Edsel tersenyum geli melihat wajah cemberut Aila yang menggemaskan. Sahabat cantiknya itu jengkel padanya, karena menurutnya Edsel lagi-lagi berbuat iseng. Edsel sengaja mempengaruhi mommy dan daddynya Aila, agar saat pemotretannya Aila minggu depan, Edsel harus ikut menemaninya. Aila merasa kesal, pasalnya pada saat pemotretannya yang nantinya akan mengambil lokasi di Bali, selain dia harus berangkat dengan Adam bodyguard pribadinya, Aila juga harus dikawal oleh Edsel. Aila merasa itu terlalu berlebihan, dan dia merasa Edsel selalu menguntitnya kemana pun dia pergi.
Menurut Aila kejadian seperti ini sering terjadi padanya. Ini bukan pertama kalinya Edsel akan mengikuti kemana pun dirinya pergi. Edsel akan memakai segala usaha dan tipu muslihatnya agar bisa mengawasi Aila dimana pun dia berada. Dengan alasan untuk menjaga dan melindunginya, Edsel akan selalu ada di sekelilingnya. Walaupun Aila terkadang menampakkan ketidaksukaannya akan kehadiran Edsel, tapi sahabat tengilnya itu akan tetap tersenyum dan bersikap santai menanggapinya.
" Oh come on, mom..Aila bukan anak kecil yang harus diawasi selama 24 jam sehari. Sudah cukup Adam yang menjaga Aila di sana. Ga perlu lagi si tengil ini ikut-ikutan gangguin Aila. " protes Aila sambil memandang jengkel wajah Edsel yang sedang menyeringai padanya.
" Sayang..mommy akan tenang jika ada Edsel di sampingmu. Bali itu jauh dari Jakarta..dan seminggu itu lama sekali. Mommy pasti kepikiran kamu terus, princess. " Avril mencoba terus membujuk putrinya dengan lembut. Entah kenapa dari dulu Avril merasa lebih tenang jika Aila didampingi oleh Edsel, kemana pun putrinya itu akan pergi. Avril tahu betapa besarnya kasih sayang yang dimiliki Edsel untuk Aila, hingga Avril yakin bahwa Edsel sudah pasti akan selalu melindungi Aila.
" Mommy berlebihan deh..Aila pasti baik-baik aja di sana. Daddy please.. " Aila kini merengek manja pada daddy tercintanya, berharap daddynya itu akan luluh pada tatapan memelasnya. Daniel yang saat ini sedang ditatap sedemikian rupa oleh dua wanita cantik kesayangannya, mendesah lelah. Daniel selalu mati kutu jika harus memilih di antara membantu istrinya atau menuruti kemauan putrinya.
" Princess..maaf..kali ini mommymu benar, sayang. Akan lebih aman jika ada Edsel di sampingmu. Lagi pula Edsel juga ada pekerjaan di Bali, jadi sekalian kan.. " kata Daniel lembut sambil mengelus sayang rambut Aila.
" Pekerjaan apa ?? Kerjaannya pasti cuma gangguin Aila..dia kan usil dan sukanya iseng. " ketus Aila masih dengan ekspresi cemberutnya.
Edsel terkekeh geli melihatnya. Avril tersenyum melihat putrinya semakin cemberut saat melihat Edsel menertawakannya. Namun tawa Edsel tak bertahan lama karena Daniel sedang menatap tajam padanya, memperingatkannya agar tidak terus memicu kekesalan hati Aila, putrinya.
" Sayang..jangan ngambek begitu dong. Mommy dan daddy hanya terlalu mencintaimu, sayang. Kami hanya ingin kamu selalu aman dan terlindungi. Please..sekali ini saja tolong turuti permintaan mommy ya.. " Avril membujuk Aila dengan wajah mengiba miliknya. Aila menghela napas lelah melihatnya.
" Oke..fine..mommy menang.. " kata Aila akhirnya mengalah. Avril dan Daniel bernapas lega karena Aila mau menuruti perkataan mereka berdua. Sedangkan hati Edsel bernyanyi gembira, karena sekali lagi dia diberi kesempatan untuk berada di dekat gadis yang sangat dicintainya. Dan tidak tanggung-tanggung kesempatan itu datang dari kedua orang tua Aila sendiri. Edsel merasa seperti sedang mendapatkan lampu hijau untuk terus berjuang dalam mendapatkan hati Aila.
¤¤¤
" Ayolah pi..mi..Vien ingin liburan. Vien jenuh di Jakarta yang serba sumpek ini. Minggu depan kan long holiday..Vien mau kita jalan-jalan sekeluarga. " Vienna sedang merengek pada mami dan papinya, agar minggu depan keluarga mereka pergi liburan bersama. Vienna merindukan family time yang saat ini sangat jarang dia dapatkan, akibat kesibukan orang tua dan kakak laki-lakinya. Biasanya mereka hanya bisa bertemu pada waktu sarapan seperti saat ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Kita ( SUDAH TERBIT )
RomanceTelah terbit dan tersedia di online shop kesayangan kalian. Sebagian part sudah dihapus !! The Sequel book #1 ( Sequel 'My Hot Brother' ) ( Private Acak ) Aila, putri sulung dari pasangan Daniel Evans Mananta dan Avriliana Syabila Mahendra, adalah...