halooo! selamat datang di cerita CARAMELA versi terbaru!
⚠️ WARNING ⚠️
PLAGIAT DILARANG MAMPIRhappy reading!
•••Dan benar saja, sepanjang hari Caramela menjadi bahan pembicaraan di sekolah.
Hampir di setiap sudut, ia bisa mendengar orang-orang berbisik tentang dirinya dan Elvio.
"Kenapa Caramela bisa bareng Pak Afkar?"
"Jangan-jangan, mereka pacaran?"
"Eh gak mungkin lah! Pak Afkar terlalu sempurna buat Caramela."
"Tapi Caramela cantik anjir, primadona sekolah,"
Caramela hanya bisa menghela napas. Lalu, tak lama bel istirahat berbunyi. Beberapa teman kelas Caramela langsung mengerubungi Caramela. Termasuk Laras, Sherly, dan Vinia.
"Mel, jelasin dong! Kok bisa lo berangkat sama Pak Afkar?" tanya Vinia to the point.
Caramela mencoba tersenyum santai meski dalam hati ingin kabur saja. "Oh... itu tadi kebetulan aja. Gue kan pesen ojek online, tapi motornya tiba-tiba mogok. Terus Pak Afkar lewat, ya udah dia nawarin tumpangan."
Mereka terdiam sejenak, mencerna jawabannya. Caramela sempat berpikir mereka tidak akan percaya, tapi ternyata -
"Astaga! Pak Afkar emang sesempurna itu!"
"Jadi dia bukan cuma ganteng, tapi juga baik hati? Wah, makin ngefans deh gue!"
"Kebayang gak sih? Lagi kesusahan terus tiba-tiba Pak Afkar muncul nawarin bantuan. Kayak di drama-drama!"
Caramela hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, heran bagaimana orang-orang ini bisa begitu cepat berimajinasi.
Di sebelahnya, Laura juga ikut menggeleng. "Dasar fans fanatik," gumamnya pelan.
"Ayo ke kantin! Gue laper banget," ajak Sherly penuh semangat.
Vinia langsung mengangguk. "Ayo! Gue juga sama, udah laper banget,"
Caramela menghela napas, tapi akhirnya ikut bangkit dari kursinya. "Ayo,"
Mereka berlima berjalan menuju kantin. Sayangnya, perjalanan yang seharusnya sederhana itu malah penuh dengan bisikan dan tatapan penasaran dari siswa lain.
"Itu Caramela..."
"Dia beneran satu mobil sama Pak Afkar tadi pagi."
"Beruntung banget dia!"
Caramela pura-pura tidak mendengar. Tapi empat temannya - Laura, Laras, Sherly, dan Vinia jelas tidak bisa menahan komentar mereka sendiri.
"Gila sih, Mel," bisik Sherly dengan ekspresi tak percaya. "Kayaknya satu sekolah gak bakal berenti ngomongin lo sama Pak Afkar sampe seminggu ke depan."
"Bener! Gue juga ngerasa iri banget sama lo!" timpal Laras.
"Mel dari dulu selalu jadi pusat perhatian ya? Terus banyak cowok yang suka sama lo lagi. Hidup lo sempurna banget," celetuk Vinia.
Gak. Hidup aku gak sesempurna itu.
Begitu sampai di kantin, mereka langsung mencari tempat duduk. Tapi belum juga sempat memesan makanan, tiba-tiba sekelompok siswi yang dikenal sebagai tukang bully mendekat ke meja mereka.
Salah satu dari mereka, dengan wajah penuh senyum tapi mata penuh selidik, bertanya, "Lo Caramela, kan? Emang bener, tadi pagi satu mobil sama Pak Afkar?"
Caramela menelan ludah. Ini pasti akan jadi panjang.
•••
don't forget to vote n comment ‼️

KAMU SEDANG MEMBACA
Caramela (SELESAI)
RandomCaramela Start : 1/1/25 Finish : 18/2/25 ••• Deskripsi : Caramela selalu percaya bahwa hidupnya akan semanis namanya. Namun, dalam satu malam, segalanya hancur. Ia dipaksa menanggung luka yang tak terlihat, meninggalkan bekas yang tak akan pernah h...