Tak bisa Irene pungkiri omongan Wendy memang ada benarnya, Jacob memang redflag karena dari awal pun ia mendekati Irene saat masih baru saja putus dengan Cassie,
Entah meski pelarian atau memang Jacob menyukainya, Irene juga menikmati permainan itu, karena bagi Irene Jacob sangat sempurna sebagai seorang pacar, dibanding dengan Wendy yang memilih Evans,
Tentu lebih baik Jacob kan? Dia sangat tampan, tinggi, kaya, baik, wangi, dan semua type Irene ada padanya, ditambah lagi Jacob juga ketua Lacrose dan BBS,
Semua temannya juga sangat baik dan tampan kecuali Nicholas tentunya, walaupun sebenarnya Nicholas juga tampan tetapi kelakuannya yang buruk mengurangi nilai tampannya,
Teringat betapa mudahnya hidup Nicholas membuat Irene kesal lalu memilih untuk membuat surat anonim pada Rektor kampusnya, agar menginvestigasi lebih dalam tentang kematian Jennie, dan meminta polisi untuk menginterogasi Nicholas Galitzine,
Modal nekat dan mengenakan pakaian, topi serta masker membuat Irene tak terlihat sama sekali, ia melemparkan surat itu ke dalam ruangan dan berharap ada keadilan bagi Jennie.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tanpa mengetuk pintu kamar, tiba tiba saja Rose datang bersama pacarnya Suzy, dengan raut wajah panik ia berkata,
" Rene.. barusan gue liat Jacob jalan ama Cassie. Kalian putus? " tanya Rose,
" Huh? Engga kok. " jawab Irene,
" Tuh kan bener, orang ngga ada apa apa juga. " sambung Suzy,
" Gue tau kok, dia ama Cassie lagi ada project, makanya pergi bareng. Pasti ada Wooseok juga kan? "
" Iya sih. "
" Udah kan clear, sekarang kita jalan lagi yuk. Orang Irene aja santai kok kita yang heboh. " kesal Suzy,
" Yaudah sorry ya Ren, udah bikin gaduh, btw Wendy kemana ya? Kok ngga keliatan? " tanya Rose lagi,
" Ngga tau dan ngga peduli juga gue. " jawab Irene ketus,
" Lhoh? Kenapa? Bukannya kemaren kalian pergi bareng? "
" Susah dia dibilangin. Ayo mendingan kita jalan bertiga aja, gue ikut ya. "
" Oke gasss.. " sahut Rose dan Suzy kompak.
***
Dua hari kemudian disaat semuanya sedang tenang tenang saja, tiba tiba ponselnya berdering terus menerus saat sedang mengikuti kelas mata kuliah, tentu Irene segera mematikan ponselnya,
Usai mengerjakan tugasnya, Irene kembali ke dorm, ketika sudah sampai lorong dekat kamarnya, Jacob sudah berdiri di depan pintu kamar,
" Where you have been? " tanya Jacob,
" Kuliah aku ada class. Kenapa sih? " jawab Irene,
" Ayo masuk, aku mau ngomong. "
Belum sempat Irene melepas sepatu dan meletakan tasnya, Jacob sudah mondar mandir bagai setrika, melihat itu Irene merasa aneh,