Aku tepat janjikan?
Budidayakan vote sebelum membaca, oke?
*****
Author's POV.Ini sudah ke-7 harinya Axel belum pulang, seminggu berarti dan selama itu Xeno merasa kehilangan.
Dia tau kalo keluarga Axel itu semuanya pada sibuk, mamanya Axel aja jarang banget ikutan arisan kata mamanya pas dia bertanya.
Sekarang Xeno sedang mampir ke Apartemennya, karena dia beberapa hari ini tidur di rumah mamanya.
Setelah menekan password dia segera masuk kedalam.
Kenapa Apartemennya gelap? Bukannya pas Xeno tinggalin nih Apartemen lampunya hidup.
Mati lampu? Gak mungkin.
Karena dia tadi bisa naik lift, lampu didepan kamar apartemennya aja nyala sekarang.
Segera Xeno mencari tombol untuk menghidupkan lampu.
Dan ketemu.
Tapi sepi, lah ini kenapa ya? Merinding sendiri jadinya, kali aja ada hantu, tapi gak mungkin sih.
Udah deh, enakan aku tidur, aku daritadi bawaanya lelah terus. Xeno segera kekamar dan segera tidur.
***
Author's POV.Axel yang melihat tingkah Istrinya dari balik pintu kamar satunya.
Yang lainnya juga ada disini, Alfipun ikutan.
Btw, ini bukan kejutan ulang tahun atau gimana.
Ini hanya sebuah pesta kecil, bukan untuk menyambut Axel yang baru pulang dari Jepang, tapi ini sebuah kejutan karena Xeno hamil.
Iya hamil, Xeno tidak tau itu, tapi Mommynya menyadari kalo Xeno itu bawaanya setiap pagi mual-mual, sering uring-uringan, dan manjanya kebangetan.
Diam-diam Mommynya Xeno memanggil dokter kandungan untuk datang memeriksa Xeno, tanpa disadari Xeno, karena saat itu Xeno sedang tertidur pulas sekali.
Dan, Positif.
Dokter bilang Xeno sedang hamil. Baru seminggu sih.
Mommynya Xeno emang cerdas.
Axel yang diberitahu kabar itu langsung kesenangan karena akhirnya dia bisa punya anak.
Dia juga udah sediain kado buat Xeno.
Dan sekarang mereka semua harus membuat Xeno menangis karena ulah mereka.
***
Jam sudah menunjukkan angka 5 sore dan Xeno segera bangun karena dia lapar, sangat.Segera Xeno berdiri dan membuka pintu kamar dan dia langsung terkejut karena semua langsung mengejutkan Xeno dengan teriakan gaje.
"SELAMAT XENO, YOU'RE PREGNANT!"
Begitulah teriakan yang didengar oleh Xeno, tanpa sadar Xeno menangis karena melihat Axel ada ditengah-tengah mereka.
"Lah?"
Dan Xeno juga kaget soal, dia hamil?
"Aku hamil?" tanya Xeno kepada mereka semua dan mereka semua langsung mengangguk.
Axel segera berjalan kearah Xeno sambil memberi sebuah kotak persegi panjang.
"Apa ini? Aku tidak sedang ulang tahun, Axel."
"Udah sana ke kamar mandi," ucap Axel sambil mendorong Xeno menuju ke kamar mandi.
Segera Xeno masuk kedalam.

KAMU SEDANG MEMBACA
Marrying With The Bad Boy✔
ChickLitHighest rank : #6 on ChickLit [14.09.16] Awalnya mereka biasa aja, tapi lama-lama mereka gak mau berpisah. Hal itulah yang terjadi pada Axel dan Xeno. Mereka awalnya hanya dijodohkan, eh lama-lama malah suka sama lain, eh. Copyright ©2016 by Soufi S...