Jangan lupa follow, Vote dan komentarnya☺️
Happy reading💙
❄️❄️❄️💙💙💙❄️❄️❄️
"Pin Tanapon," Panggilan seseorang menghentikan langkahnya saat masuk ke dalam lift. Dia segera menatap ke arah suara yang memanggilnya.
Sebisa mungkin Pin tidak ingin terlihat terkejut saat dihadapannya ada seseorang yang dulu ada di masa lalunya. Dia bahkan melihatnya lekat, dan benar saja dia orang itu. Ini pertama kalianya Pin melihat wujudnya setelah dia kehilangan penglihatannya.
"Benar itu kau. Apa kabar, Pin?" Sapaan orang itu tidak membuat Pin bicara. Dia diam seribu bahasa, tak ingin menjawab pertanyaan orang yang sudah membatalkan perjodohan tersebut.
Pin segera menekan angka yang ada di sisi pintu lift, tapi dengan cepat juga pria itu masuk tanpa diminta. Raut wajah Pin yang awalnya baik kini memburuk. Dia benci harus satu lift dengan pria Alpha ini yang sekarang ada di sampingnya.
"Apa kau bahagia dengan hidupmu, Pin?" Pertanyaan lain keluar dari mulutnya.
"Aku pikir yang menikmati hidupnya dengan baik adalah dirimu." Pin mulai membuka suara. Heran dia, kenapa pria ini bisa masuk kedalam istana putra mahkota? Apakah ini ada campur tangan dari sang Ratu?
"Jika aku memang hidup bahagia, aku tidak akan mencarimu sekarang," Ucapnya dengan mencengkram lengannya kasar.
"Kau tetap sama, Thanapob, kasar!"
Benar, pria yang menghampiri Pin adalah Thanapob.
JJ menunggu di ruang tamu, sementara Thanapob beralasan mau ke toilet. Dan di pertengahan jalan, dia membuat pelayan yang mengantar dia ke toilet kehilangan dia. Sengaja. Karena tujuan dia datang ke sini bukan tuk menemui Meen melainkan tuk menemui Pin.
"Lalu aku harus bagaimana? Aku tetap mencintaimu," Bisik Thanapb dengan tubuhnya yang semakin dekat dengan Pin. Tidak ada penjagaan untuk dirinya di istana ini. Karena Meen pikir itu tudak perlu mengingat ini istana putra mahkota.
Thanapob semakin tersulut emosinya saat dia melihat Perut Pin yang sudah mulai membuncit.
"Mundur! Lancang sekali kau!" Pin mendorong dengan sisa tenaganya tubuh pria Alpha dominan di hadapannya saat pintu Lift terbuka.
"Jangan pergi." Thanapob tidak membiarkan Pin keluar dari lift saat sampai pada lantai tujuannya.
"Apa yang kau mau. Lepaskan aku dan pergi! Untuk apa kau kembali setelah mencampakkan ku dengan alasan yang sungguh konyol di saat aku sudah berkorban untukmu!" Maki Pin keras, dia bukan tipe manusia yang bisa memberikan kesempatan kedua pada seseorang. Hatinya tidak selembut itu.
Thanapob bungkam, sebentar
"Memang, saat itu aku tidak punya pilihan selain mengakhiri perjodohan itu. Aku di tekan dari berbagai arah, asal kamu tahu!" Emosional dia bicara yang sebenarnya.
Pin menatap terkejut mendengar Thanapob bicara seperti itu walaupun sudah lama dia tahu kalau Thanapob ditekan dari berbagai arah saat itu. Oleh karena itulah baik dirinya maupun keluarganya tak pernah menuntut Thanapob dan membiarkan kejadian itu berlalu begitu saja.
"Sudahlah, mari kita lupakan kejadian itu!" Bujuk Thanapob kini dia mencoba meraih kembali pergelangan tangan Pin namun Pin menghindar membuat Thanapob heran. Tapi setelahnya dia ingat kalau insting Pin aangat tajam. "Negara ini akan hancur, bukan. Apapun itu, ikutlah denganku begitu kamu telah melahirkan bayi yang kini kamu kandung." Ajak Thanapob lalu dia menyerahkan sebotol cairan berwarna biru ke tangan Pin. "Suntikkan ini kedalam tubuhmu agar virus itu tidak bisa menginfeksi kamu." Tambah dia bingung dan juga takut ketahuan. "Ratu negeri ini memang bagian dari distrik 13, tapi jika dia tidak menyerahkan anakmu kepada tubuh asli Kitsune, dia akan menjadikan negeri ini sebagai tutorial C-Virus." Tambah dia mencemaskan Pin. Dia takut Pin terinfeksi C-Virus. Memang benar antivirusnya sudah ada. Namun manusia yang sembuh dari C-virus itu akan kehilangan gender keduanya. Mereka akan menjadi manusia biasa yang tidak memiliki gender kedua. Selain itu, memori mereka juga hilang permanen. Selain itu, antivirus itu tidak menjamin berhasil 100%. Sebab, semakin lama seseorang terinfeksi C-Virus, maka semakin sulit untuk di sembuhkan. Karena virus itu akan terus berevolusi jika sudah menetap dalam tubuh insangnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Abyss : PerthSanta - The End
Fiksi PenggemarPerth Tanapon X Santa Pongsapak : Enigma X Alpha ⏩Ghostship Area☠️ ⏩Area dewasa 🔞🔞🔞 ⏩️ABO's Story ⏩MPreg Area ☠️ ⏩Typo dan kata yang hilang bertebaran 🙏 Finish : 25 Oktober 2024