Part 11 Infinity

308 37 0
                                    

Author's POV

Birmingham, Oct 3rd 2015.

“Kumpulkan semua traveler yang kalian tau, kita akan berperang melawan mereka.”

Arthur melepaskan tangannya dari Eva.

“Jelaskan padaku apa yang dikatakan Whimsy.” Luke memerhatikan Arthur dan Eva sedari tadi.

“Jika tak bisa bersembunyi lagi, maka kita harus melawan. Whimsy mengatakan ada seseorang yang menghubungi dia sebelumnya. Perintah untuk melawan, sebenarnya sudah ia sampaikan pada pria itu.”

“Apa itu kakek?” Kata Eva.

“Dia masih bersikukuh dengan penumbalan generasi ke-7. Apa itu mungkin?” Luke tak yakin.

“Entahlah. Luke, aku masih penasaran dengan mereka yang berada di balik jubah hitam itu.”

“Jubah hitam?”

Ingatan Arthur kembali melesat pada 15 tahun silam. Ketika ayahnya di kepung oleh para pria berjubah hitam.

***
Birmingham, Oct 4th 2015.

Satu per satu para traveler datang ke rumah itu. Banyak dari mereka yang menentang perlawanan gila, yang tak mungkin mereka menangkan. Hanya kerabat dekat dari para generasi ke-7 yang mendukung rencana Arthur dan kawan-kawannya untuk melakukan misi penyelamatan.

“Aku sudah kehilangan putraku. Aku tak ingin kaum kita diburu lagi disepanjang jaman. Aku juga tak ingin kehilangan kalian, Eva.”

Stephanie teringat pada anaknya (Celline) yang meninggal dengan tragis di tangan para iblis Wicked.

“Terima kasih karena bersedia berjuang bersama kami.”

“Tapi.. tak mungkin jika hanya dengan segelintir orang begini.” Sergah Arthur.

“Aku sudah menghubungi teman-temanku dari Las Vegas. Tapi, tak ada yang tertarik.” Ujar Danny.

“Aku baru saja menghubungi traveler di Lousiana. Mereka dalam perjalanan kemari.” Kata Luke.

“Jika tak sampai 100 orang, aku tak ikut. Batalkan saja perangnya.” Seru Arthur.

“Bukankah kau yang bilang satu-satunya cara mengalahkan Wicked adalah dengan berperang?” Luke menegur.

“Aku hanya membantu mencarikan jalan. Bukan sok pahlawan. Kau tau sendiri para iblis itu sangat kuat. Tak mungkin menang jika kita sudah kalah jumlah.”

“Tunggu saja sampai mereka semua berkumpul di sini.” Kata Luke kemudian.

“Hey! Sepertinya gawat. Chester, temanku di Las Vegas, dia.. meninggal.”

Fuck!” Maki Arthur. “Kenapa para penyihir itu begitu cepat?  Apa mereka juga melepaskan jiwanya?”

“Tidak, mereka tidak melakukan itu. Selain sihir, yang bisa mereka lakukan adalah bersekutu dengan iblis. Jumlah mereka memang sangat banyak, dan mereka juga ada dimana-mana.” Sahut Luke.

“Meskipun begitu, aku rasa ada yang memimpin mereka dalam melakukan pengepungan. Atau... apa mereka punya kemampuan berteleportasi?” Ucap Arthur.

THE TRAVELER - 7th Generations [COMPLETED - EDITED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang