•Chapter 45

574 44 7
                                    

🧛🏻

Jungwon mengerjapkan matanya perlahan, kepalanya terasa sedikit pusing membuatnya meringis kecil

Jay yang malihat Jungwon bangun langsung menghampirinya, tidak bohong raut khawatir masih tercetak jelas di wajahnya

"Kau sudah bangun?,mana yang sakit?"tanyanya dan memeriksa kening Jungwon memastikan suhu tubuh anak itu baik-baik saja

"Sepertinya kau demam"gumam Jay semakin khawatir

"Haus.."lirih Jungwon dan dengan gesit Jay mengambil segelas air yang tersedia di nakas

"Minumlah"suruhnya dan membantu Jungwon membangunkannya

Setelah selesai Jay kembali menyimpan airnya di nakas

"Maafkan aku"ucapnya membuat Jungwon langsung memberinya tatapan aneh

"Maaf sudah membuatmu seperti ini...kau pasti tertekan dan stres karena banyak pikiran... tapi..tapi aku benar-benar tidak bisa melepaskanmu"

Jungwon berdecih kecil, menyebalkan sekali laki-laki di hadapannya itu,sudah sadar tetapi masih saja keras kepala, lalu untuk apa harus meminta maaf, cibirnya yang hanya bisa di ucapkan dalam hati

Jika saja keadaannya baik-baik saja Jungwon ingin sekali memaki Laki-laki itu namun jujur saja sekarang tubuhnya terasa begitu lemas

Mungkin karena seharian ia tidak makan?

Jay menatap Jungwon yang melamun,ia sadar raut wajah Jungwon yang terlihat kesal

"Tapi seharusnya kau tidak perlu begitu..."lanjut Jay tatapannya berubah tajam

"Kau harus menenangkan pikiranmu,dan menerima perasaanku,aku sama sekali tidak menekanmu untuk apapun,kau hanya perlu tetap berada di sampingku, menemaniku,itu saja"ujar Jay

"Kau hanya perlu menurutiku...tapi aku tidak akan menyuruhmu melakukan sesuatu yang berat,hanya melakukan rutinitas bagaimana semestinya sepasang kekasih"tatapan Jay yang tajam namun penuh permohonan itu semakin menusuk netra Jungwon yang sayu karena menahan sakit di kepalanya

"Kumohon Jungwon...aku menyukaimu,aku mencintaimu....tanpa alasan... perasaan ini muncul secara tiba-tiba saat aku melihatmu waktu itu...aku tidak bisa menolak ataupun menghindarinya....aku sungguh mencintaimu"kukuh Jay dengan suaranya yang lembut

"Tidak ada yang aku inginkan selain memilikimu Jungwon...aku berjanji,di sisa hidupku saat ini...aku hanya untukmu...aku akan selalu menjagamu dari apapun... kumohon Jungwon....biarkan aku memilikimu"seolah pasrah namun Jay begitu bersungguh-sungguh saat mengatakannya

Jungwon diam termenung, melihat Jay yang sepertinya benar-benar begitu tulus mencintainya

Tapi Jungwon tidak bohong,ia tidak bisa menerima semua itu, perasaannya tidak bisa di paksakan dan hatinya hanya menginginkan Sunoo, cintanya hanya untuk sunoo

Jay sendiri tahu, melihat Jungwon yang diam saja dan kebingungan seperti itu membuatnya yakin bahwa sesungguhnya Jungwon tidak menginginkannya

Sangat sulit untuk menaklukan seseorang yang sudah memiliki orang lain di hatinya

"Jungwon"lirih Jay dan menyentuh tangan anak itu yang terasa hangat

ENHYPEN BITE (Holy-blooded Human)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang