Part 18

146 14 3
                                    







.
.
.
.
.
.


Setelah pertengkaran hebat ohm dan nanon hanya diam di perjalanan, nanon sebenar nya sudah sesegukan menangis karena perasaan nya terlalu terluka saat itu.
Sedang ohm masih tetap kepala batu, dia tau sekarang nanon sedang menangis tapi dia masih belum ada niat meminta maaf pada nanon, sebenar nya dia hanya cemburu pada pria yang bernama dew itu, tapi dia melampiaskan kemarahan nya pada nanon,

Setelah sampai di depan rumah, nanon lansung membuka pintu mobil dan berlari masuk langsung ke kamar nya.

"BRAKKKKKKKKKKK!!!!!!

nanon menutup pintu itu dengan kencang, karena dia benar-benar kesal sekarang.

Ohm yang melihat situasi ini pun hanya menggeleng kan kepalanya , dan ikut naik ke atas

"Ohm apa kalian bertengkar lagi? Tanya bibi nam, dia mungkin terkejut mendengar gebrakan pintu nanon tadi

"Iya bi!! Jawab ohm

"Kenapa lagi ohm, dek non mata nya sembab tadi,ohm buat salah apa lagi! Tanya bibi nam

"Bi ohm tidak buat salah , dia kok yang salah ,dia tidur dirumah pria lain! Kata ohm dengan wajah kesal

"Kalian ini sama saja, itu semua juga karena kamu ohm, kamu yang mulai bawa perempuan kan kerumah ini! Kata bibi nam menyalah kan ohm

"Cih,,, bibi sama saja dengan dia , bisanya hanya menyalah kan ku!!! Kata ohm berlalu meninggalkan bibi nam dan masuk ke dalam kamar nya

Bibi nam hanya menggelengkan kepalanya melihat kekeras kepala an ohm.

"Awas saja nanti jika menyesal!! Gumam bibi nam

Di dalam kamar ohm masih mendengar suara tangisan nanon, sebenar dia tidak sampai hati melihat nanon menangis begini, tapi api cemburu menutupi nya.

Ohm kembali keluar kamar nya , dan menatap sayu pintu kamar nanon, dia menimbang cukup lama untuk masuk ke dalam , sampai akhirnya dia memutar knop pintu nya, tapi pintu nya nanon kunci

Dengan wajah kesal ohm masuk kembali kekamar nya,untuk mengambil kunci serep seluruh kamar,

"Kenapa harus di kunci sih, segitu tidak ingin nya melihat wajah ku!!  Gumam ohm

Ohm keluar kembali , memasukan kunci kamar nanon dan membuka nya, tidak ada respon dari nanon, yang ohm lihat hanya lah tubuh yang bergetar di balik selimut nya.

Nanon menutupi seluruh tubuh nya dengan selimut, sehingga ohm tidak bisa melihat wajah nanon, ohm menghampiri nanon dan duduk di sisi samping ranjang nya.

"Apa segitu tidak inginnya kau melihat wajah ku, sampai pintu kamar mu kau kunci!! Kata ohm , bukan nya mendiam kan nanon menangis, dia malah memperkeruh suasana

"Jika kau masih ingin melanjutkan pertengkaran ini, lebih baik kau keluar, aku hiks sudah tidak hiks punya tenaga meladeni mu,hikss, " kata nanon di balik selimut dengan masih sesegukan

"Berhenti menangis, apa kau menangis karena aku menyuruh mu pulang dari rumah laki2 itu? Tanya ohm dengan enteng nya

Nanon yang mendengar itu lansung bangkit dan duduk , nanon menatap ohm dengan wajah yang benar2 marah

"Apa mau menampar ku lagi, sini tampar? Kata ohm dengan wajah menantang

Sebenar nya nanon ingin sekali menghajar laki2 ini sampai mampus , tapi sekarang tenaga nya sedang tidak ada , bahkan badan nya kembali demam

"And you will always love me"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang