Aku lihat dirimu sebagai seorang laki-laki
Sewaktu melintas jalan -- kau pimpinkan
Sewaktu ketakutan -- kau lindungkan
Sewaktu berseorangan -- kau temankanAku lihat dirimu sebagai seorang laki-laki
Ketika rebahku -- kau bangunkan
Ketika sakitku -- kau sembuhkan
Ketika senduku -- kau pujukkanAku lihat dirimu sebagai seorang laki-laki
Ketabahanmu,
mengagumiku
Kekuatanmu,
menpersonakanku
Kesabaranmu,
menenangkankuTeruslah kau menjadi laki-laki
Pada zahirnya kaulah bidadari
Yang mewarnai di setiap hari
Tetaplah kau, satu-satunya di sanubari.

YOU ARE READING
Sehari Selembar Puisi
PuisiMinda setumpul bilah Diasah bersama perahan limau Mengelar bait bait sepi Tajam dan sinis