Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Malam ini, tepat pukul 00.19 di jalan mengadakan acara balapan. Yaitu balapan antara Capt dari Allstars dan Capt dari Arregos, atau bisa disebut Lorenzo dan Reza.
Tidak sepi yang menonton, meskipun sudah larut malam. Reza menatap Lorenzo dengan tatapan yang meragukannya, ia hanya datar dan cuek.
Cathrina, Natalia, dan Ayrin pasti nya menonton, tetapii Cathrina sedikit marah dengan Lorenzo. Karena apa apaan? masa dirinya dijadikan taruhan?
Sebelum pertandingan dimulai, Lorenzo terlebih dahulu pergi ke Cathrina. Ia memegang dua pipi gadis kesayangannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*ilustrasi
"trust me, sayang."
"I always believe in you, never doubt you, baby."
Wasit membunyikan peluit PRITTT! Reza segera melaju dengan cepat, tetapi tidak dengan Lorenzo, ia hanya chill dan biasa saja.
Reza tersenyum gegayaan, ia pikir ia akan memenangkan pertandingan tersebut. Karena ia tidak tau siapa itu Lorenzo, Lorenzo itu ibarat Real Madrid. Akan membantai lawan, di menit akhir.
Bayangan Reza mulai tidak Lorenzo lihat, ia juga sudah sedikit melihat tanda panah yang artinya menuju Finish.
"LORENZO!! LORENZOO!!"
"REZA!! REZA!! REZA!!"
Dengan cepat, Lorenzo melajukan motornya, sangat laju sekali tanpa henti. Reza yang tadinya sudah memakai kacamata untuk bergaya, sekarang malah panik karena di salip oleh Lorenzo.
Garis finish ada di depan mata Lorenzo sekarang, ia segera menancap gas dan. . . ia memenangkan pertandingan tersebut.
"YUHUUUUUUU!! LORENZO MENANGGG!!" Pendukung Allstars bersorak kemenangan.