20

92 1 0
                                        

Jesi menatap Anaya dengan penuh kebencian setelah beberapa hari absen Anaya kini kembali bersekolah bersama Bima .

" sial kenapa tuh cewek gak mati aja waktu itu " gumam jesi lalu memilih pergi dari tempat tersebut

Bima menggenggam tangan Anaya secara terang- terangan dia memutuskan untuk membongkar rahasia besar Anaya demi keselamatan gadis nya tersebut.

Meski awalnya Anaya menolak tapi Anaya juga tidak bisa melanggar perintah Bima  bahkan Bima juga mengajarkan Anaya untuk berani melindungi dirinya sendiri.

Anaya terlalu naif dia menyamaratakan semua orang itu baik,sepertinya Valentino lupa mengajarkan  kalau jenis- jenis manusia di muka bumi ini sangatlah beragam.

"Nay akhirnya lo masuk juga " Tari yang baru saja datang langsung memeluk sahabatnya tersebut membuat Anaya nyaris limbung kalau tidak segera Bima tahan.

"Tar cewek gue bisa sesak napas kalau lu peluk sekenceng itu " ucapan Bima tersebut seolah kode untuk seseorang

Tak lama semua murid-murid mendapatkan 1 buah chat berisikan video berdurasi pendek , video pertunangan Anaya bersama Bima  jika dilihat dari lokasi pertunangan keduanya mereka bisa menyimpulkan kalau Anaya memang bukan gadis sembarangan dan benar saja begitu melihat  Valentino menyebutkan bahwa Anaya putri Valentina adalah putri semata wayangnya.

Semua orang menatap Anaya dengan berbagai macam ekspresi ada yang takjub, bingung bahkan merasa takut

Apalagi orang-orang yang pernah membully Anaya di akhir video tersebut Bima menegaskan akan memenjarakan orang- orang yang pernah membully Anaya.

Semua orang tau Valentino dia konglomerat kaya yang hartanya tidak akan habis tujuh turunan, namun identitas putrinya seolah tenggelam dengan berita- berita kesuksesan Valentino sepertinya Anaya memang menutup rapat semua tentang dirinya.

Tari segera melepaskan pelukannya
" tumben gak bilang mau sekolah hari ini? "Pertanyaan Tari membuat Bima berpikir sedekat apa hubungan Anaya dengan sahabatnya tersebut

"Sengaja mau bikin kejutan " sahut Anaya sambil tersenyum

"Hari ini ada bazar amal lo gak ikutan Nay? "

" ikut kok Tar, stand aku deket panggung di ujung arah selatan kamu mau bantu juga? "

" itu lokasinya strategis banget Nay kamu jualan apa hari ini? "

"500, macaron 500 cake sama minuman juga "

" wih keren  gua bantu jual boleh kan? "

" lo wajib bantu gua gak mau cewek gw sampai kecapean urusan upah gw udah transfer ke rekening lo "

Tari mengecek ponsel nya yang baru saja mendapatkan notifikasi m banking

"Bim ini kebanyakan "

"Gak apa-apa ambil aja " ucap Bima lalu merengkuh pinggang Anaya

"Kalau habis nanti gua kasih bonus "

" bonus apa nih gak ngajak- ngajak " sahut Raka yang kini ikut bergabung dengan ketiganya

"Virgo mana? " tanya Bima

" gue di sini " sahut Virgo

"Cek rekening kalian! "

" bjir 10 juta , ada misi apa nih? "

" kalian bantu Anaya jualan gue harus ke kantor sebentar ada rapat nanti gue balik lagi "

"Oke Bim "

"Dan satu lagi jangan sampe cewek gue kecapean atau habis lo berdua! " ucap Bima penuh peringatan.

BimaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang