akan tetap ia perjuangkan. ⚠️"Semua tokoh yang bersangkutan tidak ada sangkut paut dengan kehidupan nyata! Ini hanya dibuat dengan imajinasi pengarang! Terimakasih...