(satu) dia hadir kembali?

71 11 0
                                    

“ maaf tuan. Kami tidak dapat menolong gadis itu. Kami turut berduka.” Ucap dokter yang tengah memberi kesabaran pada keenan.

“Renata.” Teriak keenan. Ia tersadar dari tidurnya. Kemudian keenan mengedarkan pandangannya. Ternyata ia hanya bermimpi, mimpi buruk itu hadir kembali. Tubuh keenan bercucuran keringat seperti habis mandi.

Nafas keenan memburu seperti sedang lari marathon. Lalu, keenan mengusap permukaan wajahnya dengan kasar.

‘ceklek’

Keenan menoleh saat pintu kamar miliknya terbuka. Terlihatlah sosok wanita paruh baya dengan wajah cemasnya.

“Keenan, kau kenapa?” ucap wanita paruh baya tersebut. Kemudian, wanita tersebut menghampiri anak semata wayangnya itu.

“ tak apa. Aku hanya bermimpi buruk.” Ucap keenan seraya tersenyum pada ibunya.

Ibu keenan hanya menghela nafas leganya. Lalu, nada (ibu keenan) menyodorkan sebuah gelas yang berisi air berwarna bening itu kehadapan anaknya.

Keenan menerima pemberian ibunya itu. Lalu, ia meneguk air putih tersebut hingga setengah gelas.

“terima kasih bu.” Ucap keenan. Keenan menaruh gelas tersebut pada nakas di samping tempat tidurnya. Kemudian keenan kembali membaringkan tubuhnya pada tempat tidur miliknya.

“kembalilah tidur. Saat ini masih malam.” Ucap nada sambil mengelus rambut anaknya itu.

Nada beranjak dari tempatnya. Lalu, ia menarik selimut sampai menutupi tubuh keenan. Saat merasa keenan sudah nyaman dengan tidurnya. Nada melangkahkan kakinya meninggalkan kamar milik keenan.

Saat mendengar suara pintu tertutup. Keenan membuka matanya kembali. Mimpi itu. Mengapa mimpi itu selalu hadir. Ia rindu gadisnya itu, rindu itu selalu menggerogoti hatinya. bayangan tentang gadis itu selalu menghantui pikirannya.

“ Aku kangen kamu, renata.” Keenan menatap lurus kedepan. Pandangannya kini menatap langit-langit kamarnya. Pikirannya saat ini dipenuhi oleh gadis itu. Gadisnya yang telah meninggalkannya beberapa tahun silam.

Berselang kemudian, keenan kembali memejamkan matanya. Ia mencoba menghilangkan pikirannya tentang gadis itu. Hanya dengan cara tidur saja ia bisa melupakan gadis itu. Selepas dari tidurnya, gadis itu hadir kembali dalam pikirannya.

Sejurus kemudian keenan terlelap dan memasuki alam mimpinya.

******

“selamat pagi.” Keenan menuruni anak tangga satu persatu sambil membenarkan posisi dasi yang tertata rapih di kerah kemeja putihnya.
Keenan menarik kursi dan meletakkan jas hitam miliknya pada sandaran kursi tersebut. Setelah itu keenan menjatuhkan bokongnya pada kursi tersebut.

“sepertinya makanan buatan ibu sangat nikmat.” Ucap keenan saat menghirup aroma makanan yang ada di hadapannya.
Nada tersenyum melihat tingkah anaknya itu. “makanlah. Ini semua aku siapkan untukmu.” Ucap nada dan disambut kekehan dari keenan.

“bagaimana dengan perusahaan milikmu.” Ucap seorang paruh baya yang tak lain adalah ayah keenan (albenzani).

“baik. Semua asset diperusahaan berjalan dengan baik.” Ucap keenan. Lalu, ia melahap kembali nasi goreng buatan ibunya.

Albenzani atmaja kerap disapa dengan benzani adalah seorang direktur pada perusahaan atmaja. Pria tua yang umurnya hampir setengah abad itu termasuk orang terkaya di Indonesia. Jadi, tak heran kalau perusahaan atmaja sangat terkenal di Indonesia.

“keenan, kau ini kan sudah mapan. Lantas kapan kau akan menikah?” ucap benzani secara serius. Keenan tersedak mendengar penuturan kata dari ayahnya itu. Dengan sigap nada menuangkan segelas air putih dan menyodorkan kehadapan keenan.

MIRACLE OF LOVE KEENANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang