New life?

4.9K 108 23
                                    

Tasha

Back to reality

Setelah kejadian semalam yang hampir membuatku frustasi, akhirnya aku bisa lewati dengan tenang. Apa mungkin karna segala janji yang Kak Andra utarakan kemarin menaikkan segala kepercayaan diriku? Bisa jadi.

Aku bahkan belum memikirkan kembali tentang nasibku, masa depanku, cita-citaku dan sebagainya.

Dan sekarang aku mulai dihantui oleh perasaan anehku. Aku masih terbayang hal yang terjadi kemarin ARRGGHH aku bahkan tak menyangka akan secepat ini. Melihat kak Andra yang kemarin seperti melihat sisi lain kak Andra yang baru aku ketahui.

Kak Andra bisa berubah dari orang yang menyenangkan menjadi sebuah sosok yang menyeramkan. AH TIDAK!!! aku tidak bisa menghapus bayang-bayang hal semalam.

Tapi dipikir-pikir, hari ini adalah hari dimulainya kehidupanku yang baru. Tasha yang kemarin sudah pergi, sekarang Tasha yang baru akan menjalani hari-hari yang baru pula. Aku bukan lagi Tasha seorang gadis yang suka buat ulah, aku adalah Tasha, seorang wanita yang kuat dan tegar. Aku harus kuat dan tidak boleh mudah goyah ketika musuhku menyerangku.

Ah well, mau dulu atau sekarang, sepertinya aku hanya akan menjadi seorang Tasha yang biasanya. Setelah sadar aku hanya duduk sambil sibuk dengan pikiran anehku. Aku akhirnya melihat jam. Jam sudah menunjukkan pukul 5:30. Itu artinya aku bisa terlambat sekolah jika tidak segera bersiap. Aku langsung berdiri dan berlari namun karena aku kesakitan, aku malah tumbang, saat hampir jatuh, rupanya aku sudah tertangkap lebih dulu oleh kak Andra. Pandangan kami bertemu di jarak yang sangat dekat.

"Sayang kamu harus hati-hati, kenapa harus lari gitu?" Ucapnya dengan nada yang lembut disertai senyuman yang tersungging di wajahnya. Kenapa kak Andra tampan sekali rupanya.

"Ah itu anu.. aku mau mandi soalnya hari ini aku sekolah, kalo enggak cepet aku bisa telat jadi aku lari eh sakit..." belum selesai menjelaskan, bibirku ditahan oleh telunjuknya untuk berhenti berbicara.

"Biar aku gendong, maaf ya mungkin kemarin aku kasar sekali, oh ya btw hari ini hari minggu, kamu ada jadwal sekolah hari ini?" Tanyanya yang membuatku terpelatuk, jadi aku salah hari? MEMALUKAN!!!

"Aku kira hari ini hari senin,"

"Yaudah gapapa, ayo kita mandi," lanjutnya seraya menggendongku ke kamar mandi.

APA MAKSUDNYA KITA?!

"Aku mau mandi sendiri," tolakku sambil berusaha melepas diri dari gendongannya.

"Too late," jawabnya singkat dan memang sudah terlambat. SIAL AKU MASIH BELUM SIAP MENTAL!! Bayangan semalam saja masih menghantuiku sampai saat ini. Sekarang malah ditambah lagi dengan hal yang sama di tempat yang berbeda. Aduh mengapa hubungan suami istri harus semenyeramkan ini.

***

Aku sekarang tidak tahu, apakah memang menjadi seorang istri yang memenuhi kebutuhan *** suaminya harus rela di 'asusila' seperti itu. Atau mungkin aku saja yang terlalu polos dengan hal ini.

Setelah 3 jam di kamar mandi untuk 'mandi', akhirnya kami keluar. Dan saat ini aku menunggu suamiku itu memasak sarapan untuk hari ini. Perutku sudah keroncongan sejak aku bangun tidur. Sepertinya saat ini asam lambung ku akan naik.

Oh ya, kak Andra yang memutuskan sendiri  untuk memasak sarapan pagi untuk kami, karena katanya aku masih kelelahan setelah 'mandi' tadi. Dan aku juga baru tau kalo kak andra bisa masak. Sebenarnya yang perempuan disini tuh siapa?

"Ini sayang masakannya sudah jadi," jelasnya  sambil meletakkan wadah yang berisi sarapan pagi kami. Yaitu nasi goreng spesial. Bayangkan saja adegan ini seperti sepasang suami istri pada umumnya, cuma bedanya sang suami lah yang melayani istrinya dengan atribut celemek dan bando ku yang sengaja ia pinjam katanya supaya poninya tidak mengganggunya saat memasak. Namun tidak hanya itu, dia juga memakai baju kaos kuning dan HOT PANTS/?/? astaga aku pikir orang ini akan semakin memperlihatkan kejantanannya setelah ia merasakan hangatnya wanita.

"Kak aku boleh tanya sesuatu?"

"Jelas boleh, ada apa?" Dia langsung menarik kursi dan duduk mendekatiku dengan tangganya yang sudah merangkul pinggangku. Oh ayolah mengapa dia mulai bertingkah sensual lagi?

"Kenapa kakak pake hot pants?"

"Karena lagi pengen"

"Tapi kenapa juga baju kaosnya kuning ketat gini?"

"Kamu ga suka ya?"

"Bukan gitu, tapi-..."

Belum selesai berbicara dan mencari alasan. Tiba-tiba bibirnya mendarat ke bibirku. Aku terkejut dan tak sengaja menggigit lidahnya.

"Ouch.." dia meringis kesakitan, sepertinya aku telah menggigitnya berlebihan.

"Kak maaf," astaga lidahnya berdarah

"Duh sariawan deh," jelasnya sambil ia berlari ke dapur. Duh aku buat suatu kesalahan fatal.

Aku pun menghampirinya

"Kak maaf. Aku reflek kakak tiba-tiba sih-.,," dia langsung mencium keningku, lalu ia menundukkan badannya agar sejajar denganku.

"It's okay, it's my fault tho. Harusnya aku ga buat kamu terkejut kaya tadi, aku terlalu tergoda setiap melihat kamu berbicara dengan bibir manismu itu,"

Astaga dia mulai lagi

"Oh ya, kamu belum sempat jelasin apa kamu ga suka dengan penampilan ku saat ini?" Tanyanya dengan nada yang ahh selembut seorang ibu yang sedang berusaha membujuk anaknya yang merajuk.

"Bukan gitu, tapi heran aja, tumben gitu kakak begini lagi,"

"Astaga begini lagi hahahaha," dia tertawa seakan ada yang lucu, apa coba yang lucu dari perkataan itu.

"Sebenarnya aku juga ga tau sayang kenapa aku lagi pengen banget penampilan kaya gini lagi, tapi sih kayanya setiap aku ho*** aku suka berpenampilan kaya perempuan, aku kayanya perlu usaha untuk ngurangin deh yang kaya gini, so help me will ya?"

Apa katanya tadi....
Aku ga salah denger kan?
Apa aku berhalusinasi lagi?

Tanpa kusadari tangannya sudah bermain dengan nakalnya ke bokong ku. Ingin tampar tapi dia suamiku. Aku harus ngeles!!

"Ayo kita makan yuk kak, aku udah laper nih,"

Aku menghentikan gerakan tangannya yang hampir meremas bokongku itu dan menarik tangannya untuk mengikutiku ke meja makan. Aku pun tak sempat melihat air mukanya yang mungkin kecewa karena sikapku yang menolak secara halus.

Bukannya aku tidak mau, kak. Tapi aku masih butuh waktu untuk menyesuaikan. Aku bisa dibilang remaja polos yang sangat awam akan hal ini dan tiba-tiba langsung dicekoki seperti batita yang dicekoki jamu temulawak agar nafsu makannya meningkat.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 24, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

I love You, My Cutie Little GirlTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang