Cerita hanyalah karangan Penulis. Saya berusaha memberikan karya-karya yang baik.
🍭Story tentang couple Satzu, Mitzu, Jitzu atau salah satunya.
🍭Atau mungkin hanya sekedar POV saja.
Hujan deras mengguyur malam itu, seolah mengikuti gelisah yang menyelimuti hati Mina. Malam ini, malam yang seharusnya menjadi malam terindah dalam hidupnya, terasa begitu berat. Tatapannya lurus ke depan, menatap pantulan dirinya di cermin rias yang berkabut. Wajah cantiknya pucat, matanya berkaca-kaca. Tzuyu, calon suaminya, berdiri di balik pintu kamar, gugup menunggu. Ia sangat mencintai Mina, namun ada perasaan aneh yang menghantuinya. Ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Mina, sesuatu yang membuatnya ragu.
Pintu kamar terbuka perlahan. Mina keluar dengan gaun pengantin putih yang anggun, namun senyumnya terasa dipaksakan.
Tzuyu menyambutnya dengan tatapan penuh kasih, namun Mina hanya membalasnya dengan senyuman tipis.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Upacara pernikahan berlangsung khidmat. Namun, di balik senyum dan tawa para tamu undangan, Mina merasakan kesepian yang mendalam. Ia mengingat masa lalu, saat ia masih bersama kekasihnya, Chaeyoung. Chaeyoung, pria yang sangat ia cintai, meninggal dalam kecelakaan setahun yang lalu
Malam semakin larut. Mina dan Tzuyu duduk di tepi ranjang, canggung. Keduanya sama-sama tidak tahu harus memulai dari mana. Tzuyu meraih tangan Mina, namun Mina menariknya kembali.
"Tzuyu, maaf aku tidak bisa," lirih Mina. Tzuyu terkejut. "Kenapa, Mina? Apa yang terjadi?"
Mina terdiam sejenak, lalu menatap Tzuyu dalam-dalam. "Aku masih mencintai orang lain," akunya jujur.
Tzuyu merasa hatinya hancur. Ia tidak menyangka akan mendengar pengakuan seperti itu dari wanita yang dicintainya.
"Aku tahu ini menyakitkan, Tzu. Tapi aku tidak bisa berbohong padamu. Aku tidak bisa memaksakan diri untuk mencintaimu."
Tes
Satu butiran bening jatuh di pipi Tzuyu. Ia berdiri dan berjalan ke arah jendela, menatap hujan yang masih turun deras. Hatinya sakit, namun ia tidak bisa menyalahkan Mina. Ia tahu bahwa cinta tidak bisa dipaksakan.