Chapter 62: With The Boys

78 2 0
                                    

Panggilan video dari Ryke di pagi hari merupakan sesuatu yang sangat penting dalam membuat suasana hatinya baik di sepanjang hari.

Dari ia membuka mata sampai ia menutup matanya lagi, orang pertama dan yang terakhir ia lihat adalah Ryke. Hubungan jarak jauhnya dengan pria itu selama hampir dua minggu membuat Valerie merindukan Ryke seperti orang yang kehilangan akalnya. Jadi, hanya dengan FaceTime lah ia dapat mengobati rasa rindunya pada Ryke.

Saat melakukan panggilan video itu, Valerie mendengar adanya suara Camila dan Cecelia sedang berbicara dengan suara yang kencang, seperti sedang bertengkar.

  "Ryke, itu suara si kembar? Mereka tidak pergi ke sekolah hari ini?" tanya Valerie sembari memakai robe-nya sebelum mengambil ponselnya yang ia taruh di atas tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya untuk turun ke bawah. Ia hendak menyiapkan sarapan untuk dirinya dan juga Greyson—dan Xavier—selagi ia memiliki waktu luang yang cukup panjang pagi ini.

  "Iya, itu suara Mila dan Cece. Dan iya, mereka tidak pergi ke sekolah hari ini," jawabnya.

  "Kenapa? Apa karena mereka sedang sakit?"

Dengan cepat ia menggelengkan kepalanya. "Tidak. Mereka berdua sedang tidak ingin pergi ke sekolah katanya."

Valerie tertawa. "Dan kau mengizinkan mereka berdua bolos sekolah?"

  "Iya," jawabnya sambil mengangguk. "Kau mau berbicara dengan mereka?"

Seharusnya Ryke sudah tahu apa jawabannya atas pertanyaan itu. Tentu saja ia mau berbicara dengan kedua gadis kecil yang berhasil mengambil hatinya hanya dalam waktu yang singkat.

Setelah menjawabnya dengan anggukan yang sangat kencang, Ryke kemudian menghampiri kedua anaknya yang sedang berada di dalam kamarnya sedang memberantakkan lemari mereka.

Untuk beberapa saat Ryke mematikan kamera dan juga suaranya, sehingga ketika ia kembali menghidupkannya Valerie langsung mendapati Camila dan Cecelia yang sedang melambaikan tangan dan tersenyum untuk menyapanya.

  "Hello there, my pretty girls!" seru Valerie dengan bersemangat sehingga ia harus menghentikan aktivitasnya dalam memotong kentang. "What are you guys up to?"

Keduanya saling bertatapan sebelum membuka suara mereka untuk menjawab pertanyaan darinya.

  "Kami sedang melukis," jawab Camila.

  "Kami sedang menonton Barbie," jawab Cecelia.

Jawaban mereka berdua tidak ada yang selaras dan itu membuat Valerie tertawa.

  "Lalu apa yang kalian lakukan dengan baju-baju dari lemari kalian?" tanyanya.

Camila dan Cecelia pun diam, mencari jawaban lainnya. Kemudian Ryke mengarahkan kembali kamera depannya pada wajahnya untuk kembali berbicara pada Valerie sekaligus mewakilkan kedua anak itu dalam menjawab pertanyaannya.

  "Anak-anak mau bermain ke rumah teman mereka untuk berenang nanti sore. Jadi, mereka sedang mencari baju renang mereka," jawab Ryke sebelum ia mengganti kameranya ke kamera belakang untuk menunjukkan anak-anak. "Kalian mau bermain ke rumah siapa nanti? Maaf, ayah lupa."

"Lily!"

"Sophia!

Untuk kedua kalinya Camila dan Cecelia memberikan jawaban yang berbeda. Memang mereka seringkali berbeda pendapat, bahkan kesukaan mereka saja sangat jauh berbeda, tetapi untuk memberikan nama dari teman mereka seperti itu rasanya sangat aneh. Apakah mereka tidak bermain di rumah teman yang sama?

"Cece, kita ke rumah Lily hanya untuk menjemputnya," kata Camila. "Kau lupa Lily pergi ke rumah Sophia bersama dengan kita?"

Cecelia hanya dapat menganggukkan kepalanya dengan ragu-ragu tanpa mengatakan satu kata pun pada kembarannya. Lalu, anak berambut pirang itu menatap ayahnya dan bertanya, "Jam berapa kita pergi ke rumah Soph– Lily, Daddy?"

Irresistible Sight | Irresistible Series #2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang