bab3

52 3 3
                                    

ting nong~

ting nong~

"iya sebentar" terdengar teriakan seorang wanita dari dalam rumah menyahut suara bel

cklek

"cari siapa ya? " bunda rosa membuka pintu dan melihat siapa yang bertamu

"dika nya ada bund? " tanya aletta

"ohh kamuu toh, dikirain bunda siapa, dika nya lagi mandi tunggu bentar ya"

"iya bund"

"sini masuk dulu" mereka pun masuk, bunda rosa menyuruh aletta untuk duduk di ruang tamu sementara bunda rose pergi ke dapur untuk melanjutkan masaknya

beberapa saat kemudian

"bund dika berangkat ya" suara dika terdengar dari dapur dan aletta bisa mendengar nya

"iya, itu di ruang tamu ada temen kamu tuh"

"siapa bund? "

"itu yang pas itu maen kesini"

"ohhh yaudah atuh dika samperin dia dulu "dika pun menyalimi bunda rosa dan dika pun segera ke ruang tamu

" eh al, ngapain kesini? "

"mau jemput kamu"

"ih gausah repot repot, aku bisa ko naek bis ke sekola"

"udah gapapa "

"beneran? yaudah ayo"mereka pun pergi ke halaman depan

aletta menaiki motor nya
" ayo dik"dika pun ikut menaiki motor aletta

"udah siap? "

"udah "

motor aletta pun melenggang pergi meninggalkan rumah dika

..........

..........
sesampainya di sekolah aletta menyimpan motor nya di parkiran yang sudah ada anggota inti abrasi

"turun dik"dika pun turun dari motor diikuti aletta

"duh waketu tumben jok belakang ada yang ngisi biasanya lu kaga mau kalo ada orang yang duduk di jok motor lu selain anggota abrasi " sinis becanda dimas

"tau tuh, mentang mentang orang spesial"
ucap revan

"serah gue lah, masalah ama lu pada? "

"engga sih"

"mau nanya dong ges, ada pr ga ya? "tanya dika

" gada mungkin dik, gausah peduliin pr mah gampang tinggal nyontek aja"sahut dimas

"dih gabaik nyontek punya orang"

mereka pun tidak membalas ucapan dika

"udahlah ke kelas yo" ajak revan, dan semua yang ada diparkiran pun berjalan bersama ke kelas

...........

skippp

............

di kelas

aletta menaruh kepalanya di lipatan tangan yang ia tumpukan di meja nya

"al, kamu kenapa" tanya dika sambil menepuk pundak aletta

aletta pun menyahut
"ngantuk dik"

tiba tiba aletta merasakan usapan di kepalanya, dia yang merasa aneh pun menyembulkan kepalanya menatap dika dan mengangkat sebelah alisnya

dika yang mengetahui bahwa aletta kebingungan pun berujar
"biar nyenyak"

aletta tidak menghiraukan nya dan kembali menaruh kepalanya si lipatan tangan nya dan tertidur

aletta ||GXBTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang