Yosahi

740 48 34
                                    

Hari yang paling membahagiakan Yoshi adalah hari dimana Kakak tirinya pindah ke rumahnya yang artinya mereka akan hidup bersama di satu rumah.

Setelah sekian lama orang tua mereka menikah dan meninggal yaa orang tua mereka meninggal setelah menjalankan lima tahun pernikahan.

Sang Kakak bernama Asahi memutuskan untuk pindah bersamanya karena pekerjaan dan lanjutan studynya.

Kini Yoshi sudah bersiap menuju bandara untuk menjemput Asahi dengan pakaian nyentriknya Yoshi dengan semangat mengemudikan mobilnya.

Senyum Yoshi terus mengembang ketika sang kakak mengiriminya pesan dengan tenang dan sabar Yoshi menunggu di dalam mobil terus memperhatikan pintu bandara berharap Asahi segera keluar dari sana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Senyum Yoshi terus mengembang ketika sang kakak mengiriminya pesan dengan tenang dan sabar Yoshi menunggu di dalam mobil terus memperhatikan pintu bandara berharap Asahi segera keluar dari sana.

Tak menunggu lama dengan fashion yang sangat Yoshi kenal Asahi keluar dari bandara menyeret kopernya sendirian ingin sekali Yoshi pergi kesana tapi dia ingat ucapan Asahi yang menyuruhnya untuk diam saja di mobil.

"Sudah lama disini?" Tanya Asahi setelah merapikan barangnya di depan dan duduk disisi pengemudi.

Yoshi menatap Asahi senang rasanya melihat nya kembali ini meski ini ketiga kalinya tapi bagaimana pun juga dari dulu Yoshi sangat menyukai Asahi sebagai kakaknya.

"Tidak kok"

Menjalankan mobilnya mereka pun meninggalkan bandara setelah memastikan tidak ada yang ketinggalan.

"Aku senang kakak akhirnya tinggal bersamaku" ucap Yoshi semangat.

"Hmm" Asahi hanya mengangguk tidak aneh dengan sifat adiknya yang penuh semangat.

Setelah perjalanan akhirnya mereka sampai ke rumah yang tidak terlalu besar ataupun kecil tempatnya agak jauh dari perumahan warga itu karena rumah ini peninggalan sang ibu.

"Kakak lapar tidak?" Tanya Yoshi setelah membantu mengeluarkan barang Asahi.

"Biar aku siapkan makanan"

Asahi menggeleng menyeret kopernya masuk diikuti Yoshi yang membawa tasnya dan membuka kunci rumah.

"Aku ingin istirahat"

"Tidak mau makan siang?"

"Di pesawat sudah makan"

"Ouhh"

Yoshi hanya mengangguk mengerti mengantarkan Asahi ke kamarnya yang sudah dibersihkan Yoshi kemarin.

"Bangunkan aku saat makan malam" ucap Asahi setelah itu menutup pintunya.

Mau bagaimana lagi Yoshi hanya adik tirinya Asahi sudah lama menjadi anak tunggal dengan sang ayah Yoshi pun sama namun karena dimanjakan Yoshi lebih ekspresif.

Dari dulu Yoshi memang selalu memimpikan ingin punya saudara namun sang ayah malah meninggalkan ibunya saat masa susah dulu.

Sedangkan Asahi memiliki sifat cuek yang bodo amat ibunya meninggalkan ayahnya dengan babu rumah.

Oneshoot and Twoshoot Trsr (SELESAI)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang