10 hari kemudian.....
Sekolah Mega Kreasi tampak ramai seperti biasa, baik itu waktu pagi maupun siang hari. Anak- anak magic 5 seperti biasa tengah duduk santai di bangku taman samping sekolah.
" Syad!? Masih pagi udah melamun aja?!" seru Gibran.
" Lo bisa gak, gak usah ngagetin orang?"
" Gua gak ngagetin lu ya. Lo aja yang keasyikan melamun. Mikirin apa sih?"
" Ya ada, lo gak perlu tau..."
" Aaaa, gua tau. Lo pasti lagi mikirin..."
" Enggak ya!!" potong Irsyad.
Adara terkejut begitu juga dengan yang lain. Bagimana tidak? Adara bahkan belum mengeluarkan semua ucapannya, akan tetapi Irsyad sudah bilang seperti itu. Seolah-olah ia tau apa yang akan Adara ucapkan.
" Lo kenapa sih? Adara aja belum ngucapin semuanya. Udah lo bilang enggak aja?!" ucap Rahsya.
" Ya, karena gua tau Adara mau ngomong apa..."
" Eh, lo kayak cosplay jadi Naura tahu gak. Bisa baca pikiran Adara?!" celetuk Gibran.
" Apaan nih nama gua dibawa-bawa.." ujar Naura tak terima, namanya dibawa-bawa.
" Maaf-maaf..." ucap Gibran dengan tersenyum.
*****
Di sisi lain, terlihat Alisha tengah mempengaruhi pikiran salah satu siswa, yang tak lain adalah Galih, teman sekelas Gibran dan yang lain.
" Jadi lo tahu kan apa yang harus lo lakukan?!" ucap Alisha.
" Iya gua tau, dan akan gua lakukan..."
" Bagus, dan jangan sampai gagal. Kalo lo sampe gagal, gua gak segan-segan kasih lo pelajaran. Paham!!"
" Paham..."
" Udah sana lo pergi, lakukan tugas lo?!"
Ia mengangguk. Kemudian pergi meninggalkan Alisha untuk melakukan tugas yang diberikan.
" Secara perlahan, gua bakalan hancurin hidup kalian satu persatu..." bisiknya.
Tiba-tiba matanya tertuju oleh segerombolan siswi yang terdiri dari 3 orang. Ia pun tersenyum, untuk kemudian menghampiri mereka bertiga.
" Hai..." sapanya, seolah-olah ada maksud tersembunyi.
" Hai juga. Lo murid pindahan itu kan? Buat apa lo samperin geng kita?" ujar salah satu dari mereka.
" Gua mau kenalan sama kalian aja?!"
" Lo mau kenalan sama kita. Jarang- jarang loh ada murid baru mau kenalan sama kita" timpal yang lain.
" Iya. Emang kenapa? Gak boleh?"
" Boleh aja sih. Kenalin gue Liora, ketua dari mereka berdua?!"
" Gue Zahra.."
" Dan gue Aulia.."
" Nama lo siapa?"
" Alisha..."
" Oh. Sorry gua gak tahu. Maklum kita gak begitu tertarik sama anak baru. Tapi kalo gua lihat-lihat lo 11 12 sama kita?!" ucap Liora.
" Maksudnya?"
" Ya dari segi penampilan lo, cara bicara lo, dan lain sebagainya. Kayaknya lo cocok deh masuk ke geng kita, kita juga lagi cari member buat geng kita. Lo tertarik?"
Jujur, gua melas banget buat masuk ke geng ini. Apa lagi isinya cewe-cewe kek gini. Tapi kalo gua tolak, bisa hancur semua rencana gua. Mendingan gua terima aja dulu, setelah beberapa hari gua bakalan pengaruhi pikiran mereka buat jadikan gua ketua?!, bisiknya dalam hati.
" Gimana? Lo terima tawaran gue gak?"
" Iya gua terima?!"
" Oke, selamat bergabung di geng kita. Geng beautiful girl," ucapnya dengan mengulurkan tangannya, kemudian disambut oleh Alisha.
" Rencana gua pasti akan berjalan dengan mulus?!" gumamnya dalam hati.
Bersambung......
Kira- kira rencana Alisha apa ya? Dan siapa target pertama dia?
KAMU SEDANG MEMBACA
MAGIC 5
Fiksi RemajaMenceritakan tentang lima orang anak yang memiliki kekuatan berbeda-beda dan di temukan di tempat dan waktu yang berbeda
