1. Bertemu kembali.

5.5K 249 2
                                    

Typo everywhere^^

Adrian menarik kopernya menuju sebuah mobil yang terparkir di tempat parkir bandara, ia menatap kakaknya yang tengah berdiri bersamaan dengan istrinya, Kayla.

Mereka berdua berpelukan singkat, sudah 3 tahun semenjak kepergiannya ke London. Ia akhirnya bisa kembali ke tempat asalnya.

"Aku dan Kayla akan kembali nanti, tolong jaga dia ya." pinta kak Leo. Adrian mengangguk dan menatap kepergian kak Leo dengan istrinya.

Sebenarnya, Adrian sudah bosan di London. Ia ingin beristirahat sejenak di sini, dan untuk itulah kakaknya yang sudah menikah harus pergi menggantikan Adrian.

Ia buru-buru memasuki mobilnya ketika beberapa wartawan berlarian menuju mobilnya.

Uh sial, padahal kepulanganku dirahasiakan.

Dengan cepat, Adrian menginjak gas dan pergi dari bandara itu.

***

1 years later...

Dengan cekatan Adrian memakaikan baju pada seorang anak kecil berumur 4 tahun itu. Ia menyisir rambut anak itu dan menguncirnya

Adrian sangat sayang pada anak kecil itu, dan lagi, anak kecil itu juga sangat akrab padanya.

"Papa, aku ingin jalan-jalan ke taman." pinta anak kecil itu.

"Apapun itu untuk Alena." jawab Adrian sambil mencium pipi anak itu dan menggendongnya menuju ruang makan.

Quen dan King sudah duduk di sana, menunggu anaknya dan cucunya hadir bersama mereka.

Adrian duduk di salah satu kursi dan mendudukan Alena di pangkuannya. Quen menatap Adrian yang tengah menyuapi cucunya itu. Sungguh, Quen tak percaya kedekatan cucunya dengan papanya itu sangat dekat.

"Adrian, nanti belikan Alena susu ya, kamu 'kan tahu Alena ngga mau sarapan sebelum ada susu." celetuk Quen.

"Tentu, sekarang aku dan Alena akan ke taman. Setelah itu, aku akan ke supermarket." jawab Adrian yang tengah asik menyuapi Alena.

"Oma, Opa, papa bandel tuh! Masa Alena diboongi mulu." rajuk Alena. Ia memasang wajah cemberutnya itu yang sangat menggemaskan.

"Papa Adrian, jangan bandel tuh kata Alena." ucap King berpura-pura marah.

"Iya ayah." jawab Adrian, "Alena mainannya ngadu ya."

"Biarin wlee."

***

Adrian menggendong Alena yang tengah memakan ice cream menuju sebuah supermarket. Meraka tak henti-hentinya bercanda ria.

Kecandaan mereka berhenti ketika Adrian menatap sebuah televisi yang berada di supermarket itu.

"Kemarin siang, Lenya sudah menginjak lagi tempat kelahirannya. Sayangnya, ia langsung pergi ketika wartawan mewawancarainya. Ada apa sebenarnya dengan Lenya?"

Adrian menatap datar acara televisi itu, terlihat Lenya yang ketakutan langsung memasuki mobil yang Adrian ketahui itu mobil Relya.

"Nona Lenya, siapa 'kah Rafa itu?"

"Apa nona Lenya memiliki hubungan khusus dengannya?"

2. Dear Mantan: Cinta Butuh Kepastian [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang