CH:3

692 39 0
                                    

Bel pulang sekolah pun berbunyi.Genk GNST itu pun pulang kerumah mereka.Galang dan Tobi tinggal serumah dengan Sisi dan Nayla.

"Huft... capek nih."kata Nayla sambil melempar tasnya ke tempat tidur.

"Iya sama."kata Sisi yang melakukan hal yang sama dengan Nayla.

"Oy!makan yuk!"teriak Tobi.

"Tobi!loe kan dah makan sebelum pulang!dasar perut karet!"teriak Sisi.

«««««»»»»»

'Perasaan pria yang tadi itu... mirip Ilalang.'batin Digo yang sudah ada di depan rumah.

"Bagaimana anak anak,apa ada kabar?"tanya Agra.

"Ada ayah,kami merasakan ada pemilik darah suci di kelas tapi kami tidak tau itu siapa."kata Tristan.

"Baik,kalian besok harus mencari tau."kata Agra.

"Baik ayah."kata semua anak Agra.

Mereka semua pun pergi ke kamar mereka masing masing sedangkan Agra pergi ke ruangannya.

«««««»»»»»

"Nay,gue pergi dulu ya."kata Sisi.

"Mau kemana loe?"tanya Galang.

"Ke taman,sumpek gue."kata Sisi.

"Yaudah deh,jangan kemaleman banyak vampir keluar malam malam karena gak ada sinar matahari."kata Galang.

"Tuh... ati ati neng Sisi."jata Tobi.

"Sok care loe."kata Sisi lalu beranjak pergi.

Sisi menaiki taksi dan pergi ke taman kota.Sisi lebih memilih duduk di bawah pohon supaya tidak terkena sinar matahari.Tiba tiba sebuah tangan menepuk pundak Sisi.

"Hai,kamu lagi."sapa lelaki itu.

"Hay,Tristan kan?"tanya Sisi.

"Hahahah gue Digo."kata Digo.

"Oh sorry,soalnya muka loe ama Tristan sama."kata Sisi.

Lagi lagi rambutnya menutupi sebelah wajahnya membuat Digo bingung dengan wajah Sisi.

"Loe siapa?"tanya Digo.

"Oh iya,gue Sisi."kata Sisi sambil mengulurkan tangannya.

"Digo."kata Digo sambil membalas uluran tangan Sisi.

"Loe juga suka nangkring disini?"tanya Digo.

"Iya,soalnya nenangin hati."kata Sisi.

Digo semakin tidak bisa melihat wajah Sisi dari kiri.

"Mmm... kamu sadar gak sih kalo aku gak bisa liat wajah kamu."kata Digo.

"Oh gitu ya,sorry."kata Sisi lalu memperbaiki tataan rambutnya.

Sisi menahan rambutnya dengan jepitan dan akhirnya Digo melihat wajah Sisi,wajah Sisi mirip...

"Salsa."kata Digo keceplosan.

"Salsa?siapa tuh Salsa?"tanya Sisi.

"Eh enggak,sorry."kata Digo.

Sisi menaikan satu alisnya lalu kembali menatap depan.

'Sisi kok mirip Salsa ya?'batin Digo.

"Mmm... gelang kamu bagus."kata Digo berusaha basa basi.

"Oh ini,Omg hellow gelang aja dilihat.Iya nih gelang tuh gelang persahabatan genk GNST."kata Sisi.

"GNST?"tanya Digo.

"Galang,Nayla,Sisi,Tobi."kata Sisi.

"Oh... emang kalian kelihatan deket."kata Digo.

Bidadari Masa LaluTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang