[WAJIB DIPERHATIKAN!!] Bila menemui tulisan berhuruf tebal dan diawali-diakhiri dengan tanda '|' itu merupakan sebuah potongan kejadian yang dialami Sujeong. Sedang seperti biasa, yang dicetak miring merupakan percakapan batin tokoh. Sekian, enjoy!! ^^
SEOUL
Tahu-tahu saja segalanya menjadi serba putih. Sujeong mengerjapkan matanya beberapa kali hingga sadar bahwa warna putih itu hanyalah langit-langit atap kamarnya. Ia bangun terduduk, menyesuaikan intensitas cahaya yang ditangkap netranya. Napasnya terengah-engah, keringat dingin meluncur turun melewati pelipis dan leher mulusnya. Ia merasakan area sekitar matanya basah oleh bekas air mata.
Apa yang terjadi... padaku?
Rasa takut yang luar biasa menghampirinya. Digenggamnya ujung kaos yang ia kenakan kuat-kuat, meredam rasa takut yang bergerjolak. Diulangnya kembali setiap detik yang berlalu dan telah ia lewati, setiap kepingan kejadian saat raga jasmaninya tak berada di sini, setiap interaksi dan ucapan yang ia dengar dari orang-orang yang ia temui.
Tapi... benarkah jika itu semua tidak dapat kutemukan di tempat ini? Apa mungkin mereka hidup di tempat lain? Lalu hidup yang sekarang ini apa?
Yang sekarang terjadi bukanlah mimpi. Semua terasa begitu nyata. Tak ada yang semu ataupun maya. Aku bisa merasakan perih ketika teriris pisau, aku juga dapat merasakan sakit saat Oppa membentakku. Aku bisa mengerti betapa membosankannya sendiri, aku dapat memahami bagaimana rasanya kala kegelapan menemani. Ya, hidupku di saat ini adalah nyata, tak perlu diragukan lagi, bukanlah mimpi seperti yang dibilangnya.
Namun... apakah yang nyata selalu gelap? Hitam di mana-mana, seperti buta.kelihatannya Apakah kehidupan yang sesungguhnya selalu berlangsung di malam hari? Kapan siang yang cerah akan tiba? Aku merasakan gelap... ini mimpi, ya?
"Andwe!!" jerit Sujeong histeris. Dirinya merasa benar-benar frustasi.
Ia lari keluar kamar. Bertepatan saat itu juga Seokjin muncul seketika. Sujeong terpaku tak berdaya. Ini pertama kali setelah beberapa hari dirinya tak berhadapan langsung dengan kakaknya. Lelaki di depan mata itu mendekat selangkah, namun sontak kaki Sujeong mundur beberapa langkah.
"Apakah Oppa nyata?" tanyanya lirih dengan mata berkilauan membendung air di sana.
"Memangnya kau kira aku ini apa? Arwah?" tanya Seokjin balik.
Dengan cepat Sujeong menghambur dan memeluk erat tubuh tinggi di depannya. Rasa sakit, kecewa, marah, semua musnah sudah. Yang tersisa hanya satu, rasa takut kehilangan pada sosok yang sedang dipeluknya itu.
"Oppa takkan meninggalkanku, kan?"
"Kau yang jangan pergi jauh-jauh. Akulah orang yang paling sedih jika kehilangan malaikat sepertimu."
***
Menjelang pukul 2 dini hari. Tak sedetik pun Sujeong melewatkan malam yang hampir habis ini. Bila biasanya setelah makan malam ia akan langsung tidur, maka sekarang ia ingin tahu bagaimana kelanjutan hidupnya bila ia tidak tertidur.
Cangkir kopi di atas meja telah kehabisan isinya, tetapi Sujeong masih merasakan pedih di matanya. Seandainya saat ini hanyalah mimpi, Sujeong takkan merasakan kantuk, ya kan? Ia mencoba bertahan sekuat yang ia bisa, memaksakan diri membuka mata menunggu datangnya fajar.
Kilat dan petir yang menyambar, hujan deras disertai angin kencang, membuat malam penantian ini terasa mencekam. Jendela membuka tiba-tiba karena tiupan angin dari luar, membuat tirai putihnya berkibar-kibar. Sujeong pun tersentak bersamaan dengan suara petir menggelegar membelah angkasa raya. Gadis itu pun berjalan mendekat, bermaksud menutup kembali jendela dan membuang kesan horror.

KAMU SEDANG MEMBACA
Puzzle of the Memory [TaeJeong Vers.]
FanfictionCast : Ryu Sujeong - Lovelyz Kim Taehyung - BTS Kim Seokjin - BTS Support Cast : Namjoon&Yoongi (BTS), Sowon (GFriend), Jaehyun (NCT U), Yugyeom (GOT7), Wonwoo (Seventeen). Summary : Ryu Sujeong, seorang gadis berusia...