Bagian 39

562 54 2
                                    






🇮🇩🇮🇩



Keesokan paginya Nathalia terbangun karena ulah Mees yang terus menerus mengganggunya terkait pakaian apa yang harus dia pakai untuk berlatih hari ini.

"Mees stop kenapa kau menyebalkan sekali" rengek Nathalia yang sudah terlanjur kesal dengan ulah kekasihnya itu.

"Oke oke maafkan aku sayang" ujar Mees sambil memeluk Nathalia yang kini sudah mendudukan dirinya diatas kasur.

Tok tok tok

"Mees Nathalia apa kalian sudah bangun" itu suara mamah membuat Mees melepaskan pelukannya dan membuka pintu kamarnya

"Ada apa?" Tanya mamah melihat wajah kesal Nathalia

"Mees mengganggu waktu tidurku mah" ucap Nathalia sambil memeluk mamah yang mengelus rambutnya.

"Ck kau ini Mees jangan suka mengganggu tidur orang" tegur mamah kepada sang anak

"Iyah maaf"

"Ya sudah sekarang kalian bersiap karena mamah sudah membuat soto dan Nathalia berhubung Mees hari ini latihan jadi kau ikut bersama dengan mamah dan Sarah yah" ucap Mamah

"Kemana?"

"Kerumah tante hanum yang hari ini mengadakan pesta dirumahnya"

"Ya sudah aku bersiap dahulu" ujar Nathalia sambil mencium pipi mamah lalu beranjak kekamar mandi

"Hei kau tetap disini dan cepatlah bersiap" ujar Mamah sambil menahan Mees yang berniat mengikuti sang kekasih

"Ck iyah iyah" keluh Mees sambil melanjutkan kegiatannya

Setelah bersiap kini Nathalia dan Mees turun kemeja makan untuk makan bersama, selama makan Mees terus melayani Nathalia dan sebaliknya juga sampai membuat mamah Linda dan Sarah meledek Mees yang kini sudah berubah.

"Berhenti meledekku" ujar Mees sambil menyuir daging ayam kearah mangkok Nathalia

Sedangkan Nathalia hanya tersenyum melihat Mees yang tampak sedikit malu karena terus dijaili oleh sang kakak.

"Aku selesai kalau begitu aku berangkat duluan yah, kau bersenang senanglah hari ini" ujar Mees sambil mencium seluruh wajah Nathalia lalu sang mamah dan tidak lupa menarik pelan rambut sang kakak setelah dia mengecup rambutnya

Setelah Mees pergi Nathalia beranjak sambil membereskan piring piring yang langsung dicegah oleh mamah Linda.

"Jangan jangan sayang biar mamah saja lebih baik kamu dan sarah bersiap sekarang, setelah ini selesai kita langsung berangkat" ucap mamah Linda yang diangguki kedua wanita itu.

Nathalia beranjak kekamar untuk mengambil tas dan sweater miliknya lalu duduk disofa menunggu sarah dan mamah Linda, sekitar 20 menit kemudian mamah Linda selesai begitu juga sarah.

"Mah nanti pas pulang boleh mampir ke Pizza hut ga? Tiba tiba pengen makan Pizza" celetuk Nathalia

"Kita beli sekarang aja kalau begitu soalnya kayak ngidam kamu" ujar mamah Linda diangguki Sarah yang kini mengemudi.

"Iyah kita mampir sekarang aja mumpung di belokan depan ada Pizza hut" ujar Sarah

"Oke deh makasih yah"

"Tidak perlu berterimakasih Nathalia, lagi pula keinginanmu pasti keinginan calon keponakan ku juga" ucap Sarah

"Benar kau juga harus menjaga bayimu jangan sampai cucu mamah kekurangan makanan" lanjut mamah Linda sambil mengelus perut rata Nathalia

Setelah membeli Pizza terlebih dahulu kini mereka sudah sampai didepan rumah tante hanum yang sangat ramai didepan maupun dalam rumahnya.

"Oh my god lihat siapa yang datang" seru tante hanum langsung memeluk Mamah Linda serta Sarah tidak lupa Nathalia langsung dipeluk oleh tante hanum dengan erat

Nathalia mendudukan dirinya setelah menyapa semua orang yang hadir tapi tidak lama semua orang juga ikut mendudukan dirinya dimeja makan.

"Nathalia kudengar kau sekarang bekerja diinggris?" Tanya salah satu pria yang tidak Nathalia kenal sebenarnya

"Iyah paman sekarang aku bekerja disana" jawab Nathalia sambil tersenyum

"Bekerja di Man United? dibagian apa?" Tanya paman dengan ekspresi yang membuat Nathalia sedikit kesal

"Hanya sebagai asisten pelatih saja paman" jawab Nathalia lagi

"Memangnya kau mengerti? Bukannya saat kuliah kau mengambil jurusan komunikasi? Pekerjaanmu sekarang sangat jauh sekali dari prediksi" ucapan paman membuat orang orang disekitar langsung memfokuskan pandangannya ke mereka

"Seriously? Kenapa paman berpikir begitu?" Tanya Nathalia langsung menatap pria yang duduk didepannya ini

"Mungkin maksud paman apakah aku mengerti tentang sepak bola sampai sampai Man United merekrutku?" Nathalia terkekeh

"Yes, I understand about football, lalu tadi paman bilang tentang pendidikanku yang kurang cocok dengan pekerjaan ku sekarang? Maaf sebelumnya dulu paman kuliah jurusan apa?" Ujar Nathalia

"Aku tidak berkuliah" jawab sang paman yang kini ekspresinya berubah

"Oke oke oke sebenarnya tidak baik membicarakan orang yang pendidikannya lebih rendah dari kita, so kurasa paman sudah mengerti maksudku" ujar Nathalia sambil menatap pria didepannya yang sedang menahan kesal.

"Hei hei cukup sekarang kita sedang dihadapan makanan tidak baik jika harus berdebat" ujar mamah Linda berusaha mencairkan suasana yang dimengerti oleh semuanya termasuk Nathalia yang kini sudah mengobrol dengan yang lainnya.

Nathalia melihat bayi mungil yang berada digendongan seorang wanita yang juga Nathalia kenal membuat Nathalia langsung beranjak mendekati Hazelli.

"Hello baby girl" ucap Nathalia

"Hello aunty Nath" ucap Hazelli sambil menggerakan bayi yang berada digendongannya

"Berapa usianya sekarang zel?" Tanya Nathalia sambil masih menatap bayi lucu itu

"Baru 8 bulan sekarang, apa kau ingin menggendongnya?"

"Iyah aku ingin sekali menggendongnya, berikan kepada ku sekarang" ucap Nathalia membuat Hazelli langsung menyerahkan sang anak ke gendongan Nathalia

"Lucu sekali"

Nathalia menggendong dan sesekali mengecup tangan mungil bayi itu tidak lupa ponselnya yang menampilakn sebuah aplikasi camera untuk memotret momen ini tapi belum lama dia menggendong bayi perempuan itu dia mencium bau yang membuat Nathalia tertawa.

"Oh my god zel kupikir dia buang air besar sekarang" ujar Nathalia membuat ibu dari sang bayi itu tertawa

Saat sedang sibuk bercanda dan tertawa dengan yang lainnya tiba tiba Nathalia merasa sedikit mulai saat mencium aroma salah satu makanan yang baru saja disajikan diatas meja membuat Nathalia langsung izin kekamar mandi diikuti oleh mamah Linda yang merasa khawatir kepada Nathalia.

Nathalia langsung masuk kekamar mandi dan berusaha menuntaskan rasa mualnya yang justru hanya cairan bening yang keluar membuat dirinya sedikit kesal karena rasa mual itu tidak kunjung mereda untungnya mamah Linda langsung memberikan sebuah minyak kayu putih sambil membantu Nathalia mengelus punggung wanita itu.

"Apa sudah lebih baik" tanya mamah Linda sambil memijak kening Nathalia yang mendudukan dirinya diatas toilet.

"Tadi abis nyium makanan rasanya mual banget" ucap Nathalia sambil meminum air yang dibawakan oleh Sarah

"Mau makan di taman belakang aja? Nanti biar ku bawakan Pizza yang tadi kau pesan" ucap Sarah merasa iba kepada Nathalia

Nathalia menganggukan kepalanya "minta tolong yah dan maaf merepotkan" ucap Nathalia yang diangguki sarah dan wanita itu langsung beranjak sedangkan Nathalia bangkit dari duduknya dibantu oleh mamah Linda.

"Maaf yah mah aku pasti merepotkan sekali" ujar Nathalia sambil mengelus tangan wanita yang kini menuntunnya kearah belakang rumah

"Itu hal yang wajar bagi ibu hamil yang terpenting sekarang kau harus selalu menjaga kesehatan dan beritahu kami jika kamu merasakan hal yang janggal" ujar mamah Linda yang diangguki oleh Nathalia yang kini sudah mendudukan dirinya dikursi yang ada disana




🇮🇩🇮🇩

vertaler (On Going)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang