𝐂𝐇𝐀𝐏𝐓𝐄𝐑 𝟏𝟐

163 15 0
                                    

Kini sudah berganti hari.. Matahari mulai menampakan dirinya untuk membangunkan semua orng. Terutama para bofu yg sudah melakukan aktivitas masing masing. Duo kakak beradik sedang membuat laporan kepada orang tuanya, si duo sulung lagi merapikan dapur yg berantakan, sedangkan si duo rusuh lagi berlatih di halaman villa.

"Aku baru tau kalo di belakang villa ada taman sama sungai" ucap sori

"Makanya klo di ajak keluar mau.. Jngan di kamar mulu" balas gentar

"Iy.. Iya"

Setelah berlatih beberapa menit gentar dan sori istirahat sejenak agar tidak begitu kelelahan saat berlatih lagi nanti. Dan di saat yg tepat glac pun datang dengan membawa nampan yg berisi 2 gelas yg berisi teh dan piring yg berisi beberapa biskuit. Dengan senang hati gentar dan sori memakan makanan itu sambil mengobrol santai.

"Oh iya sor.. Nanti kita ngapain lagi ya? Tanya gentar Bingung

" hm.. Nyiram tanaman ini aja yok.. Kan airnya bisa kita ambil dari sungai yg itu" ucap sori sambil menunjuk sungai yg jaraknya tak jauh dari mereka.

"Huh.. Kalian aja ya.. Bg glac mau tidur dulu soalnya gak bisa tidur semalam" ucap glac yg kembali kedalam rumah.

"oke bg"

Glac pun meninggalkan gentar dan sori di halaman belakang. Sedangkan di sisi sori dan gentar sudah mulai menyiram tanaman menggunakan ember yg ada di villa itu. Beberapa menit pun berlalu sopan yg sudah selesai membuat laporan ke kerajaan pusat. Ia pun turun dari lantai dua untuk mengambil segelas teh.

Setelah itu ia langsung meyuci gelas yg di pakainya tadi dan mulai mencari gentar. Saat ia berjalan ia mendengar suara tertawa dan air secara bersamaan dari arah halaman belakang. Sopan yg kepo langsung berjalan menuju halaman belakang dan melihat sori dan gentar sudah basah kuyup dengan ember di tangan masing masing.

"Astaga.. Kalian lagi apa disini? " ucap sopan yg mendekat kearah sori dan gentar

"Eh.. Opan... Cuma main air kok hehe" ucap gentar

"Pagi pagi dah main air aja.. Dah sana mandi nanti sakit" ucap sopan

"Iya.. "

"Aku mandi dulu ya sor" ucap gentar yg pergi bersama sopan meninggalkan sori di sana.

Setelah itu sori pun merapikan semua kekacauan yg tadi ia buat dengan gentar. Merasa masih terlalu basah untuk masuk ke dalam villa, ia memilih untuk duduk di kursi taman yg ada di belakang villa itu sambil menunggu agak kering. Tak lama dari itu supra pun datang dan melihat sori yg melamun di kursi taman. Supra pun menghampirinya yg membuat sori langsung sadar dari lamunannya.

"Kenapa blm mandi? " ucap supra dingin.

"Kok tau? "

"Di kasitau sama sopan" singkat supra.

"Owh.. "

"Trs knp blm mandi? "

"Nanti lantainya basah"

"Karna itu doang? "

"Iya.. Nanti bg glac marah marah lagi"

"Udahlah sana mandi nanti aku seret"

"Nanti lah... Bentar lagi juga aku masuk kok"

"Masuk sekarang! " ucap supra yg mulai kesal

"Gamau-

Belum sempat berkata kata supra langsung menggendong sori dengan keadaan yg masih basah kuyup.

" AAA.. TURUNIN SORI!! "

"Diam! " ucap supra tegas namun pelan

"GAMAUUU" ucap sori yg semakin memberontak yg membuat supra semakin pasrah

𝘼𝙡𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙆𝙪 𝙃𝙞𝙙𝙪𝙥...?  [𝙃𝙞𝙖𝙩𝙪𝙨]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang