three

2.5K 363 68
                                    

"Mark pulang"







Dunia seakan berhenti berputar. Vanya diam dan hanya memandang kosong daun pohon rambutan yang bergerak terkena angin.

Jantungnya berdetak cepat.

Dalam dirinya bertanya-tanya.

"Apakah benar? Haechan biasanya kan tukang boong"

"Kalo bener, sumpah gue kangen banget"

"Seperti apa dirinya sekarang"

"Menjadi tampan ato lucu kayak dulu?"

"Berubah apa sama?"

"Van? Hello? Haii.. heiii. Vanya!"

"Hah apaan?"

"Gila budeg Lo gue dari tadi manggil baru nyaut"

"Dunia gue berhenti Chan"

"Alah lebay Lo"

"Lo tau darimana?"

"Apanya?"

"Mark pulang ogeb!"

"Oh," Haechan mengangkat bahu, "feeling aja dah"

"Yee.. kutu kupret! Jangan bikin gue berharap elah"

Haechan diem. Dia berhenti menuliskan sesuatu di hapenya. Haechan memandang Vanya yang sedang menatap langit.

"Kalo feeling gue bener gimana?"

Vanya noleh,"Gue traktir Lo"

Setelah itu Vanya pergi kembali ke kamar Kina. Tak lupa titipan Kina tentang ice cream kesayangannya.

Vanya mah sahabat yang baik.

Sedangkan Haechan menuliskan sesuatu di hapenya.

Haechan : Buruan nyet, gue nunggu traktiran

Le.M : iyee.. perjalanan

"Lama amat cuma ambil ice cream aja" Kina langsung rakus ngambil kotak ice cream yang Vanya bawa.

"Kebelet boker gua"

"Boker apa berduaan sama Haechan?" Goda Jessy.

"Hah? Beneran? Serius? Kalo gitu kak Lucas buat gue" fix ini mah Arin.

"Gih ambil aja. Gua gak mau"

"Van ternyata selera Lo rendah ya?"

Vanya mengernyit.

"Masak iya Lo suka sama kembaran gua. Sama Lucas aja beda jauh"

"Lah, Haechan manis"

"Tuh kan tuh kan.. wah, Lo harus berobat deh Van"

Vanya hanya memutar bola matanya. Tidak akan selesai kali debat sama teman-temannya. Soalnya semua keras kepala. Gak percayaan. Sukanya fitnah. Tapi Vanya sayang sama teman-temannya.

"Van hape Lo geter mulu dari tadi" Kina nunjuk kasurnya.

Line

Kak Teil : pulang nyet (3)

Mama : kok belum pulang? Kak teil--(2)

Om Chan : pulang sayang dicari mama (5)

Lucas : bsuk harus bisa (3)


Vanya mengernyit. Lucas? Tumben.

Lucas : Lo Vanya kan?

Lucas : bsuk klompokan splang sekolah

noтeѕ, - lυcaѕTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang