"Kyla" Kyla menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang memanggilnya, dan langkahnya terhenti saat menemukan Leo disana
"Hei" senyuman itu tak pernah hilang dari bibirnya
"Senyum mulu, dikira orang gila ntar" Kyla meledek Leo sambil menjulurkan lidahnya
"Oh lo mau balas dendam ya" Leo berancang ancang untuk mendekati Kyla, tapi yang Kyla lakukan adalah berlari ke arah kelasnya.
"Ky gue bakalan tangkap lo" Leo juga mengejar Kyla, dan tanpa mereka sadari mereka menjadi pusat perhatian semua orang yang ada disana. Dan itu tak luput dari pandangan Briana dan Ava. Juga Javier, Liam, dan Nolan.
"Gila temen lo tu, kejar kejaran kayak apa aja" Nolan menatap geli kearah Leo yang sedang berusaha mengejar Kyla
"Itu perubahan bego, siapa tau dia ntar tobat" Liam menimpali
"Gara gara dia juga gue harus relain uang gue untuk beli cokelat" Javier mulai bersuara
"Cokelat apa cokelat, bilang aja lo seneng kan ngasih cokelat sama Ava"
"Tuh tuh liat, cewek lo datang" Nolan menginterupsi Javier saat Ava menjalan mendekat ke arah mereka
"Javier" Ava tersenyum sambil menatap Javier dengan pandangan harapnya
"Hmm" Javier hanya bergumam tanpa memperdulikan keberadaan Ava. Dan disana Briana sudah mulai mengeluarkan tawanya akibat respon Javier untuk Ava
"Leo, lo curang. Harusnya lo enggak bisa nangkap gue, tapi lo curang" Suara teriakan Kyla membuat mereka berlima menoleh dan sudah mendapati Kyla yang berada dalam pelukan Leo
"Kayaknya bentar lagi kita semua bakalan dapat traktiran deh" Ucap Nolan sambil sambil memperhatikan Kyla yang masih saja berontak di dalam pelukan Leo
"Lah Leo udah ada kemajuan gimana lo masih jomblo aja" sontak Javier tertawa dengan kalimat yang Liam lontarkan
"Diam lo, lo juga sama kan jomblo" kini giliran Nolan yang meledek Liam
"Bubar bubar kelas bentar lagi emang lo mau dihukum sama guru Killer yang paling lo benci itu?" Javier menimpali dia lalu pergi dari tempatnya berdiri disusul oleh Nolan dan Liam juga Brianna dan Ava.Sedangkan Kyla dan Leo masih saja terlibat pertengkaran kecil di mana Kyla masih saja menganggap Leo curang karena tadi dia mengatakan ada yang memanggil Kyla
"Iya iya, jangan ngambek deh" Leo mencubit pipi Kyla
"Udah deh gue udah mau telat" Kyla mengambil ancang ancang untuk pergi ke kelasnya
"Tunggu, gue mau ngomong sama lo"
"Apaan sih, nanti waktu pulang sekolah. Gue udah telat, duluan ya Le" Kyla berlari kearah kelasnya karena memang sebentar lagi kelasnya akan dimulai
---
Waktu istirahat Kyla, Brianna, dan Ava memilih untuk pergi ke kantin. Tapi saat mereka bertiga memasuki area kantin yang mereka dapatkan adalah bisikan bisikan oleh seluruh siswa yang sedang berada di kantin, berita itu cepat berembus apalagi tadi pagi banyak siswa yang melihat Leo dengan Kyla berlari Larian sambil mengejar satu sama lain di lapangan. Dan kabar yang berhembus mengatakan bahwa Kyla dan Leo memiliki hubungan di mana semua perempuan yang menyukai Leo benar benar iri terhadap Kyla. Tentu mereka ingin berada di posisi Kyla, karena selama ini banyak diantara mereka yang mencoba mendekati Leo tapi tak satupun mendaptkan respon dari Leo, jangankan senyuman sapaan yang mereka beritakan pun Leo tak menjawabnya. Jadi tentu saja itu membuat mereka iri terhadap Kyla, bahkan ada yang sampai membenci Kyla dari saat ini.
"Ky, lo tambah populer deh sekarang" Briana berbisik pada Kyla
"Apaan sih, gue risih bri" Kyla benar benar tak nyaman berada disini
"Balik yuk, gue risih banget di tatap mereka gitu. Apalagi fansnya Leo" Kyla menarik tangan Ava dan juga Briana untuk balik ke kelas mereka.
"Tapi gue laper Ky, balik kantin lagi yuk" Ava menimpali
"Ih lo itu ya, sana balik sendiri" Briana mulai menimpali ucapan Ava
"Anterin gue apa" Ava mulai menunjukkan wajah cemberutnya
"Lo itu harus mengerti keadaan temen va" Briana kembali berujar
"Gue laper Bri"
"Udah udah, tunggu deh bentar" Kyla menginterupsi , matanya menatap sosok laki laki yang sedang berajalan kearah mereka
"Javier" Panggilan Kyla itu membuat Javier berhenti, dan menaikkan sebelah alisnya ke arah Kyla
"Please tolongin gue"
"Tolongin apa?"
"Anterin Ava buat ke kantin, gue sama Briana ada urusan bentar, Please" Belum sempat Javier menjawab seseorang sudah menginterupsi mereka
"Lo anterin aja Vier, bareng Briana juga biar gue yang anterin Kyla kemana dia mau pergi" Suara itu membuat Kyla membalik badannya dan mendapati Leo berada di belakangnya
"Oke" Javier menginterupsi Briana dan Ava untuk berjalan di belakangnya untuk menuju ke kantin
"Lo kenapa?, malas ke kantin tapi di ajakin temen lo?"
"Bukan gue sebenarnya lapar tapi waktu gue mau ke kantin semua orang lihatin gue dengan tatapan sinis mereka dan itu termasuk fans lo jadi gue jadi risih banget terus gue ngajakin mereka buat balik"
"Cuma karena itu lo nggak mau makan di kantin ?" Kyla mengangguk
"Habisnya semua natap gue jadinya gue ngerasaa enggak nyaman dan pengen balik" niat khayla masuk kelas tapi tangan miliknya ditarik oleh Leo "Gue mau ngomong sesuatu sama lo"
"Lo mau ngomong apa ?" Kyla bersandar di dinding di depan kelasnya
"Apa lo mau jadi teman gue ?"
"Maksud lo temen?"
"Iya teman gue lebih dari Javier, Liam sama Nolan" "Kenapa lo minta gue jadi teman lo ?"
"Rasanya nyaman aja sama lo, udah gue bilang lo itu berbeda dari cewek cewek yang lain" Kyla tersenyum, kemudian maju selangkah mendekati Leo. Dia mengulurkan tangannya ke arah Leo
"Apa?" Leo mengangkat alisnya seakan bertanya apa yang akan Kyla lakukan
"Katanya tadi lo minta gue jadi teman lo ya udah gue mau jadi teman lo" Kyla tersenyum
"Seriusan lo mau temenan sama gue?"
"Seriusan Leonardo" senyuman itu kembali timbul dibibir Kyla dan seketika itu Leo menarik tangan Kyla dan memeluk gadis itu, hal itu membuat Kyla kaget dan tak bisa melakukan apapun
"Lo kayak anak kecil deh, kayak anak kecil yang baru dapat mainannya, Lo itu dicap bad boy tapi kelakuan lo kayak anak kecil" Kyla mencibir
"Habisnya gue senang lo mau temenan sama gue" Leo tersenyum
"Lo biasa aja kali gue juga ngerasaa lo asik dari itu gue menerima pertemenan lo" Kyla sedikit tertawa
"Udah deh lo balik, ntar lo telat lagi"Kyla mendorong dorong Leo agar laki laki itu pergi dari hadapan Kyla
"Oke oke gue balik" Leo berjalan sedikit menjau dari Kyla, tapi beru beberapa langkah Leo kembali berhenti
"Itu yang mau gue omongin tadi"
"Omongin tadi yang mana?"
"Tentang temen"
"Oh oke, buruan deh balik" Leo mengangguk dan berancang ancang untuk lari, sebelum di berkata lagi
"Putri raja jangan lupa belajar yang rajin ya"
"LEONARDO!!" Kyla berteriak dengan kencang membuat Leo tertawa terbahak bahak, sedangkan Kyla dengan kesal memasuki area kelasnya.to be continue
Hai hai aku balik lagi, tambah enggak nyambung ya. Jangan lupa Vomentnya ya, Thank you :)

KAMU SEDANG MEMBACA
Leonardo Alejandro
Teen FictionLeonardo Alejandro Kaiden terkenal dengan ulahnya yang selalu membuat guru guru sekolahannya pusing akan sikapnya. Perawakan yang tinggi dengan rambut hitam legamnya membuat semua wanita di sekolahnya selalu berlomba lomba untuk mendapatkannya. Kyl...