•Chapter 49

645 46 13
                                    

🧛🏻


Hari mulai menggelap,hawa dingin yang di hantarkan angin semilir terasa menusuk ke kulit

Malam terasa berbeda dari biasanya, orang-orang di perkotaan segera masuk ke tempat tinggal mereka masing-masing

Menutup segala celah rapat-rapat seolah tak membiarkan sedikit angin pun masuk ke dalam kediaman mereka

Gelap,sangat gelap

Semua itu membuat suasana rumah duka semakin terasa menghampakan, walaupun sepertinya masih banyak orang-orang yang mengunjungi tempat itu

Hawa dingin yang menyelimuti udara, tetapi tidak menghalangi kelompok vampir yang tengah berkeliaran di dalam hutan untuk menemukan pangeran mereka

"Kalian berhati-hatilah, tetap waspada pada sekitar!"seru sang ayah menginstruksi putra-putranya

"Baik ayah"balas mereka serempak,kilatan merah menyala terang di mata mereka, menembus kegelapan malam yang begitu mencekam

Begitupun di kediaman worewolf, Nicholas dan Maki berjalan gagah menuju sebuah ruangan tua yang begitu besar

Mendekati sebuah pintu yang terlihat tinggi,lalu Maki segera membuka kuncinya

Setelah terbuka mereka segera masuk yang langsung di suguhi para worewolf lain yang sedang berkumpul

Keributan mereka seketika hening saat melihat kedatangan dua orang laki-laki itu,semua menatap mereka lekat

"Mari bersiap untuk pertarungan malam ini"ucap Nicholas dengan matanya yang runcing menatap tajam ke arah mereka

"Habisi para vampir sialan itu,sampai tak tersisa"lanjutnya sedikit menggeram

Diam-diam seorang laki-laki merengut ketakutan dan bersembunyi di balik punggung tegap temannya

"Tidak apa-apa Junkyu,semua akan baik-baik saja"


🧛🏻

Setelah membersihkan Jungwon Jay pergi keluar untuk mencari makanan, langkahnya terlihat buru-buru,ia khawatir karena Jungwon nya belum makan apa-apa

Jay berjalan ke dapur dan ia berpapasan dengan Sunghoon yang membawa nampan berisi makanan yang begitu banyak

"Untuk Sunoo?"tanya Jay hanya basa-basi saja

"Hm"jawab Sunghoon yang seperti sudah selesai dengan urusannya dan hendak pergi dari sana

Jay segera mengambil nampan dan beberapa makanan

Tiba-tiba Sunghoon menghentikan langkahnya, laki-laki itu kembali berbalik menatap Jay dengan mata yang sedikit memicing

"Apa yang kau lakukan?"tanyanya,Jay sedikit terkesiap,ia kira Sunghoon sudah pergi

"Maksudmu?"tanya Jay tanpa mengalihkan pandangan ke arah Sunghoon dan sibuk dengan urusannya

"Wajahmu terlihat lebih terang daripada biasanya"jawab Sunghoon dengan nada datar membuat Jay sulit membedakan, laki-laki itu telah memujinya atau menghinanya?

"B..be.. benarkah?"tanyanya dengan dahi mengernyit dan sebelah alisnya terangkat

Sunghoon mendengus kecil melihat itu"bawa Jungwon ke kamarku"titahnya dan kembali melanjutkan langkahnya

ENHYPEN BITE (Holy-blooded Human)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang