Terlihat seorang anak kecil mengendap-endap masuk kamar orang tuanya. Dengan berjinjit2 ia meniup-niup telinga ayahnya dan berbisik.
"Dad,,dad...puuhhh..puuh.. gadis kecil itu meniup sambil menelesuri pipi ayahnya. Jari-jari mungilnya menari-nari disetiap lengkung wajah orang tuanya itu, membuat sang ayah menggerang kegelian.
"Egghhhh...ucap sang ayah melepas tangan gadis mungil itu. Dan memalingkan wajahnya kearah lain. Menghindari gangguan tidur nyenyaknya.
Tapi sang gadis kecil itu tak pantang menyerah ia terus mengganggu ayahnya.
Sampai akhirnya sang dadnya itu membuka matanya. Awalnya sang ayah ingin marah tapi setelah melihat yang mengganggu tidurnya itu adalah putri kecilnya, rasa marah itu hilang seketika."Kenapa little princess ?? ..tanya Yonghwa, setengah mengucek-kucek matanya dan menyandarkan tubuhnya dikepala ranjang, lalu namja itu melihat jam dinding yang tergantung dikamar pukul 22.30KST berarti ia baru tertidur setengah jam yang lalu batinnya.
Jari telunjuk Nary mengantup dibibirnya,seakan menyuruh dadnya itu untuk tidak berisik takutnya momnya terbangun.
Gadis kecil itu melambaikan tangannya memerintah sang ayah untuk mendekat.
Kening Yonghwa berkerut,bingung melihat putri kecilnya itu tengah malam masih belum tidur. Tapi kemudian ia menuruti gadis kecil itu untuk mendekatkan telinganya.
Nary membisikkan sesuatu ditelinga kanan ayahnya. Yonghwa tersenyum dan sesekali mengangguk2n kepalanya mendengar setiap ucapan gadis kecil itu.Tidak berapa lama Yonghwa menyikap bed covernya dan berdiri menggendong gadis kecil itu menuju arah dapur, yah dengan sedikit mengendap-endap lagi.heheee...
***"Apa yang harus kita gunakan dad?? Tanya gadis kecil itu memandang sang ayah memgambil beberapa bahan didalam kulkas.
"Telur, tepung, coklat,butter, ucap gadis itu membaca buku resep kue.
Sang ayah hanya tersenyum memandang putri kecilnya itu yang sangat antusias ingin membuat kue ulang tahun untuk mommy tercinta mereka.
"Sini sayang,, biar dad lihat buku resepnya..ucap namja itu menengadah tangannya.
Lalu membaca setiap rentetan kalimat2 dibuku itu.
Mengambil mangkok kaca besar sambil memecahkan beberapa telur kedalamnya. Memisahkan putih telur dan kuningnya dengan hati2. Nary menganga melihat ayahnya."Apakah dad memerlukan flour,,tanya gadis itu memegang tepung ditangannya.
"waahh dad ini seperti salju,, teriaknya memainkan tepung itu dan meniup-niupkannya keudara.
Yonghwa yang melihat anaknya bermain tepung menyeringai jahilnya keluar.
Dengan sengaja namja itu mencolek tepung kepipi chubby putrinya itu.
Seketika aksi tabur menabur tepung terjadi dapur yang awalnya bersih kini berubah menjadi kapal pecah, perang sengit antara ayah dan anak itu heboh membangunkan yeoja cantik dikamarnya."Apa yang kalian lakukan didapurku,,teriak yeoja itu memandang horor kearah suaminya.
Nary yang melihat pelototan mommynya hanya bisa menunduk dan bersembunyi dibelakang tubuh dadnya.
Yonghwa mengedipkan matanya kearah Shinhye untuk berhenti melotot,takut anak mereka ketakutan.Shinhye langsung tersadar setelah melihat kode dari suaminya. Yeoja itu berjalan mendekati putri kecilnya itu.
"Heii..princess,, sini sayang..ucap Shinhye menarik tangan putrinya itu dan mendudukkan dipangkuannya.
"Mianhae..mom.. im so sorry.. Nawy cuma ingin membuat kue bersama dad,, ucap gadis itu masih menundukan kepalanya.
Shinhye memegang dagu purtinya itu, dan mengangkatnya, "heii..coba lihat mommy sayang,, apakah mommy membuatmu takut?? Untuk apa uri Nary membuat kue hemm.,?? Tanya yeoja itu mencium pipi chubby Nary.

KAMU SEDANG MEMBACA
I'am Sorry Sarangheo
FanfictionHy,, ini ff pertama aku, jujur aku bingung mau post atau gak takut gak ada yang suka.. Cast: Park shin hye, Jung yong hwa Kang Minhyuk, Park jiyeon, Lee jungshin,Lee jonghyun,Lee min hoo,Seohyun dan oc lainnya. Genre: sad,romance Disclaim:semua tok...