"aku mandi dulu tan" ucap Gracia "kamu kalo mau ambil minum ambil sendiri aja ya sama nanti pizzanya sebentar lagi dateng kayaknya aku pesen tadi pas di jalan" tambah Gracia
"oke ci" ucap Natan mengangguk kecil dan mengacungkan ibu jarinya ke arah Gracia
Gracia pun menuju ke kamarnya untuk mandi sementara Natan melepas jaketnya lalu berjalan menuju dapur untuk mengambil minum
DING DONG
Natan baru saja kembali dari mengambil minum dan bel berbunyi sepertinya itu adalah driver delivery yang mengirim pizza
Natan pun meletakkan gelasnya lalu berjalan keluar dan benar ternyata pizza pesanan Gracia sudah datang
Natan mengambil pizza tersebut lalu kembali ke dalam dan meletakkan pizza tersebut di meja yang ada di ruang tengah
DRTTT DRTTT
Baru saja Natan duduk tiba-tiba smartphonenya bergetar karena ada panggilan masuk
"Dimas? kenapa nih orang" gumam Natan bertanya-tanya lalu mengangkat panggilan tersebut
"halo dim kenapa"
"....."
"jadi, besok pagi ketemu di bandara aja"
"....."
"oke, salam buat Bagas sama yang lain ya"
"....."
Panggilan pun selesai dan Natan lanjut scrolling sosial medianya sambil menunggu Gracia selesai mandi
Panggilan tadi Dimas bertanya apakah Natan jadi ikut pergi ke Bali atau tidak
Sudah hampir setengah jam berlalu dan Gracia belum juga turun dari kamarnya
"lama banget nih orang mandi apa bertapa dah" keluh Natan sambil terus fokus ke layar smartphonenya
"BERTAPA KENAPA EMANGNYA" ucap Gracia sedikit berteriak di belakang Natan
Natan pun meletakkan smartphonenya dan menoleh ke arah belakang bertemu dengan sosok Gracia yang sudah berganti menggunakan pakaian santai tank top hitam dan hotpants
"kirain lu tenggelem ci" kekeh Natan seraya pandangannya mengikuti Gracia yang berjalan untuk duduk di sofa di sebelah kirinya
"emangnya aku anak kecil apa tenggelem di bak" ucap Gracia memutar bola matanya malas lalu membuka kotak pizza tadi
"pendek dikit sih" ucap Natan seraya mengambil sepotong pizza
"kurang ajar ya" ucap Gracia seraya memukul tangan Natan kemudian menatap Natan dengan ekspresi cemberutnya
Natan pun hanya tersenyum dan kemudian memakan pizzanya sedangkan Gracia terus menatap Natan tajam sambil menggerak-gerakkan rahangnya kanan kiri seperti anak kecil ngambek
Natan pun terkekeh kecil lalu berdiri dan berpindah ke sebelah Gracia kemudian mengambil satu potong pizza seraya meletakkan punyanya yang belum habis
"AAAAAAA" ucap Natan seraya membuka mulutnya dan membuat gerakan seperti pesawat terbang dengan pizza ditangannya menuju ke mulut Gracia
Gracia pun membuka mulutnya lalu terkekeh geli sambil menutupi mulutnya dengan sebelah telapak tangannya sementara tangan yang satunya terus memukuli paha Natan
"lucu banget sih" ucap Gracia masih terkekeh geli
"cara nyuapin anak kecil kan begitu ci biasanya biar mau makan" kekeh Natan langsung mendapat tamparan di bahunya oleh Gracia

KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSFORM (21+)
FanfictionBagaimana bisa seorang yang tadinya buruk rupa bisa berubah menjadi tampan dalam semalam, inilah kisah ajaib seorang pemuda beruntung Natan Baswara