7

307 16 0
                                    

Vote!!








Enjoy
























"Untuk mu"

Kedua mata leehan berbinar bahagia melihat cincin berlian yang begitu ia inginkan

"Terimakasih sayang"

Taesan memasangkannya pada jari leehan, ini adalah hadiah untuk hubungan mereka yang baru kembali kedua bulan

"Ini yang termahal, dan siapapun tidak ada yang memiliki nya"

Wajah leehan merona malu

"Aku bahagia sekali Taesan, terima kasih. Aku mencintaimu"

"Aku pun mencintaimu"

Taesan langsung mengangkat tubuh leehan, membawanya masuk kedalam kamar

Leehan terkekeh geli, saat tangan Taesan membuka sebagian pakaiannya. Kedua tangan leehan memeluk leher Taesan

"Aku mencintaimu, sangat mencintai mu leehan"

"Aku tau, miliki aku Taesan, aku adalah milikmu"

Maka malam itu Taesan dan leehan menyatu, dalam hasrat cinta yang mengabu tanpa peduli dgn orang yg dihianatinya

"Ahh... Taesan"






***



Jaehyun menghembuskan nafasnya pelan, sedikit menunduk untuk memijat kakinya, yang terasa begitu pegal sehabis membereskan rumah

Jika Taesan tau, Jaehyun pasti akan dimarahi. Pasalnya suaminya itu sudah melarangnya untuk membersihkan rumah

Tapi Jaehyun tidak suka jika hanya berdiam saja

"Tuan kecil, saya bawakan teh hangat"

"Terimakasih bibi"

Bibi Jung duduk dan mulai memijit kaki Jaehyun

"Bibi tidak usah, aku bisa melakukannya sendiri. Bibi istirahat saja"

"Tidak apa-apa, tuan kecil pasti lelah. Biar bibi pijatkan"

"Terimakasih BI"

"Beruntung tuan besar menikah dgn tuan kecil, kebagiaan selalu mengalir dirumah ini tanpa ada masalah sepeti dulu"

"Masalah?"

"Iya, dulu hubungan taun Taesan dan orangtuanya sempat tidak baik"

"Kenapa begitu bibi? Apa suamiku sudah melakukan sesuatu?"

"Iya saat dulu, tuan Taesan pernah menjalin hubungan dgn seseorang yang sudah memiliki suami. Saat-saat itu rumah ini dipenuhi dgn pertengkaran antara tuan Taesan dan orangtuanya. Tapi bibi bersyukur Sekarang semua masalah di gantikan dgn kebahagiaan"



***




Jaehyun diajak pergi oleh woonhak kerestoran, keduanya menjadi teman baik sejak pertemuan itu. Woonhak sudah menikah dgn sungho yang berprofesi sebagai dokter

Jaehyun senang bisa mengenal woonhak, pria itu selalu bercerita tentang suaminya

"Woonhak kenapa kamu bekerja?"

"Oh, aku bosan jika harus dirumah terus. Sebenarnya sungho Hyung sudah melarangku, tapi aku tipekal orang yang keras kepala"

"Apa bekerja itu menyenangkan?"

"Tentu saja, kau akan bertemu banyak orang setiap hari dan memiliki banyak teman"

"Aku jadi penasaran"

"Suamimu pasti tidak akan mengijinkannya Jaehyun"

Jaehyun terkekeh pelan

"Tapi aku akan segera berhenti bekerja"

"Kenapa? Bukanya kau bilang akan bosan jika dirumah terus?"

"Aku hamil, suamiku menjadi posesif sekali. Padahal aku masih kuat untuk bekerja"

"Kau hamil?"

"Iya, umurnya sudah tiga minggu"

Kedua mata jaehyun berbinar, mengusap perut rata woonhak sambil terkekeh pelan, Jaehyun jadi ingin hamil juga

"Selamat woonhak"

"Terimakasih Jaehyun, aku harap kau cepat menusul"

"Iya..."
















Tbc
Thanks yang udah baca❤
Votment!!

My Destiny || TAESAN X JAEHYUNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang