•Chapter 31

979 76 3
                                    

🧛🏻

"Jangan gigit aku...hiks..."

Mata kucing Jungwon bergetar dan menatap Jay penuh rasa takut,Jay bisa merasakan tubuh mungilnya yang bergetar kecil

Jay mengeratkan pelukannya membuat Jungwon menegang,air matanya berlinangan deras membuat pipi bulatnya basah

"J..jangan makan aku hiks...jangan makan aku"mohonnya dengan kepala yang menggeleng-geleng,Jay yang melihatnya merasa gemas sendiri dan ingin sekali melahapnya

"Aku tidak akan menggigitmu...jika kau mau menjadi milikku"ucap Jay membuat Jungwon menggigit bibirnya

Jay mendekatkan wajahnya pada wajah Jungwon membuat hidung mancung itu saling beradu, Jungwon sendiri bisa merasakan nafas dingin nan berat darinya

"Jika kau tidak mau,aku akan menggigitmu sekarang juga"lanjutnya dengan nada penuh ancaman,bibir tipisnya menyeringai kecil membuat Jungwon semakin merasa ngeri melihatnya

"Bagaimana?,kau mau?"tanya Jay karena Jungwon malah diam seolah bingung

Jungwon menelan salivanya kasar, bingung tentu saja, tapi melihat taring tajam di mulut Jay membuatnya ketakutan

Akhirnya Jungwon pasrah,ia tidak mau mati muda

Jay terkekeh kecil melihatnya,ia sangat senang, akhirnya Jungwon benar-benar menjadi miliknya

"Bicara jika kau yakin"ucapnya sambil menatap tajam Jungwon

"I..iya..ak..aku mau"ucap Jungwon cepat,Jay langsung memeluknya erat seolah benar-benar tidak ingin kehilangannya

"Kau sekarang milikku, takkan ku biarkan seorangpun menyentuhmu atau menyakitimu"ucapnya penuh keyakinan, bukannya berhenti tangis Jungwon malah semakin sesenggukan, tapi Jay tidak peduli yang penting anak itu sudah menjadi miliknya sekarang

Tangan Jungwon mendingin menahan takut,ia merasa sudah memberikan dirinya pada seekor singa liar

Jay menepuk-nepuk pelan punggung Jungwon, membiarkan anak itu menangis di dada bidangnya

Namun lama-kelamaan Jay tidak tahan, melihat leher putih Jungwon tepat di hadapannya, bagaikan hidangan mewah yang harus segera ia makan

Jay menggigit bibirnya supaya tidak melakukan itu,ia tidak mau Jungwon kecewa padanya

Beberapa kali Jay menahan nafasnya supaya tidak menghirup aroma dari Jungwon,tanpa sadar bibirnya sudah berdarah karena ia terus menggigitnya

Jungwon tidak tahu,malah anak itu tidak ingin melihat wajah Jay yang menurutnya menyeramkan saat ini, Jungwon hanya terus menangis menenggelamkan wajahnya pada dada Jay dan berharap ini hanya mimpi

'apa makhluk itu benar-benar ada?,apa ini mimpi?'

Sebenarnya Jungwon meragukan kebenaran ini

"Jungwon sepertinya kita harus kembali"








🧛🏻








Sudah selesai dengan semuanya kini Sunoo hanya diam dengan tangan memilin selimutnya, sedangkan Sunghoon diam menunggunya bagaikan sebuah robot

ENHYPEN BITE (Holy-blooded Human)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang