Ada cahaya hinggap di jendela
Kemarau membisu tiada berita
Angin meniup sepoi-sepoi bahasa
Terik, hanya sejengkal dari kepalaKelipan neon di langit
Menyilau kaca yang hampir retak
Menanti masa menunggu belah
Mentol rosak dihumban ke dinding --pecahWayar mentol berselirat
Digunting rapat - rapat
Lantas dilempar ke dalam parit
Tiada guna diperbaiki, jika bisa diperbaharui.

YOU ARE READING
Sehari Selembar Puisi
PoesíaMinda setumpul bilah Diasah bersama perahan limau Mengelar bait bait sepi Tajam dan sinis