Sewaktu kecil kita pernah membuat sebuah perjanjian yang telah kita sepakati bersama, Hingga disuatu keadaan kita melupakan janji yang telah kita buat bersama.
Setelah bertahun tahun kita kembali bertemu dengan tidak mengenali antara kita dan ketida...
"Tidak, tidak.. mungkin Revan mati dia sangat Kuat, tidak mungkin dia mati secepat itu". Pikir shilla lagi.
"Jangan!!!! Kumohon jangan....!!!" Teriak shilla.
Sambil menuju atap rumah sakit, setelah sampai shilla pun duduk di kursi dekat taman kecil di atap tersebut.
"Tidak, ini hanyalah sebuah kesalahan. Tidak, tidak, tidak..!!!" Pikir shilla.
"Setidak nya, izinkan aku bertemu dengannya. Aku ingin melihatnya, sekali saja. Tidak, tidak hanya ingin melihatnya tetapi ingin berkata bahwa....." kata shilla.
"Bahwa......."
"Bahwa aku mencintainya, sungguh!!" Sambung shilla.
Revan.pov
Hah... Hah.. Hah.....
Suara Revan yang berlari menuju suatu tempat, ia pun menuju ke atap dan setelah sampai ia pun mendengar tangisan.
Deg....
"Yo!!" Sapa ku.
"Siapa itu??" Tanya seseorang.
"Shilla...!!!!" Kataku.
"Revan....!!!" Teriak shilla.
"Hmm.... Maafkan aku shilla, aku telah membuatmu dalam berbagai masalah. Aku tau aku memang sangat bodoh, maaf... Maaf.... Maaf....." jelas ku.
"Hah... Untuk apa kau meminta maaf, aku yang seharusnya meminta maaf dan pastikan permintaan maaf ku sudah tidak berlaku lagi kan???" Kata shilla .
"Apa maksud dari perkataan itu, ha!!!!" Kataku dengan lantang.
"Apa!! Itu sudah jelaskan kau itu hanya bayangan dari pikiran ku atau kau itu hanya lah roh!!!" Pikir shilla.
"Kau hanya bertingkah seperti masih hidup, padahal kau telah meninggal, apa kau tau aku sangat sedih hingga aku mengurung diriku. Aku kesendirian dan pikiran ku hanya untukmu seorang!!!" Sambung shilla.
"Kau tau betapa susahnya melawan penyakit yang kuderita. Tapi semua ini kulakukan hanya untukmu dan itu semua karena aku mencintaimu, shilla...!!!" Jelas ku.
"Hahahaha.. Cinta, percuma saja sebaiknya kau kembali ke alam mu, karena aku akan menepati janji ku di masa kecil dan aku mungkin akan menikahi dia. oleh karena itu, pergilah...!!!!"kata shilla.
Deg
"Baiklah, kalau begitu aku ingin kau menjawab nya, apa yang tidak bisa dilakukan oleh roh???" Tanya Revan.
"Hmm.... Mungkin kita tidak bisa bersentuhan dan kau tidak bisa menangis hingga mengeluarkan banyak air mata"jawab shilla.
"Baiklah, shilla ini sangat mendadak tapi ketahuilah bahwa aku sangat mencintaimu. Sungguh, aku rindu padamu, rindu.... "lirih Revan.
Cup.....
Hangat Lembut & Nyata
Deg ..
Deg..
Deg...
"Revan..!!!!! Kau nyata dan kau hidup!!!!!"teriak shilla.

Saat itulah kami menangis bersama sama dalam ciuman kebahagiaan .
Setelah kejadian tersebut mereka saling melepaskan rindu para mereka, namun.....
"Omong-omong apa janji terakhir mu dengan teman masa kecil mu??" Tanya Revan .
"Oh.... Itu sudah sangat lama saat kami benar-benar terpisah....." kata shilla.
"Aku ingin: aku dan kamu tidak akan menjadi kamu dan siapa?? Di masa yang akan datang." Kata shilla.
"Namun bagian selanjutnya dilanjut kan oleh teman ku...."sambung shilla.
"Baiklah..."kata Revan.
"Aku ingin aku dan kamu menjadi kita disaat masa yang kita tunggu bersama" sambung Revan.
Deg...
"Dan kita sama-sama berada diatas pelaminan dengan ikatan janji suci, sehingga kamu segala-galanya bagiku dan tak terhentikan". Sambung Revan dan shilla.
Hingga mereka telah menyebut kan janji masa kecil yang telah lama mereka kubur jauh disana.
"BOMBOM BIG?????"pekik shilla.
"Benar, wanita gilaku..." kata Revan.
Shilla pun melompat dari tempat duduknya dan langsung memeluk Revan dengan penuh rindu. Dan shilla pun begitu gembira dengan senyuman yang terukir di bibir manis nya.
"Apa kau masih ingat lagu kesukaan kita????"tanya Revan.
"Ya..."
You are my sunshine
( BOMBOM BIG & wanita gila )
You are my sunshine My only sunshine. You make me happy When skies are gray. You'll never know, dear, How much I love you. Please don't take my sunshine away.
The other night, dear, As I lay sleeping I dreamed I held you in my arms. When I awoke, dear, I was mistaken And I hung my head and cried.
You are my sunshine, My only sunshine. You make me happy When skies are gray. You'll never know, dear, How much I love you. Please don't take my sunshine away. Please don't take my sunshine away.
Mohon maaf sebesar-besarnya kepada para readers karena author sangat lalai dalam pembuatan cerita ini
🙇🙇🙇
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.