Tatapannya kepadaku, seakan membuat jantungku berhenti bedetak, "apa kau bisa bangun ?" tanyanya cemas padaku, huh mungkin sekarang wajahku seperti kepiting rebus karena saking meronanya.
"Permisi apa kau dari perusahaan light company ??" tanyanya padaku, aku melihat ke spanduk yang kubawa, " ah.. Iya" tiba-tiba aku merasa sangat bego sekali, "mungkin ini yang namanya salah tingkah" pikirku dalam hati, "perkenalkan saya Revan Dirga Rahmadhan, saya wakil direktur baru light company" dia tersenyum padaku, "oh.. Selamat siang pak !!! Maaf saya tidak mengenali anda" tiba-tiba aku berbicara formal padanya, aku baru menyadari dia adalah atasanku, hehehe, dia tersenyum ke arahku.
Kemudian kami berjalan menuju ke mobil, "bisakah kau langsung mengantarku ke rumah ? Aku tidak ingin langsung ke perusahaan." tanyanya padaku.
"Tentu saja pak" jawabku singkat, selama perjalanan kami hanya diam saja, aku melihatnya dari kaca spion bagian depan mengemudi, dia pria yang sangat tampan, tangannya sangat hangat, astaga aku jatuh cinta pada laki-laki ini, "tunggu dulu, apa dia akan mau dengan keadaanku saat ini ?" pikirku dalam hati.
"Habis ini anda mau kemana" set.. Jantungku di kagetkan oleh pertanyaannya, "saya mungkin akan langung pulang, karena pekerjaan di kantor sudah beres." ucapku sedikit gugup,
"berhenti, kita sudah sampai, terima kasih sudah mengantar saya ! " ucapnya padaku, "baik pak, anda tak perlu sungkan !" jawabku tersenyum padanya, "baiklah, hati- hati di jalan" dia masuk ke dalam rumahnya.
Ke esokan harinya, di kantor sangat sibuk, karena akan ada upacara penyambutan wakil direktur baru, aku yang saat itu sangat sibuk, dikejutkan oleh suara "ehmm boleh saya masuk ?" ucap seseorang padaku, "apa kau sibuk ? Bisa kita bicara sebentar ?" dia terus menyerangku dengan pertanyaan-pertanyaan, "oh.. Tidak, ada keperluan apa pak ? " tanyaku kepadanya, rekan-rekan kerjaku semua bebisik tentang apa yang sedang dilakukan wakil direktur itu denganku. "Akhir-akhir ini aku sungguh kelelahan, apa kau bisa membantuku ?" tanyanya,
"tentu pak jika saya bisa" jawabku padanya, "dan bisakah kau jangan bicara formal padaku ? Aku ingin kita berteman, lagi pula ini pertama kalinya aku bekerja di Indonesia setelah beberapa tahun ini di Singapura", aku menganggukan kepalaku mendengar perkataannya.
Kami menjalani hari-hari bersama selama sebulan terakhir ini, sampai suatu ketika, aku tidak bisa menahannya dan
tok..tok..tok..
"Bolehkah aku masuk ?? " aku menghampiri ruangan Revan, "oh silahkan Manda, aku sedang tidak sibuk" ucapnya tersenyum padaku.
"Ehmm anu... Aku ingin bicara padamu..." "katakanlah Manda, aku akan mendengarnya" jawabnya dengan sangat lembut,
"begini, aku tahu, dan aku sadar diri, tapi aku tidak bisa memendamnya lagi,,,, sebenarnya Aku mencintaimu pada pandangan pertama... Maukah kau menerimaku ??" tanyaku, dia hanya memandangku dalam diam, "aku bisa berubah, dan akan terus berusaha berubah jika kau menerimaku," ucapku dengan penuh harap,
"maaf Manda, tapi aku tidak bisa!!! " dia mengucapkan kalimat jahat itu padaku, aku langsung berlari dari ruangannya.
Sekarang aku sadar, bahwa tidak ada yang mau denganku, aku hidup sendiri melajang selamanya di kota ini, bahkan orang yang sangat baik padaku juga tidak akan mau menjadi pasanganku karena kondisiku ini, aku memang gadis bodoh, kenapa aku tidak menyadari kekuranganku ?? Aku wanita yang sangat gemuk, bagaimana mungkin dia mau padaku.
Kulajukan mobilku menuju ke pantai, aku menangis sejadi-jadinya di sana.
Sekarang aku sudah sangat putus asa....
Aku mau mati saja !!! Toh tidak ada yang peduli dengan perasaanku, aku berlari menuju ke tengah laut !!!!
Oh tidak.... Aku memang tidak bisa berenang, mungkin ini memang sudah takdirku untuk mati disini dengan status jomblo gemuk yang mati bunuh diri -_-
Tbc....

KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Lady (HOLD ON)
RomansaKehidupan seorang wanita karir yang sangat dramatis. Di mana semua laki-laki menjauhinya karena dia wanita yang gemuk, tapi dia wanita yang cukup kuat, berbagai metode diet sudah dia coba, tapi semua percuma !!! berat badannya bukannya berkurang mal...