Hari itu cuaca sangat panas. Di depan SMA Garuda tampak seorang cewek berseragam sekolah yang sedang berdiri di depan pintu gerbang.
Sinar sang mentari siang itu membuat kulit putihnya kelihatan glowing di antara para siswa, mobil dan motor yang berseliweran di situ.
"Uh, Bayu masih di mana sih?" ujar dara jelita tersebut sambil menghentakkan kakinya. Mukanya kelihatan bete. Dia celingukan ke sekitar.
Dari arah kanan tiba-tiba saja muncul cowok jaket hitam yang sedang mengendarai motornya. Suara knalpotnya bising bener. Mengalahkan suara toa tukang tahu bulat yang lagi mangkal di sekitar situ.
"Hai, Icha!"
Dara jelita yang lagi suntuk di depan pintu gerbang dibuat kaget saat cowok jaket hitam menepikan motornya.
Dilihatnya cowok itu yang sedang tersenyum padanya. Icha tercengang melihat kawat gigi tuh cowok yang warna-warni.
"Ali?"
"Hehe!"
Pemuda itu tersenyum makin lebar saat namanya disebut. Icha semakin ngeri aja lihatnya.
"Ali kesini disuruh Bayu buat jemput Icha!" katanya sambil cengengesan.
Icha tersenyum getir menanggapi. Kenapa Bayu nggak jemput dia pulang sekolah seperti janjinya?
Tuh cowok malah mengutus makhluk jadi-jadian begini? Jelas Icha keheranan dibuatnya.
"Hm, emang si Bihun kemana? Kok malah kamu yang jemput aku?" Icha nggak bisa setuju saja dengan ajakan si Ali. Dia juga mesti tahu apa alasan Bayu sehingga tidak bisa menjemputnya.
Bayu juga mengingkari janjinya untuk berangkat sekolah bareng tadi pagi. Mereka baru saja jadian, tapi si Bayu yang kulitnya putih bersih kayak tepung beras Rose Brand itu mulai suka ingkar janji?
Icha jadi kesel.
Ali terdiam sejenak. Sepertinya dia lagi mikir-mikir. Melihat gelagat pemuda itu, Icha jadi curiga.
"Bayu lagi di rumah sakit," jawab si Ali sambil pasang muka sedih.
Icha kaget setengah mati mendengarnya. "Apa?! Bayu lagi di rumah sakit?!"
Ali mengangguk.
Icha langsung jatuh pingsan.
"Waduh?!"
Ali buru-buru turun dari motornya dan langsung menghampiri dara jelita yang tergolek tak sadarkan diri di depan pintu gerbang. Dia panik melihat Icha pingsan.
"Tolong!"
"Woi, tolong!"
Mendengar suara cempreng yang jerit-jerit, orang-orang segera berlarian menuju pintu gerbang.
Mereka kaget melihat Icha pingsan. Lantas menoleh ke arah cowok jaket hitam yang sedang berjongkok di samping dara jelita tersebut.
"Bukan! Bukan gue yang bikin dia pingsan!" Ali ketakutan saat orang-orang bergerak maju sambil pasang muka sangar ke arah dia.
Bug!
Bug!
"Ampun!"
"Rasain lu!"
"Dasar otak mesum!"
Bug!
Bug!
Siang itu di depan gerbang SMA Garuda, Ali dipukuli oleh sepuluh orang siswa. Dia babak belur lalu diseret ke kantor polisi.
Sedang Icha buru-buru dilarikan ke ruang UKS untuk mendapatkan pertolongan pertama.

KAMU SEDANG MEMBACA
MELTING ME SOFTLY (series)
Romance(New Adult) Setelah lama menjomblo gara-gara diselingkuhin sama pacarnya, Bayu kembali berpetualang mencari cinta sejatinya. Namun, ternyata susah juga jatuh cinta dan percaya sama cewek lagi. Kayaknya Bayu trauma dan males pacaran lagi. Hingga kemu...