⚠️peringatan ⚠️
Banyak typo mohon dimengerti
(Mungkin cerita ini tidak nyambung)_____________
Dunk mengerjap pelan saat Joong membaringkan nya di ranjang yang beberapa kaki ia tiduriMatanya menatap was was saat Joong ikut membaringkan tubuhnya di ranjang ia tiduri
"Mau apa lo? " Ucap Dunk sambil mendorong keras dada Joong, namun sayang sekeras apapun usaha Dunk pria itu tak beranjak sedikitpun
Mata Joong menatap dalam mata Dunk, tangannya mengelus pipi Dunk lembut.
Dunk yang diperlakukan seperti itu membuat jantung nya kembali berdetak tak wajar, Ia tak mengetahui kenapa dirinya seperti ini saat berada di dekat Joong
Selama dirinya hidup, ia tidak pernah menjalin hubungan dengan seorang wanita atau pria. Emang banyak yang menyatakan cinta terhadap nya, tapi sayang Dunk selalu menolak dan membuat pembatas tembok agar mereka bisa mundur dengan teratur
"Dunk" Dunk langsung tersadar dari lamunan nya saat mendengar suara serak Joong
"Apa kamu tidak menyadarinya selama ini kalo saya menyukai kamu? " Dunk terdiam, ia tak tau apa yang harus ia jawab
"A-anu.. G-guee.."
"Apa kamu tidak memiliki perasaan sedikit saja untuk saya?" Tanya Joong membuat Dunk kedua kalinya terdiam
Joong memegang tangan Dunk lalu mengarahkan nya pada dada nya yang berdetak keras
"Apa jantung mu berdetak seperti ini saat dekat dengan saya? " Tanya Joong, dengan polos nya Dunk mengangguk pelan, Joong yang melihat itu menghela nafas lega lalu tersenyum tipis.
"Jadi.. "
"Jadi?.. " Tanya Dunk
"Kamu juga memiliki perasaan terhadap saya"
"Anu... Gue gak tauu" Ucap nya pelan
"Gak papa, saya ngerti, pasti ini terlalu cepat"
Dunk mengangguk lalu tersenyum, Joong yang melihat senyuman manis Dunk terdiam membeku
"Lucu" Gumam Joong, Dunk yang mendengar itu langsung merasakan pipi nya memanas
"Sat, kenapa Joong buat gue kek gini sih" Batin Dunk yang merasakan perutnya seperti di gelitiki oleh kupu-kupu
"Saya suka pipi kamu merah karna saya"
Dunk menelan ludahnya susah payah saat Joong mengusap lembut bibir nya
"Apakah boleh" Tanya nya meminta izin pada Dunk
Dunk yang seperti terhipnotis oleh tatapan Joong mengangguk pelan, Joong yang melihat itu menyeringai
Perlahan Joong mendekatkan bibir nya pada bibir lembut Dunk dan...
Cup...
Pria itu mencium bibir pujaan hati nya dengan lembut lalu melumat nya dengan pelan
Dunk memejamkan mata nya lalu mengalun kan tangannya pada ceruk leher Joong
Enghh
Joong langsung melepaskan lumatan nya saat mendengar lenguhan Dunk, ia menghapus saliva nya yang ada dibibir Dunk
"Saya hampir kelepasan, maaf"
Sementara dunk diam, ia tak percaya apa yang ia lakukan, pipinya memerah sampai telinga karena malu dirinya menikmatu ciumannya dan malah diri nya....
mendesah...
"Kenapa" Ucap Joong sambil mengelus lembut pipi Dunk yang memerah karna malu
Dunk yang ditanya seperti itu membenamkan kepalanya pada dada bidang Joong

KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine
Historia CortaBagaiman jika seorang mafia ternama yang dikenal dingin dan kejam terobsesi kepada lelaki manis " Aku ingin sekali mengurungnya dan menciumnya" ⚠️Peringatan⚠️ BxB Area Mohon di harap bijaksana dalam memilih bacaan anda