Sebelum saya 'omongin' orang yang saya gak suka , saya harus cari bukti agar saya gak salah sangka sama yang bersangkutan. Saya butuh 'FAKTANYA' bukan dari 'KATANYA' . Saya bukan tipikal orang yang mudah percaya apa yang diomongin orang sebelum saya yang benar-benar lihat atau tahu sendiri. Sekali dilakuin okelah... Saya maklumi paling hanya kebetulan. Tapi kalau dua kali atau lebih, haruskah saya diam aja? Saya berhak untuk gak suka, ataupun marah dengan hal itu. Berhaklah, Sayakan juga manusia yang punya 'hak' nya. Urusan saya mau omongkan atau tidak itu 'hak' pribadi saya, yang seharusnya bukan jadi urusan anda.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasa Kehidupan
Non-FictionSegala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang kamu tak mengerti alasannya, tapi seseorang selalu memberimu sebuah pelajaran.