Pola

260 8 6
                                    

Kata orang, awal menikah adalah saat paling manis dan sisanya tawar seperti air putih. Tak berasa namun tetap menjadi favorit. Penghilang dahaga yang paling ampuh. Seakan ada medan magnet yang selalu mengikat.

Bagaimana dengan kehidupan abi dan dara yang diawali cerita konyol yang tak sengaja membawa mereka ke dunia pernikahan. Ini bukan tentang perjodohan. Lebih ke arah takdir aneh namun saling menguntungkan.

Yang paling konyol dari cerita konyol ini adalah kekonyolan abi dan dara yang menerima pernikahan tanpa sempat mengklarifikasi fakta, tak berkutik sedikitpun. Licik memang, karena keduanya lebih memikirkan keuntungan dari pada kerugian dari pernikahan ini. Azas mutualisme. Saling memanfaatkan. Tapi mereka tak sejahat itu, karena niat awal mereka sebenarnya cukup baik, menuruti perintah orang tua.

Hm. Karena pada dasarnya pernikahan adalah hal yang cukup rumit, kedua anak manusia ini ternyata terkena dampaknya. Ya, kebiasaan - kebiasaan kecil pasti mengisi hidup. Memunculkan perasaan yang lain. Perasaan memiliki teman hidup, tempat berbagi.masalah, teman bercanda dan saling memaklumi sifat aneh. Nyaman. Jika sudah sering bersama, maka rasa nyaman akan muncul dengan sendirinya jika keduanya saling menerima keberadaan masing-masing. Rindu. Tentu saja, fakta bahwa keduanya saja sudah tidur di tempat yang sama akan membuat keduanya merasa aneh jika tidak melihat wajah sang pasangan sebelum tidur. Bahkan suara dengkuran atau wangi tubuh saja bisa terasa sangat merindukan.

Satu lagi. Buah dari sebuah pernikahan. Cinta. Cinta akan semakin erat, tergantung bagaimana menghadapi ujian pernikahan. Karena hanya dengan cinta saja tidak mampu membuat pernikahan tercipta. Tapi jika sudah cinta dan berani memperjuangkannya, pernikahan akan terselamatkan. Tanya saja kakek atau nenekmu yang dulunya di jodohkan. Toh mereka bisa awet sampai dipisahkan oleh maut.

Lalu, pola cinta yang tergambar dari pasangan abi dan dara, tentu saja sedikit berbeda dari pasangan lainnya. Mungkin saja pola cinta mereka akan terlihat konyol.

Abi yang berjiwa Kuudere dan dara si Tsundere. Abi yang berlidah tajam dan dara yang jutek. Abi yang pencemburu dan dara yang sering memendam perasaan sendiri. Abi yang dingin namun sebenarnya sedikit kekanakan dan dara yang cuek namun sebenarnya perhatian. Penggabungan 2 karakter compleks ini cukup membuat beberapa kesalahpahaman. Lalu bagaimana dengan perjalanan kehidupan pernikahan mereka?

Tapi, apakah cinta benar sudah tumbuh di hati keduanya? Bagaimana dengan segi-segi cinta yang lain yang mengisi perjalanan pernikahan mereka?

Cinta Segi BanyakTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang