Beberapa hari kemudian, seorang laki-laki tampak gusar di meja kerjanya. Beberapa hari ini ia selalu uring-uringan, bahkan para karyawannya tak luput dari amarahnya.
"Sial" Umpatnya.
Sejak kejadian di klinik waktu, entah kenapa Rafa selalu membayangkan tubuh perempuan itu. Rafa bahkan beberapa kali mimpi basah dengan pengan perempuan itu, kemudian terbangun dengan keadaan miliknya yang sudah mengeras.
Rafa menekan beberapa angka pada telepon, memanggil seseorang yang akan ia tugaskan.
"Ada apa pak?" Tanya orang itu segera memasuki ruangan saat tau sang bos memanggilnya.
"Cari tau perempuan ini" Titah Rafa sembari menyodorkan kartu nama yang diberikan Angel kemarin.
Laki-laki yang ia tugaskan itu segera pergi setelah menerima kartu nama itu, tak berapa lama kemudian laki-laki tadi menghubungi Rafa setelah mendapat informasi.
"Katakan" Ucap Rafa tanpa basa-basi.
"Namanya Angela Robinson dan saat ini berusia 22 tahun"
Rafa mengernyitkan dahinya heran, perempuan itu baru berumur 22 tahun tapi bentuk badannya sangat menggoda, membayangkannya lagi-lagi membuat miliknya bereaksi.
Laki-laki yang Rafa tugaskan tadi memberikan beberapa informasi tentang Angel, bahkan tarif permalam yang di bandrol oleh cewek itu.
"Hubungi dia segera" Ucap Rafa.
"Baik Pak" Ucap laki-laki itu di seberang sana.
Bagi Rafa seorang CEO di perusahaan yang besar ini, membayar 500 juta adahal hal yang kecil. Ia juga ingin tau seberapa lihai perempuan itu di ranjang, apakah bisa memuaskannya.
Telepon kembali berdering, ternyata karyawannya tadi kembali menelepon.
"Maaf Pak, jadwal Nona Angela lumayan padat. Mungkin sekitar 3 hari lagi"
3 hari? Mendengar itu membuat Rafa pening, ia harus menahan hasratnya untuk 3 hari kedepan.
"Baik" Ucap Rafa kemudian menutup teleponnya.
*****
3 hari kemudian.
Rafa begitu disibukkan dengan pekerjaannya, para investor juga datang dan ingin bertemu dengannya, sampai-sampai ia lupa jika hari ini adalah hari yang sangat ia tunggu-tunggu.
"Permisi pak" Seorang laki-laki yaitu sekertarisnya datang dan berbisik di telinga Rafa.
Mendengar ucapan sekertarisnya Rafa segera mengakhiri rapat dengan para investor, ia bisa melakukan rapat ini lain kali, namun untuk memanjakan adiknya ia hanya punya waktu hari ini.
"Cepat Pak" Ucap Rafa pada supir pribadinya saat ia sudah di dalam mobil.
Tak butuh waktu lama, Rafa sudah sampai di rumahnya. Ia memang meminta Angel untuk datang ke runahnya karena sejak pertemuan mereka waktu itu, anaknya selalu merengek ingin kembali ke klinik itu dan bertemu Angel, jadi lebih baik sekalian saja.
Saat memasuki rumah beberapa pelayan menunduk hormat, beberapa dari mereka bahkan menghentikan pekerjaann mereka untuk menyambut tuannya.
"Dimana perempuan itu?" Tanya Rafa pada salah satu pelayan disana.
"Den Raka membawanya ke kamarnya Tuan" Jawab pelayan itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Wanita Panggilan
RandomAngela Robinson atau biasa disebut Angel adalah seorang wanita panggilan dengan bayaran yang cukup mahal, hal itu tentu saja sesuai dengan kelihaiannya memuaskan para lelaki itu. hingga suatu hari ia bertemu dengan seorang pria yang mampu membuatny...