(10) Be My Penguin ?

130 23 4
                                    

Gue tau ini cerita makin lama makin gajelas, tapi gue pen cepet2 nyelesain.

Jan lupa vote ya! Hehehe 😂

Ana's POV

Luke Hemmings : Udah nggak pusing lagi kan?

Anjirr baru dipikirin Luke langsung line gue.

Braliana A. : Udah kok

Braliana A. : Btw makasih td udah ditraktir

Braliana A. : kapan kapan boleh lagi yak

Luke Hemmings : Syukur deh gue kuatir soalnya :(

Luke Hemmings : samasama:*

Luke Hemmings : Lagi? Boleh kalo lo mau jadi cewe gue :))

Anjiir.

LUKE MAU NEMBAK GUE??

Luke's POV

Anjir bentar lagi jam dua belas mati gue.

Gue belom jadian sama Ana.

Ana pake gabales pula.

Luke Hemmings : Ana?

Luke Hemmings : Lo masih idup kan?

Read

Anjir di read doang.

Luke Hemmings : Bales dong An:((

Braliana A. : gausah ngajak bercanda gue mau tidur udah malem ngantuk.

Luke Hemmings : gue nggak bercanda

Luke Hemmings : gue serius.

Luke Hemmings : setelah beberapa minggu ini bareng elo gue sadar kalo ternyata gue sayang sama elo Ana

Luke Hemmings : pliss percaya sama gue

Luke Hemmings : An, kita jadian aja yuk?

Braliana A. : Maksut lo apaansih

Braliana A. : kita deket juga baru brp hari

Braliana A. : sori luk

Braliana A. : buat skrg gue gabisa

Anjir mati gue!!

Luke Hemmings : masa lo nggak ada sedikit pun perasaan ke gue? :'(

Braliana A. : gue g bisa jwb sori.

Luke Hemmings : kenapa??

Braliana A. : karena gue nggak tau sama perasaan gue sendiri

Anjirr Ana ga peka nya nggak ketulungan.

Gue harus telpon Ana!

'Halo?'

"Ini gue Luke."

'Gue udah tau.'

"Gue serius An. Gue sayang banget sama elo."

'Sori Luke gue ga bisa.'

Tut.

Siialan telponnya dimatiin!.

Author's POV

Luke mulai panik, cowok berambut blonde itu melirik jam dinding di kamarnya.

Sudah pukul sebelas lebih sepuluh menit. Luke cuma punya waktu lima puluh menit untuk menyelesaikan dare nya.

Luke buru-buru mengambil jaket lalu mengendarai mobilnya menuju rumah Ana.

"Ana ini gue Luke tolong bukain pintunya plis!" teriak Luke di depan pintu rumah Ana sambil berulang kali melirik jam tangannya.

Brakk.

Pintu terbuka.

"Lo gila ya?! Ini tengah malem pe'a mau ngapain lo gedor-gedor rumah orang kayak orang gila?!" bentak Greyson sambil menatap Luke galak. Cowok berambut cokelat itu masih mengenakan boxer spongebobnya.

"Sori bang, tapi gue ada urusan penting sama Ana."

"Urusan apaan jam segini? Emang besok pagi nggak bisa ya? Lo mau ngajak adek gue ngepet ya??!" tanya Greyson sambil berkacak pinggang.

"Plis bang ini penting banget, ijinin gue masuk dong." ujar Luke sambil melirik jam tangannya berulang kali.

"Ogah! Lagian elo gangguin gue tidur ta-"

"Bang udah cukup, sana lo tidur aja. Ini urusan gue sama Luke." potong Ana yang tiba-tiba datang.

"Tapi An-"

"Udah sono masuk lo bang tidur sana! Besok kan lo presentasi!" potong Ana lagi.

"Oh iya gue lupa! Gue tidur lagi deh. Luek! Awas lo apa-apain adek gue!" ancam Greyson sambil berlalu menuju kamarnya.

Luke menatap Ana canggung.

"Jadi ngapain lo kesini?" tanya Ana.

"Gue mau yakinin ke elo kalo gue sayang sama elo."

"So?" tanya Ana lagi.

Luke berlutut dihadapan Ana.

"Maafin gue An, gue tau ini tiba-tiba tapi gue bener-bener pengen elo jadi cewek gue. Gue nggak mau kehilangan lo, gue nggak mau hubungan kita nggak ada status. Dan gue sangat berharap elo juga punya rasa yang sama kayak gue." kata Luke sambil menatap Ana lirih.

Ana hanya diam, otaknya masih berusaha mencerna ucapan Luke barusan.

"Oh iya gue lupa, bentar!" ujar Luke sambil berlari menuju mobilnya.

Luke kembali dengan membawa sebuah gitar dan mulai bernyanyi.

"You'll never love yourself half as much as I love you

And you'll never treat yourself right darlin' but I want you to

If I let you know I'm here for you

Maybe you'll love yourself like I love you

I won't let these little things

Slip out of my mouth

But if it's true

It's you

It's you

They add up to

I'm in love with you

And all your little things."

Luke menatap Ana sambil tersenyum manis. Sementara Ana diam membeku.

Gimana Luke bisa tau lagu favorit Ana??

"Lo tau An? Gue tuh paling suka sama penguin. Penguin itu imut, lucu, gemesin."

"Jadi... An, would you be my penguin?"

Ana terdiam, bingung harus berkata apa. Otaknya tiba-tiba kacau.

"Jadi lo nyamain gue sama penguin?"

"Bukan gitu, karena kalian tuh sama-sama imut dan gemesin."

"Kenapa nggak jadian aja sama penguin?" tanya Ana.

"Soalnya gue sayangnya sama elo Braliana Angeline Styles!" ujar Luke greget.

Ana terkekeh menatap Luke kesal.

"Jadi, apa jawaban lo?"

"I would Luke." jawab Ana sambil tersenyum.

Dan hari ini artinyaLuke ngebuktiin kalau dia bisa nyelesain dare lucknut dari si Asthon.

〰〰〰

Haeee!!
Tuh ana ama luke aja udah jadian, lu pada kapan taken? Wkwkwk sosoan gue padahal gue juga jombi eh jomblo ding wkwkwk 😂😂😅

Makasih mau baca, vote ato komen!
Alopyu gaess !! 💕💕💕

PERHATIAN • Luke HemmingsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang