halooo! selamat datang di cerita CARAMELA versi terbaru!
⚠️ WARNING ⚠️
PLAGIAT DILARANG MAMPIRhappy reading!
•••Suasana kelas begitu hening, meskipun ujian belum dimulai. Semua siswa tampak sibuk dengan buku dan catatan masing-masing, mencoba mengingat materi yang telah diajarkan.
Tidak ada yang berbicara dengan suara keras, hanya suara kertas yang dibolak-balik dan desahan kecil ketika mereka menemukan bagian yang sulit dipahami.
Di bagian belakang kelas, Caramela, Laura, Laras, Sherly, dan Vinia duduk melingkar di lantai.
Mereka memilih tempat ini agar lebih nyaman berdiskusi sebelum ujian dimulai.
Buku-buku berserakan di tengah lingkaran, beberapa coretan rumus dan catatan penting terlihat di sana-sini.
Caramela memegang pensil di tangan kanannya sambil mengetuk-ketukkan ke keningnya, ekspresinya penuh konsentrasi. "Gue masih agak bingung sama bagian ini," katanya pelan, menunjuk salah satu halaman di bukunya.
Laura melirik ke arah yang ditunjukkan Caramela, lalu tersenyum kecil. "Oh ini, gue udah buat catatan yang lebih simple nih," katanya sambil menyerahkan buku catatannya.
Vinia menutup bukunya dan tersenyum. "Nah iya! Gue juga masih suka keliru. Dan kata Bu Lita, materi tentang itu bakal keluar,"
Caramela mengangguk cepat, berusaha mengingat semuanya dengan baik..
Sementara itu, Laura membuka catatannya lagi, lalu berkata, "Daripada kita pusing sendiri-sendiri, gimana kalau kita coba kuis kecil? Gue bakal kasih pertanyaan, dan nanti kalian jawab,"
Laras langsung mengangkat tangan. "Setuju! Gue lebih masuk kalau belajar pake cara ini,"
Sherly tertawa kecil. "Oke deh, ayo kita mulai!"
Akhirnya, lingkaran belajar kecil itu pun berubah menjadi sesi tanya-jawab yang seru.
Mereka bergantian bertanya dan menjawab, saling mengoreksi jika ada yang salah.
Suasana yang awalnya tegang perlahan mencair, membuat mereka lebih percaya diri menghadapi ujian yang sebentar lagi dimulai.
Suara bel masuk berbunyi nyaring, membuat semua orang di dalam kelas refleks menutup buku dan menarik napas dalam-dalam.
Para siswa/i mulai kembali ke bangkunya masing-masing, menyiapkan alat tulis dan kartu ujian mereka.
Caramela, Laura, Laras, Sherly, dan Vinia saling bertukar pandang sebelum tersenyum kecil.
"Semoga kita bisa jawab semua soal," ujar Vinia dengan nada semangat.
Caramela mengangguk. "Iya, kita pasti bisa!"
Tak lama kemudian, pintu kelas terbuka dan seorang pengawas masuk dengan membawa setumpuk lembar soal di tangannya.
Dan melangkah ke depan kelas dengan tenang, meletakkan soal-soal itu di meja guru, lalu menatap seluruh siswa/i yang kini duduk dengan postur tegak, siap menghadapi ujian.
"Selamat pagi, semuanya!" Suara pengawas itu terdengar jelas di tengah keheningan. "Sebelum ujian, jangan lupa berdoa. Dan semoga ujian hari ini lancar!"
•••
don't forget to vote n comment ‼️

KAMU SEDANG MEMBACA
Caramela (SELESAI)
RandomCaramela Start : 1/1/25 Finish : 18/2/25 ••• Deskripsi : Caramela selalu percaya bahwa hidupnya akan semanis namanya. Namun, dalam satu malam, segalanya hancur. Ia dipaksa menanggung luka yang tak terlihat, meninggalkan bekas yang tak akan pernah h...